Blog

  • Universitas Palangka Raya Perkuat SDM Polri Lewat Pusat Studi Kepolisian

    Palangka Raya, 6 Agustus 2026 – Polri terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya yang telah dibentuk pada 10 Maret 2026. Memasuki fase operasionalisasi, pusat studi tersebut diarahkan menjadi ruang kolaborasi antara Polri dan perguruan tinggi untuk menghasilkan riset, inovasi, serta rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan langsung dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

     

    Penguatan tersebut dibahas dalam pertemuan strategis Tim Asistensi Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri yang terdiri atas Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si., Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., dan Irjen Pol. Dr. Barito Mulyo Ratmono, M.Si., bersama Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Drs. Yosi Muhammartha, serta jajaran Universitas Palangka Raya yang dihadiri Prof. Bayu Rama selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Ir. Herry, M.P. selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Fransisco, S.H., LL.M. selaku Ketua Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya, dan Andika Wijaya, S.H., M.H. selaku Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Hukum.

     

    Forum tersebut menandai tahapan baru pengembangan Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya. Fokus pembahasan bergeser dari pembentukan kelembagaan menuju implementasi program melalui penyusunan roadmap riset, pengembangan Police Science, penguatan pendidikan kepolisian, publikasi ilmiah, serta penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis evidence-based policing. Agenda riset juga diarahkan pada isu-isu strategis seperti transformasi digital kepolisian, keamanan siber, Green Policing, ketahanan pangan, manajemen bencana, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

     

    Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa penguatan jejaring Pusat Studi Kepolisian merupakan strategi Polri dalam membangun organisasi pembelajar (learning organization) yang mampu menjawab tantangan keamanan masa depan.

     

    “Polri membutuhkan kehadiran kampus, begitu juga kampus membutuhkan ruang implementasi bagi hasil risetnya. Pusat Studi Kepolisian menjadi titik temu keduanya. Di sinilah ilmu pengetahuan bertemu pengalaman lapangan untuk melahirkan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Wakapolri.

     

    Menurut Wakapolri, tantangan kepolisian berkembang jauh lebih cepat dibanding sebelumnya. Perkembangan teknologi, kecerdasan artifisial, kejahatan siber, perubahan iklim, hingga dinamika sosial menuntut Polri memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, melakukan analisis, dan mengembangkan inovasi.

     

    “Pusat Studi Kepolisian adalah ruang untuk membangun polisi yang cerdas. Hasil penelitian tidak boleh berhenti menjadi karya akademik, tetapi harus menjadi dasar penyusunan kebijakan, pengembangan model pemolisian, dan inovasi pelayanan kepada masyarakat. Reformasi Polri harus dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan,” tegas Wakapolri.

     

    Penguatan Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya merupakan bagian dari pengembangan jejaring nasional yang terus diperluas Polri. Hingga Agustus 2026, Polri telah menjalin 79 Nota Kesepahaman (MoU) dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 38 kerja sama telah ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan menghasilkan 54 Pusat Studi Kepolisian, termasuk Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri.

     

    Jejaring tersebut dibangun sebagai ekosistem nasional Police Science yang menghubungkan akademisi, peneliti, mahasiswa, pemerintah daerah, dan praktisi kepolisian. Setiap Pusat Studi Kepolisian didorong mengembangkan keunggulan sesuai karakteristik daerah, kemudian saling berbagi hasil riset, inovasi, dan praktik terbaik agar dapat diterapkan secara lebih luas dalam mendukung tugas kepolisian.

     

    Bagi Polri, penguatan jejaring Pusat Studi Kepolisian bukan sekadar memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi, tetapi membangun ekosistem yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan praktik kepolisian. Melalui jejaring ini, Polri ingin memastikan setiap hasil riset dapat diterjemahkan menjadi inovasi, model pemolisian, dan rekomendasi kebijakan yang menjawab tantangan nyata di lapangan.

     

    Pusat Studi Kepolisian juga menjadi instrumen pengembangan Police Science yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, dan personel Polri dalam satu ruang kolaborasi. Dari ruang inilah diharapkan lahir gagasan baru untuk memperkuat transformasi digital kepolisian, keamanan siber, Green Policing, ketahanan pangan, pelayanan publik, hingga pengembangan sumber daya manusia Polri.

     

    Melalui penguatan jejaring yang kini telah mencakup 79 Nota Kesepahaman (MoU), 38 Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan 54 Pusat Studi Kepolisian, Polri menegaskan bahwa reformasi kelembagaan tidak hanya dibangun melalui regulasi dan teknologi, tetapi juga melalui budaya riset, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan. Tujuannya adalah menghadirkan personel Polri yang tidak hanya profesional dalam bertugas, tetapi juga mampu berpikir kritis, menghasilkan solusi, dan mengambil keputusan berbasis ilmu pengetahuan untuk memberikan pelayanan yang semakin efektif kepada masyarakat

  • Jakarta On The Spot: Polsek Bekasi Selatan Gelar Patroli Hingga Dini Hari, Wujud Nyata Pengabdian Untuk Masyarakat

     

    Kota Bekasi – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Bekasi Selatan kembali mengintensifkan Program Jaga Jakarta On The Spot melalui Patroli Cipta Kondisi dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Kamis dini hari (6/8/2026).

     

    Kegiatan yang dipimpin Panit II Reskrim Polsek Bekasi Selatan, IPDA Ismail Fachri, S.H., melibatkan 10 personel piket fungsi dengan menyisir sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polsek Bekasi Selatan. Rute patroli meliputi Jalan Pulo Ribung Raya, Jalan Ki Ijo Bin Beih, Jalan Raya Pekayon, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Guntur Raya, Jalan KH. Noer Ali, hingga Jalan Cikunir Raya.

     

    Selain patroli mobile, petugas juga menggelar razia stasioner secara selektif di Jalan Cikunir Raya dengan sasaran senjata tajam, senjata api ilegal, bahan peledak, narkoba, serta potensi pelaku kejahatan jalanan.

     

    IPDA Ismail Fachri mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi Program Jaga Jakarta On The Spot yang mengedepankan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas.

     

    “Melalui Program Jaga Jakarta On The Spot, kami terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik yang dinilai rawan. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mencegah aksi curas, curat, curanmor, tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai gangguan kamtibmas lainnya sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar IPDA Ismail Fachri.

     

    Selama pelaksanaan kegiatan, situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya pelanggaran pidana maupun gangguan keamanan yang menonjol. Polsek Bekasi Selatan menegaskan akan terus melaksanakan patroli secara berkelanjutan sebagai upaya menciptakan harkamtibmas yang aman, nyaman, dan damai, sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui Program Jaga Jakarta On The Spot.

  • Kunjungi Dankorps Brimob Polri, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Perkuat Soliditas TNI-Polri

    DEPOK – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., bersama Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Korps Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok, Kamis (6/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat soliditas dan sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan Jakarta sebagai ibu kota negara sekaligus mendukung berbagai agenda strategis nasional.

     

    Rombongan disambut langsung oleh Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat didampingi Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat PPJ, S.I.K., serta Danpas Gegana Korbrimob Polri Brigjen Pol. Mulyadi, S.I.K., M.H. Turut mendampingi Kapolda dan Pangdam, Asrendam Jaya Brigjen TNI Chandra Ariyadi P., S.I.P., M.Tr.(Han), Asintel Kasdam Jaya Brigjen TNI Sri Marantika Beruh, S.Sos., M.I.Pol., Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., serta Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban dengan membahas penguatan sinergi antarsatuan, peningkatan koordinasi, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai dinamika kamtibmas di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

     

    Mengawali pertemuan, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan kesiapan Korps Brimob Polri untuk terus mendukung Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya dalam menjaga keamanan ibu kota melalui kolaborasi yang erat dan kesiapsiagaan personel.

     

    “Korps Brimob Polri siap bersinergi dan mendukung setiap langkah Polda Metro Jaya maupun Kodam Jaya dalam menjaga keamanan Jakarta. Dengan kemampuan dan kesiapan yang kami miliki, Korps Brimob siap dilibatkan kapan pun dibutuhkan demi menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat,” kata Komjen Pol. Ramdani Hidayat.

     

    Selanjutnya, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan Jakarta membutuhkan sinergi yang terbangun secara utuh di seluruh tingkatan organisasi, sehingga setiap kebijakan dan pelaksanaan tugas dapat berjalan selaras di lapangan.

     

    “Jakarta memiliki arti yang sangat strategis bagi bangsa dan negara. Karena itu, sinergitas TNI dan Polri harus terbangun kuat, mulai dari tingkat pimpinan hingga seluruh personel di lapangan. Soliditas dari atas sampai bawah menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan NKRI sekaligus memastikan seluruh aktivitas masyarakat dan agenda nasional dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Letjen TNI Deddy Suryadi.

     

    Menutup rangkaian pertemuan, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa soliditas TNI-Polri tidak hanya menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, tetapi juga merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

     

    “TNI dan Polri merupakan kekuatan sekaligus pilar utama kebangsaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, soliditas, komunikasi, dan koordinasi harus terus kita pelihara agar negara senantiasa hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas nasional,” tegas Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

     

    Kunjungan tersebut semakin memperkuat komitmen Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Korps Brimob Polri untuk terus meningkatkan koordinasi, interoperabilitas, dan soliditas antarsatuan. Dengan sinergi yang semakin kokoh, TNI dan Polri siap menjaga Jakarta tetap aman, kondusif, serta mendukung kelancaran berbagai agenda strategis nasional.

     

    TNI PRIMA

    POLRI PRESISI

    JAGA JAKARTA UNTUK INDONESIA

  • Kunjungi Dankorps Brimob Polri, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Perkuat Soliditas TNI-Polri

    DEPOK – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., bersama Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Korps Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok, Kamis (6/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat soliditas dan sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan Jakarta sebagai ibu kota negara sekaligus mendukung berbagai agenda strategis nasional.

     

    Rombongan disambut langsung oleh Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat didampingi Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat PPJ, S.I.K., serta Danpas Gegana Korbrimob Polri Brigjen Pol. Mulyadi, S.I.K., M.H. Turut mendampingi Kapolda dan Pangdam, Asrendam Jaya Brigjen TNI Chandra Ariyadi P., S.I.P., M.Tr.(Han), Asintel Kasdam Jaya Brigjen TNI Sri Marantika Beruh, S.Sos., M.I.Pol., Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., serta Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban dengan membahas penguatan sinergi antarsatuan, peningkatan koordinasi, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai dinamika kamtibmas di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

     

    Mengawali pertemuan, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan kesiapan Korps Brimob Polri untuk terus mendukung Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya dalam menjaga keamanan ibu kota melalui kolaborasi yang erat dan kesiapsiagaan personel.

     

    “Korps Brimob Polri siap bersinergi dan mendukung setiap langkah Polda Metro Jaya maupun Kodam Jaya dalam menjaga keamanan Jakarta. Dengan kemampuan dan kesiapan yang kami miliki, Korps Brimob siap dilibatkan kapan pun dibutuhkan demi menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat,” kata Komjen Pol. Ramdani Hidayat.

     

    Selanjutnya, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan Jakarta membutuhkan sinergi yang terbangun secara utuh di seluruh tingkatan organisasi, sehingga setiap kebijakan dan pelaksanaan tugas dapat berjalan selaras di lapangan.

     

    “Jakarta memiliki arti yang sangat strategis bagi bangsa dan negara. Karena itu, sinergitas TNI dan Polri harus terbangun kuat, mulai dari tingkat pimpinan hingga seluruh personel di lapangan. Soliditas dari atas sampai bawah menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan NKRI sekaligus memastikan seluruh aktivitas masyarakat dan agenda nasional dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Letjen TNI Deddy Suryadi.

     

    Menutup rangkaian pertemuan, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa soliditas TNI-Polri tidak hanya menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, tetapi juga merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

     

    “TNI dan Polri merupakan kekuatan sekaligus pilar utama kebangsaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, soliditas, komunikasi, dan koordinasi harus terus kita pelihara agar negara senantiasa hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas nasional,” tegas Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

     

    Kunjungan tersebut semakin memperkuat komitmen Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Korps Brimob Polri untuk terus meningkatkan koordinasi, interoperabilitas, dan soliditas antarsatuan. Dengan sinergi yang semakin kokoh, TNI dan Polri siap menjaga Jakarta tetap aman, kondusif, serta mendukung kelancaran berbagai agenda strategis nasional.

     

    TNI PRIMA

    POLRI PRESISI

    JAGA JAKARTA UNTUK INDONESIA

  • Polsek Bekasi Barat Gelar Razia Stasioner dan Patroli Cegah Kejahatan Jalanan serta Tawuran

    KOTA BEKASI – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Bekasi Barat kembali menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot melalui razia stasioner dan patroli kewilayahan pada Rabu dini hari, 5 Agustus 2026.

     

    Kegiatan dipimpin oleh Padal IPDA Jukirno Aritonang selaku Panit Reskrim. Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel dan arahan (APP) pada pukul 00.00 WIB di halaman Mapolsek Bekasi Barat sebagai bentuk kesiapan personel dalam menjalankan tugas.

     

    Usai apel, personel bergerak melaksanakan patroli dengan menyasar sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik kerawanan gangguan kamtibmas dan tempat berkumpulnya masyarakat, di antaranya Jalan Patriot, Jalan KH. Noer Ali, Gerbang Tol Bintarajaya, Jalan Raya Bintara, serta kawasan Pasar Pagi Bintara.

     

    Selain patroli mobile, petugas juga menggelar razia stasioner di Jalan I Gusti Ngurah Rai untuk mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, balap liar, kepemilikan senjata tajam, serta mencegah terjadinya tawuran yang dapat mengganggu keamanan wilayah.

     

    Kegiatan preventif ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Bekasi Barat dalam mendukung program Jaga Jakarta On The Spot guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

     

    Melalui patroli rutin dan razia stasioner, diharapkan potensi tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini sehingga situasi di wilayah hukum Polsek Bekasi Barat tetap aman, tertib, dan kondusif.

  • Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga WNI Korban TPPO dari Libya

    JAKARTA – Polda Metro Jaya memulangkan tiga warga negara Indonesia (WNI) berinisial NAR, SS, dan NKR yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dari Libya. Ketiganya tiba secara bertahap di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

     

    Penjemputan pertama dilakukan terhadap SS asal Cianjur dan NAR asal Dompu pada Senin (3/8/2026) malam. Sementara itu, korban berinisial NKR tiba dan dijemput petugas pada Selasa (4/8/2026) siang.

     

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Iman Imanuddin mengatakan, pemulangan para korban merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya WNI yang menjadi korban perdagangan orang di luar negeri.

     

    “Alhamdulillah, malam ini kami dapat memulangkan dengan selamat dua korban, satu berasal dari Cianjur dan satu dari Dompu. Mereka merupakan korban tindak pidana perdagangan orang dan tersangka dalam perkara ini telah kami lakukan penahanan,” kata Iman saat penjemputan, Senin (3/8/2026) Malam.

     

    Kombes Iman menegaskan, penyidik akan terus melakukan penegakan hukum secara maksimal terhadap para pelaku maupun jaringan yang terlibat dalam pengiriman WNI secara ilegal ke luar negeri. Upaya penyelamatan dan pemulangan terhadap korban lainnya juga akan terus dilakukan.

     

    “Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk menegakkan hukum terhadap para tersangka TPPO, sekaligus melakukan penyelamatan dan pemulangan korban dari tempat mereka dikirimkan secara ilegal. Ini merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negaranya,” jelasnya.

     

    Polda Metro Jaya memastikan proses penyidikan terhadap jaringan TPPO tersebut terus berjalan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran bekerja di luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi dan tidak memiliki dokumen penempatan yang sah.

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Bantargebang Serap Aspirasi Warga Cikiwul Perkuat Sinergitas Kamtibmas

    Kota Bekasi – Polsek Bantargebang terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot yang dirangkaikan dengan penyerapan aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Pangkalan 2 RT 003/RW 003, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Rabu(4/8/26).

     

    Kegiatan dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Bantargebang IPTU Nasrullah M. Bagza bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikiwul dan Babinsa setempat. Turut hadir tokoh masyarakat serta warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi, saran, dan masukan terkait situasi keamanan di lingkungan.

     

    Dalam dialog yang berlangsung penuh keakraban, personel Polsek Bantargebang memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah aksi tawuran, kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Warga juga diajak untuk terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui sinergi dengan kepolisian.

     

    Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat. Berbagai aspirasi serta informasi yang berkembang di lingkungan berhasil dihimpun sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Masyarakat pun menyatakan dukungannya terhadap upaya kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

     

    Di tempat terpisah, Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH, MM menegaskan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mendengar secara langsung setiap aspirasi warga sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

     

    “Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat. Setiap masukan dan informasi dari warga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah tawuran, penyalahgunaan narkoba, kejahatan jalanan, serta bijak dalam menggunakan media sosial demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis,” ujar Kompol Sukadi.

     

    Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh keakraban, dan ditutup dalam situasi wilayah hukum Polsek Bantargebang yang tetap aman, tertib, dan kondusif.

  • 🤝 Polsek Rawalumbu Ajak Warga Duren Jaya Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    Polsek Rawalumbu kembali melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama warga di Perum Grand Surya, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (6/8/2026).

     

    Dipimpin Kapolsek Rawalumbu Kompol Akhmadi, S.H., kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, dialog, dan penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

    Warga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, waspada terhadap curanmor, tawuran, penyalahgunaan narkoba, judi online, dan berbagai potensi gangguan keamanan lainnya, serta memanfaatkan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

     

    Melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, Polsek Rawalumbu terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

  • Bhabin Jatiasih Monitoring Padepokan Kiesantri Tengah Malam

    KOTA BEKASI – Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatiasih Aipda Maulana melaksanakan monitoring wilayah di Padepokan Kiesantri RT 04 RW 08 Jalan Parpostel, Rabu (5/8/2026) pukul 22.30 WIB. Kegiatan ini dilakukan bersama petugas keamanan padepokan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di lingkungan.

     

    Kapolsek Jatiasih AKP Marganda Siahaan SH MH mengatakan, padepokan merupakan salah satu tempat yang sering digunakan untuk kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat. Kehadiran polisi di malam hari bertujuan memberikan rasa aman kepada pengurus dan warga sekitar padepokan, sekaligus mencegah potensi gangguan.

     

    Dalam kegiatan tersebut, Aipda Maulana berdialog dengan petugas keamanan. Ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar semua pihak bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan. Bhabin juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap orang tidak dikenal yang berkeliaran di sekitar lokasi pada malam hari.

     

    “Apabila ada gangguan kamtibmas atau melihat hal mencurigakan, segera hubungi Bhabinkamtibmas atau langsung melapor ke Polsek Jatiasih. Kami siap merespon 24 jam,” ujar AKP Marganda dalam laporan kegiatan.

     

    Hasil monitoring menunjukkan situasi di sekitar Padepokan Kiesantri berjalan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan. Polsek Jatiasih berkomitmen akan terus meningkatkan patroli malam di titik-titik rawan termasuk tempat ibadah dan padepokan.

  • Tim Presisi 2 Polres Bekasi Kota Patroli Boulevard Sumarecon dan PN Bekasi

    KOTA BEKASI – Tim 2 Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota dipimpin Ipda Bahroel Moenir melaksanakan patroli di Jalan Boulevard Summarecon dan Pengadilan Negeri Kota Bekasi, Rabu (5/8/2026) pukul 13.00 WIB. Patroli ini diikuti 10 personil.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana SIK menyampaikan, kegiatan patroli bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota. Lokasi Boulevard dan PN dipilih karena merupakan titik keramaian dan rawan kejahatan.

     

    Dalam pelaksanaan, personil menyambangi masyarakat dan pengunjung serta memberikan imbauan kamtibmas. Warga diminta segera melapor ke Call Center 110 atau nomor Katim Presisi yang sudah dibagikan melalui ID Card jika melihat tindak pidana maupun kerusuhan.

     

    Ipda Bahroel menegaskan, kehadiran patroli perintis presisi di siang hari diharapkan memberi efek deteren kepada pelaku kejahatan. Polisi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

     

    Hasil patroli menunjukkan situasi di Jalan Boulevard Summarecon dan PN Kota Bekasi aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan. Kegiatan patroli akan terus dilakukan secara rutin oleh Sat Samapta Polres Metro Bekasi Kota.