Kota Bekasi – Dalam rangka mendukung pembentukan karakter generasi muda sejak dini, Polsek Bantar Gebang melalui Ps. Kanit Binmas Iptu Nasrulloh M.B. melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 15 Kota Bekasi, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Jum’at (17/7/26).
Pada kegiatan tersebut, Iptu Nasrulloh M.B. memberikan pembekalan kepada para peserta didik baru mengenai berbagai isu yang berkaitan dengan pembinaan karakter, di antaranya bahaya kenakalan remaja, etika berlalu lintas, penyalahgunaan narkoba, serta pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Dalam penyampaiannya, para siswa diajak untuk menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat berujung pada pelanggaran hukum, memahami dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan dan masa depan, serta menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, saling menghormati, dan berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa juga diberikan edukasi mengenai pentingnya mencegah dan melawan tindakan bullying serta didorong untuk berani melapor apabila mengetahui atau mengalami perundungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Kehadiran Polri dalam kegiatan MPLS ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk membangun kesadaran hukum dan membentuk karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif.
Di tempat terpisah, Kapolsek Bantar Gebang Kompol Sukadi, SH, MM menegaskan bahwa kegiatan MPLS merupakan momentum penting bagi Polri untuk memberikan pembinaan kepada generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif.
“Melalui kegiatan MPLS ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar agar menjauhi kenakalan remaja, narkoba, bullying, serta selalu mematuhi aturan berlalu lintas. Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dibekali dengan karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap hukum. Polri akan terus bersinergi dengan pihak sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Kompol Sukadi.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya kenakalan remaja, pentingnya keselamatan berlalu lintas, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta upaya pencegahan bullying. Selain itu, terjalin komunikasi yang semakin erat antara Polri dan pihak sekolah sebagai bentuk sinergi dalam membina generasi muda menuju Indonesia yang lebih baik.
Leave a Reply