Selasa, 29 September 2026
Berita

Polisi Edukasi Pelajar SMK Bisnis dan Teknologi Tentang Bahaya Tawuran dan Narkoba

September 1, 2026 · editorkabarin1

BEKASI – Jajaran Polsek Bekasi Selatan bersama Polres Metro Bekasi Kota memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada para pelajar SMK Bisnis dan Teknologi, Jalan Raya Cikunir, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (31/8/2026) pagi.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Kasitik Polres Metro Bekasi Kota Kompol Arief Rahman, Wakapolsek Bekasi Selatan AKP Marulam Damanik beserta jajarannya.

 

Dalam penyuluhan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai berbagai persoalan yang dapat mengganggu masa depan generasi muda, di antaranya kenakalan remaja, tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Para pelajar juga diingatkan untuk menaati aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

 

Wakapolsek Bekasi Selatan AKP Marulam Damanik dalam keterangannya mengatakan, pembinaan kepada pelajar merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran sejak dini agar generasi muda tidak mudah terpengaruh lingkungan maupun ajakan yang dapat merugikan masa depan mereka.

 

“Kami mengajak para pelajar untuk menjauhi tawuran, narkoba dan segala bentuk kenakalan remaja. Gunakan masa muda untuk belajar, berkarya dan melakukan kegiatan positif. Jangan mudah terprovokasi, termasuk melalui media sosial, karena satu tindakan yang tidak dipikirkan dengan baik dapat berdampak panjang terhadap masa depan,” ujar AKP Marulam Damanik.

 

Ia menambahkan, tertib berlalu lintas juga merupakan bagian dari kedisiplinan dan kepedulian terhadap keselamatan bersama. Menurutnya, pelajar harus menjadi contoh dalam menjaga keamanan, ketertiban dan keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

 

“Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab dan memiliki kesadaran hukum. Jika menemukan atau mengetahui adanya ajakan tawuran, penyalahgunaan narkoba maupun hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas, jangan ikut terlibat dan segera sampaikan kepada guru dan pihak kepolisian,” tambahnya.

 

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif serta mendukung tumbuhnya generasi muda yang berprestasi dan berakhlak baik.