Author: kabarin

  • Menteri Pertanian Apresiasi Kinerja Polri, Dorong Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan

    Jakarta – Menteri Pertanian Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas kinerja yang disebut menunjukkan peningkatan kepercayaan publik.

     

    Menteri Pertanian menyebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Ia menyampaikan penghargaan atas capaian tersebut dan berharap kinerja Polri terus meningkat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

     

    “Saya Menteri Pertanian Republik Indonesia, juga sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas kinerja yang menunjukkan peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen,” ujar Amran.

     

    Menteri Pertanian juga menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan Polri. Menurutnya, kerja sama tersebut perlu terus diperkuat untuk mendukung pembangunan nasional.

     

    “Oleh karena itu, sinergi antara Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional dengan Polri harus terus diperkuat guna mendukung pembangunan nasional dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan,” katanya.

     

    Menteri Pertanian berharap Polri semakin profesional, terpercaya, dan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta bangsa Indonesia.

     

    “Semoga Polri semakin profesional, terpercaya, dan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan bangsa yang kita cintai,” pungkasnya.

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Kurve dan Penanaman Pohon Dukung Gerakan Indonesia Asri

    Jakarta Utara – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung Gerakan Indonesia Asri, Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan kurve (kerja bakti) dan penanaman pohon di lingkungan Asrama Polri Tunggal Panaluan, Walang, Jakarta Utara, Selasa (23/6/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Priok, KOMPOL Supriyadi, S.H., M.H., dan diikuti oleh 35 personel. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., Kasiwas AKP Bambang Irawan, Kasium IPTU Dwi Dodot Subroto, serta Kasattahti IPTU Bambang Muharto.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kabag SDM. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan sekaligus dukungan nyata terhadap program Gerakan Indonesia Asri.

    Usai apel, personel dibagi ke dalam tiga titik lokasi kerja bakti, yaitu area Jalan Utama Asrama, Halaman Parkir, dan Taman Area Belakang. Pembagian tersebut dilakukan agar proses pembersihan dapat menjangkau seluruh area secara maksimal dan efektif.

    Kegiatan kurve meliputi pembersihan sampah dan daun-daun kering, pembersihan saluran air atau selokan, serta penanaman lima pohon di area taman belakang. Seluruh personel tampak antusias dan bergotong royong dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

    Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman.

     

    Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran serta budaya hidup bersih di kalangan personel Polri, sehingga mampu memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan Indonesia yang lebih asri, hijau, dan berkelanjutan.

  • Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Tribrata dan Catur Prasetya sebagai Kompas Etika di Era Digital

    Jakarta – Polri menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai kompas etika dalam menghadapi tantangan era disrupsi digital dan keterbukaan informasi. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Dialog Kebangsaan bertajuk “Tribrata dan Catur Prasetya sebagai Kompas Etika Polri Presisi di Era Disrupsi Digital dan Keterbukaan Informasi” yang digelar di Swasana Lippo Kuningan Grand Ballroom, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

    Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber, di antaranya Dr. Yudi Latif, M.A., Ph.D., Prof. Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian, serta Kapusjarah Polri Brigjen Pol Abas Basuni, S.I.K., M.H.

    Usai kegiatan, sejumlah narasumber menyampaikan pandangannya kepada awak media terkait pentingnya penguatan etika dan karakter sebagai fondasi utama transformasi Polri menuju institusi yang modern, profesional, dan dipercaya masyarakat.

    Cendekiawan Dr. Yudi Latif, M.A., Ph.D., menilai bahwa kepercayaan publik merupakan modal utama bagi institusi kepolisian dalam menjalankan perannya sebagai penjaga ketertiban sipil dan keutuhan negara. Menurutnya, fondasi dari kepercayaan tersebut adalah etika yang harus terus diperkuat di seluruh jajaran Polri.

    “Untuk negara majemuk seperti Indonesia yang begitu luas, modal terpenting dalam menjaga publik dan menjaga republik ini adalah kepercayaan. Dan inti dari kepercayaan, sebagai perekat utamanya, adalah etika,” ujar Yudi kepada media.

    Sementara itu, motivator dan pakar pengembangan sumber daya manusia, Prof. Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian, mengapresiasi keterbukaan Polri yang melibatkan pihak eksternal dalam memberikan masukan dan perspektif objektif terhadap upaya pembenahan institusi.

    Menurut Ary, untuk mewujudkan Polri sebagai institusi kepolisian berkelas dunia menuju Indonesia Emas 2045, diperlukan tiga pilar utama, yakni right people, right system, dan right values.

    “Melalui konsep tiga pilar tersebut, yaitu right people, right system, dan right values, maka akan lahir Polri yang bermoral dan berkelas dunia,” kata Ary.

    Ary juga mengungkapkan hasil survei yang menunjukkan tingginya semangat perubahan di lingkungan Polri.

    “Ternyata dorongan anggota Polri untuk maju dan berubah mencapai hampir 95 persen. Ini menunjukkan bahwa Polri memiliki energi yang sangat besar untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

    Selain itu, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom. saat doorstop menyampaikan bahwa dialog kebangsaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat internalisasi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman etika dan perilaku anggota Polri.

    Menurutnya, berbagai pandangan, hasil riset, serta masukan yang disampaikan para narasumber menjadi modal penting bagi Polri dalam melanjutkan transformasi menuju institusi yang semakin profesional dan dekat dengan masyarakat.

    Trunoyudo juga menegaskan komitmen Polri untuk terus terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan.

    “Kami terbuka terhadap masukan, tidak anti kritik, dan terus berupaya mendorong perubahan sosial yang lebih baik,” tegasnya.

    Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri berharap penguatan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dapat semakin terinternalisasi dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga mampu memperkuat profesionalisme sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

  • Hello world!

    Welcome to Kabarin Network. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!