Kategori: Berita

  • Bhabinkamtibmas Jatirangga Sambangi Ketua RT, Ingatkan Monitoring Pendatang

    KOTA BEKASI – Bhabinkamtibmas Kel Jatirangga Aipda Yasir Arfaki melakukan kunjungan ke Ketua RT 02/02 Bapak Samin di Jl Lembur 7 Kel Jatirangga, Rabu (6/8/2026) pukul 10.00 WIB.

     

    Bhabin menyampaikan beberapa imbauan kamtibmas. Ia mengingatkan agar warga waspada terhadap pencurian kendaraan bermotor dan menggunakan kunci ganda.

     

    Bhabin juga meminta ketua RT melakukan monitoring pendatang baru 1×24 jam dan segera melapor. “Ini penting untuk memetakan siapa saja yang tinggal di wilayah kita,” ujarnya.

     

    Selain itu, Bhabin mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap anak remaja agar tidak terlibat tawuran. Ia juga mengajak mengaktifkan kembali siskamling.

     

    Jika ada kejadian segera laporkan ke Bhabin, Polsek Jatisampurna, atau 110. Kegiatan berjalan aman dan penuh keakraban.

  • Jaga Bekasi On The Spot,Silaturahmi Kamtibmas Kapolsek Bekasi Barat Hadiri Pengajian Majelis Taklim As Salmaniyah Bintara

    Kota Bekasi – Kegiatan Silaturahmi Kamtibmas guna menciptakan Situasi Tetap Kondusif Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., menghadiri Pengajian rutin Bulanan Majelis Taklim As Salmaniyah di Jalan Bintara 3, RT.04 RW.02 Bintara Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Selasa malam (4/8/2026).

     

    Kegiatan pengajian tersebut dipimpin oleh KH. Mir’an Syamsuri dengan penceramah KH. Syarif Matnajih, yang dihadiri sekitar 400 jemaah As Salmaniyah dari Bekasi Barat dan Cakung Jakarta Timur.

     

    Dalam sambutannya ,Kapolsek menyampaikan sejumlah pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak para jemaah untuk turut berperan aktif dalam menjaga situasi lingkungan agar tetap aman dan kondusif.

     

    Selain itu, AKP Wahyudi juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mengawasi pergaulan anak-anak remaja. Ia mengimbau agar para orang tua lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran serta menjauhi penyalahgunaan narkoba.

  • Polda Metro Jaya Gelar Seminar Hukum Bahas Perluasan Objek Praperadilan dalam KUHAP Baru

    JAKARTA – Polda Metro Jaya menggelar Seminar Hukum Tahun Anggaran 2026 bertema Perluasan Objek Praperadilan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) di Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026). Seminar yang dibuka Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas personel dalam memahami perubahan mendasar yang diatur dalam KUHAP baru.

     

    Dalam sambutannya, Wakapolda menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang penegakan hukum agar setiap tindakan kepolisian memiliki landasan hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, pemahaman terhadap hukum acara pidana harus terus diperbarui seiring perkembangan regulasi.

     

    “Dalam tahapan penegakan hukum, banyak hal yang seharusnya dikuasai lebih mendalam oleh anggota kita. Penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan tahapan lainnya harus dipahami secara substansial,” ujar Brigjen Pol. Dekananto.

     

    Seminar menghadirkan narasumber Dr. Muhammad Khairul Anam, Dr. Albert Aries, dan Prof. Dr. Jamin Ginting dengan moderator Dr. Lucia Sulastri. Melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab, para peserta mendalami berbagai implikasi penerapan KUHAP baru, khususnya terkait mekanisme praperadilan.

     

    Kabidkum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Abrianto Pardede menjelaskan bahwa seminar ini juga menjadi forum untuk membangun kesamaan persepsi antara kalangan akademisi, praktisi hukum, dan penyidik sehingga implementasi KUHAP baru dapat berjalan lebih efektif dan memberikan kepastian hukum.

     

    “Kegiatan ini bertujuan memahami perubahan tentang perluasan objek praperadilan, mengkaji keterlibatan korban, pelapor, penasihat hukum, dan keluarga dalam pengajuan praperadilan, serta menyelaraskan pemahaman akademisi, hakim, dan penyidik,” jelas Kombes Pol. Abrianto.

     

    Seminar diikuti para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, di antaranya Direktur Reserse Kriminal Umum, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Direktur Reserse Narkoba, Direktur Reserse Siber, Direktur PPA/PPO, Direktur Lalu Lintas, Direktur Polairud, Kabidkum, serta para Kapolres jajaran yang mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom dari wilayah masing-masing.

  • Polda Metro Jaya Gelar Seminar Hukum Bahas Perluasan Objek Praperadilan dalam KUHAP Baru

    JAKARTA – Polda Metro Jaya menggelar Seminar Hukum Tahun Anggaran 2026 bertema Perluasan Objek Praperadilan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) di Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026). Seminar yang dibuka Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas personel dalam memahami perubahan mendasar yang diatur dalam KUHAP baru.

     

    Dalam sambutannya, Wakapolda menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang penegakan hukum agar setiap tindakan kepolisian memiliki landasan hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, pemahaman terhadap hukum acara pidana harus terus diperbarui seiring perkembangan regulasi.

     

    “Dalam tahapan penegakan hukum, banyak hal yang seharusnya dikuasai lebih mendalam oleh anggota kita. Penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan tahapan lainnya harus dipahami secara substansial,” ujar Brigjen Pol. Dekananto.

     

    Seminar menghadirkan narasumber Dr. Muhammad Khairul Anam, Dr. Albert Aries, dan Prof. Dr. Jamin Ginting dengan moderator Dr. Lucia Sulastri. Melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab, para peserta mendalami berbagai implikasi penerapan KUHAP baru, khususnya terkait mekanisme praperadilan.

     

    Kabidkum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Abrianto Pardede menjelaskan bahwa seminar ini juga menjadi forum untuk membangun kesamaan persepsi antara kalangan akademisi, praktisi hukum, dan penyidik sehingga implementasi KUHAP baru dapat berjalan lebih efektif dan memberikan kepastian hukum.

     

    “Kegiatan ini bertujuan memahami perubahan tentang perluasan objek praperadilan, mengkaji keterlibatan korban, pelapor, penasihat hukum, dan keluarga dalam pengajuan praperadilan, serta menyelaraskan pemahaman akademisi, hakim, dan penyidik,” jelas Kombes Pol. Abrianto.

     

    Seminar diikuti para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, di antaranya Direktur Reserse Kriminal Umum, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Direktur Reserse Narkoba, Direktur Reserse Siber, Direktur PPA/PPO, Direktur Lalu Lintas, Direktur Polairud, Kabidkum, serta para Kapolres jajaran yang mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom dari wilayah masing-masing.

  • Di Balik Pengabdian Lebih dari 1.000 Taruna, 71 Taruni Akpol Perkuat Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Rakyat

    Jakarta, 5 Agustus 2026 – Di balik pengabdian lebih dari 1.000 Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dalam Program Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Tahun 2026, terdapat 71 Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) yang turut mengambil peran penting dalam mendampingi para siswa. Bersama 372 Taruna Akpol yang diterjunkan Polri ke 73 Sekolah Rakyat di 29 Subsatuan Taruna (Subsattar), para taruni hadir untuk memperkuat pembentukan karakter generasi muda melalui keteladanan, kepemimpinan, dan pendekatan yang humanis.

     

    Program Taruna Bhakti merupakan kolaborasi Kementerian Sosial RI, Akademi TNI, dan Akademi Kepolisian yang dilaksanakan selama lima hari, 1–5 Agustus 2026, bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Melalui program ini, para taruna mendampingi siswa baru untuk mengenal kehidupan berasrama, membangun disiplin, kepemimpinan, semangat kebangsaan, serta kebiasaan hidup yang mandiri dan bertanggung jawab.

     

    Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., mengatakan kehadiran Taruni Akpol merupakan implementasi nyata arahan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, yang saat melepas Program Taruna Bhakti pada 1 Agustus 2026 meminta seluruh taruna menjadi role model dan kakak asuh bagi siswa Sekolah Rakyat.

     

    “Pesan Bapak Menteri Sosial sangat jelas, para taruna harus menjadi teladan yang membimbing dengan empati dan keteladanan. Polri menerjemahkan arahan tersebut melalui kehadiran 372 Taruna Akpol, termasuk 71 Taruni Akpol yang bergabung bersama Taruna Akademi TNI. Kehadiran para taruni semakin memperkaya proses pendampingan karena membawa nilai kepemimpinan, kepedulian, komunikasi yang hangat, serta semangat pengabdian yang dapat menginspirasi seluruh siswa,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

     

    Menurutnya, para Taruni Akpol memiliki pengalaman yang sama dalam menjalani pendidikan yang disiplin dan kehidupan berasrama sebagai calon perwira Polri. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk membantu para siswa beradaptasi dengan lingkungan baru, menghadapi tantangan, serta membangun rasa percaya diri sejak hari pertama memasuki Sekolah Rakyat.

     

    Selama lima hari pendampingan, Taruna Akpol bersama Taruna Akademi TNI berperan sebagai kakak asuh, mentor, dan teladan. Mereka membimbing para siswa melalui pengenalan tata tertib sekolah dan kehidupan berasrama, pembiasaan bangun pagi dan manajemen waktu, penataan kamar dan kerapian tempat tidur, pembiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, pelatihan baris-berbaris, pembinaan kepemimpinan, kerja sama dan gotong royong, penguatan wawasan kebangsaan, kegiatan kepramukaan, pembinaan karakter dan kepribadian, penguatan nilai-nilai keagamaan, hingga memberikan motivasi agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berintegritas, dan bertanggung jawab.

     

    Kehadiran 71 Taruni Akpol juga memperkuat pendekatan yang inklusif dalam proses pendampingan. Bersama para taruna lainnya, mereka memastikan seluruh siswa memperoleh ruang belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai, sejalan dengan penekanan Menteri Sosial agar pelaksanaan Program Taruna Bhakti terbebas dari perundungan, kekerasan fisik maupun seksual, serta intoleransi.

     

    “Yang kami bangun bukan hanya kedisiplinan, tetapi juga karakter. Taruni Akpol bersama Taruna Akpol lainnya hadir sebagai kakak yang menginspirasi, membimbing, dan mendengarkan. Kami ingin setiap siswa merasakan bahwa mereka didampingi untuk tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, berkarakter, serta memiliki semangat untuk menggapai cita-cita. Itulah makna pengabdian Polri melalui Program Taruna Bhakti,” tutup Brigjen Pol. Trunoyudo.

     

    Dalam Program Taruna Bhakti Tahun 2026, Polri mengerahkan 372 Taruna Akpol yang didukung 110 personel pendamping (Paping) terdiri atas 23 Perwira Menengah, 77 Perwira Pertama, dan 10 Bintara, sehingga total personel Polri yang terlibat mencapai 482 personel. Kehadiran mereka menjadi bagian dari sinergi nasional bersama lebih dari 1.000 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian untuk mendukung Program Sekolah Rakyat sebagai investasi pembangunan karakter generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.

  • JAGA JAKARTA ON THE SPOT: WUJUDKAN SINERGITAS TNI-POLRI DENGAN SERAP ASPIRASI MASYARAKAT

     

    JATIASIH – Dalam rangka mendukung Program Jaga Jakarta On The Spot, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatisari bersama Babinsa TNI AD Serda Wahyudi melaksanakan monitoring wilayah dan menyerap aspirasi masyarakat di Kp. Cakung RT 02 RW 04, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

     

    Kegiatan dilakukan dengan mengunjungi kediaman Bapak Eko untuk berdialog sekaligus mendengarkan aspirasi warga terkait situasi kamtibmas di lingkungan. Petugas juga menyampaikan imbauan agar masyarakat selalu waspada terhadap kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, serta segera menghubungi layanan darurat Polri melalui Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan Kepolisian.

     

    Kapolsek Jatiasih AKP Marganda Siahaan, S.H., M.H., ditempat terpisah menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, sinergitas TNI-Polri bersama masyarakat terus diperkuat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Jatiasih.

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Bantargebang Serap Aspirasi Warga Cimuning Perkuat Sinergitas Kamtibmas

    Kota Bekasi – Polsek Bantargebang kembali melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot yang dirangkaikan dengan penyerapan aspirasi masyarakat di wilayah hukum Polsek Bantargebang. Kegiatan berlangsung di Jalan Bawang RT 012/RW 020, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Selasa malam (4/8/26).

     

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Bantargebang, Iptu Nasrullah M. Bagza, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Cimuning dan Babinsa, serta dihadiri tokoh masyarakat dan warga setempat.

     

    Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Bantargebang berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi, saran, serta masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Selain itu, petugas juga menyampaikan imbauan mengenai pencegahan tawuran, kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

     

    Masyarakat juga diajak untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kepedulian, memperkuat komunikasi, dan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.

     

    Di tempat terpisah, Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH, MM mengatakan bahwa kegiatan Jaga Jakarta On The Spot merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk membangun komunikasi yang efektif sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan lingkungan.

     

    “Kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan kamtibmas. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah tawuran, penyalahgunaan narkoba, kejahatan jalanan, serta bijak dalam menggunakan media sosial,” ujar Kompol Sukadi.

     

    Melalui kegiatan tersebut, terjalin komunikasi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat. Berbagai aspirasi warga berhasil dihimpun sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan kepolisian. Selain itu, masyarakat menyatakan dukungannya terhadap upaya Polsek Bantargebang dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan.

     

    Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Hingga berakhirnya acara, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bantargebang tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif.

  • Polsek Rawalumbu kembali melaksanakan Jaga Jakarta On The Spot di Jl. Bekasi Tengah, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Senin (3/8/2026) malam.

    Dipimpin Waka Polsek Rawalumbu AKP Sumarjono, S.H., bersama personel, Bhabinkamtibmas, dan Pokdarkamtibmas, kegiatan diisi dengan dialog bersama warga untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

    Masyarakat diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, waspada terhadap curanmor, tawuran, penyalahgunaan narkoba, judi online, serta berbagai potensi gangguan keamanan lainnya, dan segera melaporkan setiap gangguan kamtibmas melalui Bhabinkamtibmas atau Call Center 110.

     

    Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif untuk seluruh warga.

    Bersama menjaga, bersama melindungi. Karena keamanan adalah tanggung jawab kita semua.

     

    #JagaJakartaOnTheSpot #PolsekRawalumbu #PolriUntukMasyarakat #Kamtibmas #BekasiTimur #CallCenter110

  • Dekat Dengan Warga, Jaga Jakarta On The Spot Jadi Wadah Serap Aspirasi dan Edukasi Kamtibmas

    BEKASI – Bhabinkamtibmas Kelurahan Jaka Setia Polsek Bekasi Selatan, Aiptu H. M. Fathullah, melaksanakan kegiatan Program Jaga Jakarta On The Spot di Kampung Pulo Minas RT 05 RW 17, Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (5/8/2026).

     

    Dalam kegiatan tersebut, Aiptu H. M. Fathullah berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi, saran, serta informasi yang berkembang di lingkungan masyarakat. Ia juga memberikan edukasi kamtibmas terkait pencegahan tawuran, kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak.

     

    “Program Jaga Jakarta On The Spot menjadi sarana bagi Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin mendengar aspirasi warga sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Sinergi yang baik antara polisi dan masyarakat merupakan kunci terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Aiptu H. M. Fathullah.

     

    Melalui kegiatan ini, hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat, berbagai aspirasi warga dapat ditindaklanjuti, serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus meningkat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Bekasi Selatan tetap aman, tertib, dan kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Jatimelati Ajak Warga Aktif Jaga Lingkungan Lewat Program Jaga Jakarta On The Spot

    Kota Bekasi – Dalam upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatimelati Polsek Pondok Gede, Bripka Antok Setiawan, melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di Jalan Rawa Gede RT 007 RW 002, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

     

    Pada kegiatan tersebut, Bripka Antok Setiawan berdialog langsung dengan warga sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait kondisi keamanan di lingkungan. Ia juga menyampaikan sejumlah imbauan Kamtibmas sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

     

    Dalam penyampaiannya, warga diajak untuk menghidupkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling), mengaktifkan patroli siskamling secara rutin di masing-masing lingkungan, serta senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi menciptakan keselamatan bersama.

     

    Selain itu, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat agar tidak ragu menyampaikan setiap informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, partisipasi aktif warga menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

     

    Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Pondok Gede terus memperkuat sinergi dengan masyarakat sebagai bentuk pelayanan Polri yang hadir di tengah warga, sekaligus membangun kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.