Category: Nasional

  • Pelayanan BPKB Cepat, Warga Beri Masukan Loket dan Fotokopi

     

    Jakarta — Pelayanan cepat dirasakan Iqmal saat mengurus proses ganti nama BPKB pada Kamis (2/7/2026). Ia menyebut proses pelayanan berjalan lancar dan selesai dalam waktu sekitar 15 menit.

     

    “Pelayanan hari ini bagus dan cepat. Saya ke sini cuma 15 menit, selesai,” ujar Iqmal.

     

    Meski puas dengan pelayanan yang diterima, Iqmal turut memberikan masukan agar fasilitas fotokopi lebih mudah dijangkau dan jumlah loket dapat ditambah sehingga pelayanan bisa semakin cepat.

     

    “Paling fotokopinya agak kejauhan. Mungkin loketnya bisa diperbanyak lagi agar prosesnya lebih cepat,” tambahnya.

     

    Pamin Seksi BPKB, Iptu Sunarti, mengatakan pihaknya terus menjadikan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

     

    “Masukan masyarakat menjadi perhatian kami agar pelayanan BPKB semakin cepat, mudah, dan nyaman,” ujarnya.

     

    Melalui pelayanan tersebut, BPKB berkomitmen terus menghadirkan layanan administrasi kendaraan yang tertib, responsif, dan memberi kemudahan bagi masyarakat.

  • Urus Pajak Tahunan, Warga Akui Pelayanan Samsat Ciputat Cepat dan Transparan

     

    Tangerang Selatan — Kelancaran pelayanan dirasakan Warga saat melakukan pembayaran pajak kendaraan tahunan di Samsat Ciputat pada Kamis (2/7/2026). Ia mengaku proses pelayanan berjalan tertib, tepat waktu, dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

     

    “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nama saya Aghsal Maulana. Hari ini saya melaksanakan pembayaran pajak tahunan di Samsat Ciputat. Alhamdulillah prosesnya berjalan lancar. Di setiap loket pelayanannya baik, tidak ada pungli, pokoknya bagus dan tepat waktu,” ujarnya.

     

    Aghsal menilai pelayanan yang diberikan petugas berlangsung transparan dan profesional sehingga masyarakat dapat mengurus administrasi kendaraan dengan tenang tanpa adanya biaya di luar ketentuan.

     

    Pamin TU Samsat Ciputat, Iptu Lando Fernando, mengatakan pihaknya terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

     

    “Pelayanan yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik pungutan liar merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan publik yang prima,” ujarnya.

     

    Melalui peningkatan kualitas pelayanan tersebut, Samsat Ciputat terus berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian dan Samsat.

  • Polda Metro Jaya Beri Pendampingan Psikologis kepada Tiga Korban Dugaan Penyekapan di Jakpus

     

    Jakarta – Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat memberikan pendampingan psikologis dan pemeriksaan kesehatan kepada tiga korban dugaan penyekapan di Jakarta Pusat.

     

    Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor LBH, Jl. Kwini No.9, RT.9/RW.1, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026). Pendampingan dilakukan oleh Tim Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya dan Tim Dokkes, didampingi Polres Metro Jakarta Pusat serta tim penasihat hukum.

     

    Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Y. mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk memastikan kondisi para korban, baik secara fisik maupun psikologis.

     

    “Tujuannya adalah untuk memastikan adik-adik kita ini berada dalam keadaan yang sehat, baik secara fisik maupun secara psikologis, agar mereka dapat melanjutkan proses ini seperti ketentuan yang berlaku,” ujar AKBP Ida Bagus.

     

    Ia menjelaskan, tim melakukan asesmen awal terhadap para korban. Hasil asesmen tersebut akan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dalam proses pendampingan berikutnya.

     

    Menurut Ida Bagus, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan penyidik dan tim penasihat hukum terkait kebutuhan para korban selama proses hukum berjalan.

     

    “Nanti tentu kami akan berkoordinasi dengan teman-teman penyidik, apa yang dibutuhkan kembali. Semuanya berproses untuk membantu proses penyidikan maupun proses-proses lainnya agar perkara ini menjadi lebih terang,” katanya.

     

    Ia menyebut para korban masih dapat mengikuti proses pendampingan yang dilakukan tim. Namun, kondisi psikologis korban masih perlu dievaluasi lebih lanjut.

     

    “Yang jelas kami saat ini telah melakukan asesmen awal, dan asesmen ini akan kami tindak lanjuti dalam konteks memberikan pendampingan,” ujarnya.

     

    Ida Bagus menambahkan, pendampingan akan tetap diberikan apabila para korban membutuhkan layanan kesehatan maupun dukungan psikologis lanjutan.

     

    “Yang utama adalah para korban kembali sehat, baik jasmani maupun rohani,” pungkasnya.

  • Negara Hadir Berantas Senpi Ilegal, Polda Sumsel Musnahkan Ratusan Senjata Api Hasil Ops Senpi Musi 2026

     

    PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menggelar pemusnahan ratusan barang bukti senjata api (senpi) rakitan ilegal. Sebagai wujud “Negara Hadir”, langkah tegas ini diambil guna memastikan perlindungan mutlak bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

     

    ​Pemusnahan barang bukti hasil Operasi (Ops) Senpi Musi Tahun 2026 ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel pada Jumat (3/7/2026) bertempat di Lapangan Tembak Brimob Polda Sumsel. Operasi ini sendiri telah sukses dilaksanakan selama 16 hari, terhitung sejak 12 hingga 27 Juni 2026.

     

    Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pemberantasan peredaran senpi ilegal adalah bukti nyata keterlibatan negara dalam melindungi warganya.

     

    ​”Hasil operasi ini jumlahnya cukup signifikan, baik itu laras panjang maupun laras pendek. Ini menandakan bahwa negara hadir untuk mengamankan masyarakat dalam hal kegiatan yang berhubungan dengan senjata api,” ujar Kapolda.

     

    ​Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan kepada awak media bahwa operasi ini bermuara pada satu tujuan luhur, yakni menjamin kebebasan dan rasa aman masyarakat dari ancaman bersenjata.

     

    ​”Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban ini merupakan representasi dari negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Tujuannya agar masyarakat bisa beraktivitas, bekerja, beribadah, dan bersekolah dengan aman tanpa rasa takut karena banyaknya senpi yang beredar,” tegasnya.

    ​Berdasarkan data operasional, Ops Senpi Musi 2026 berhasil mengungkap 32 kasus tindak pidana penyalahgunaan senjata api dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 31 orang. Total senjata api yang dimusnahkan mencapai 397 pucuk, yang terdiri dari 284 pucuk senpi laras panjang dan 113 pucuk senpi laras pendek.

     

    ​Keberhasilan ini, menurut Kapolda, bukanlah hasil kerja satu orang (superman), melainkan buah dari kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas dari sebuah super team. Ia secara khusus mengapresiasi kolaborasi apik dari Wakapolda, Irwasda, para Pejabat Utama (PJU) seperti Dirkrimum dan Karo Ops, serta seluruh Kapolres jajaran.

     

    ​Di sisi lain, keberhasilan kepolisian ini tak lepas dari tingginya kesadaran dan partisipasi aktif warga. Hal ini dibuktikan dengan adanya serahan senpi secara sukarela oleh masyarakat sebanyak 234 pucuk.

     

    ​Senada dengan pernyataan Kapolda, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa pemusnahan ini sekaligus menjadi warning atau pesan peringatan tegas bagi para pelaku kejahatan di wilayah Sumatera Selatan.

     

    ​”Polda Sumsel tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran senjata api ilegal yang kerap menjadi sumber keresahan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi warga yang telah proaktif dan berani menyerahkan senpi rakitannya secara sukarela. Bagi masyarakat yang saat ini masih menyimpan atau mengetahui adanya senpi ilegal, kami imbau untuk segera menyerahkannya kepada aparat terdekat sebelum dilakukan tindakan hukum yang tegas,” jelas Kombes Pol Nandang.

     

    ​Sebagai langkah mitigasi ke depan, kepolisian terus membuka kanal pengaduan agar masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan adanya indikasi pembuatan atau peredaran senpi rakitan di lingkungannya. Warga diimbau untuk langsung menghubungi layanan Call Center 110 yang telah terintegrasi secara online dan siap merespons laporan dengan cepat.

     

    ​Pemusnahan ratusan senjata api hari ini bukan sekadar simbol penindakan hukum, melainkan wujud nyata dari napas perlindungan dan pengayoman kepolisian. Sebagai wujud kehadiran negara, Polda Sumsel terus meneguhkan komitmennya untuk merawat harmoni, memastikan setiap jengkal Bumi Sriwijaya tetap menjadi tempat yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakatnya.

  • Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Bekasi Selatan Gelar Razia Stasioner dan Patroli Dini Hari Antisipasi Kejahatan Jalanan

     

    Kota Bekasi-Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Bekasi Selatan kembali mengintensifkan kegiatan Jaga Bekasi On The Spot melalui razia stasioner dan patroli rutin pada Kamis dini hari (2/7/2026). Kegiatan dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Bekasi Selatan, AKP Nono Sugihatono, S.H., dengan melibatkan 10 personel piket fungsi yang disiagakan di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Bekasi Selatan.

     

    Pada kegiatan tersebut, petugas melaksanakan pemeriksaan kendaraan secara selektif sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta mencegah peredaran narkotika, obat-obatan berbahaya, dan barang terlarang lainnya. Setelah razia, personel melanjutkan patroli mobile guna memastikan situasi di lokasi-lokasi yang dianggap rawan tetap dalam kondisi aman dan terkendali.

     

    AKP Nono Sugihatono, S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. “Melalui Program Jaga Bekasi On The Spot, kami terus mengedepankan langkah preventif dan responsif dengan meningkatkan patroli serta razia secara berkelanjutan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi tindak kriminalitas sejak dini sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas, terutama pada malam hingga dini hari,” ujarnya.

     

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera menghubungi layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis apabila membutuhkan bantuan atau mengetahui adanya tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas. Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Bekasi Selatan terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun tindak pidana selama pelaksanaan razia dan patroli berlangsung.

  • Begal Sadis di Jatisampurna Diungkap Polres Metro Bekasi Kota, Satu Pelaku Residivis Kambuhan Diringkus

    KOTA BEKASI – Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota bergerak cepat mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) sadis yang mengakibatkan seorang korban meninggal dunia di wilayah Jatisampurna. Langkah tegas jajaran Satuan Reserse Kriminal ini berhasil meringkus komplotan pelaku begal jalanan yang meresahkan warga setelah melakukan pengejaran intensif pasca-kejadian.

     

    Konferensi pers pengungkapan kasus menonjol ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., dengan didampingi Wakapolres AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., Kasat Reskrim Kompol Andi Muhammad Iqbal, serta Kasi Humas AKP Suparyono bertempat di selasar lobi Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (2/7/2026) siang.

     

    Aksi komplotan begal yang berjumlah 4 orang ini diketahui telah beraksi di dua lokasi berbeda di wilayah Jatisampurna dalam waktu berdekatan. Aksi pertama menimpa korban saudara BS (48) pada Jumat (26/6/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Bumi Eraska, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna.

     

    Kapolres Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pada kejadian pertama, korban BS dipepet dan dihentikan di tengah jalan oleh para pelaku saat hendak berangkat kerja. Sepeda motor korban berhasil dirampas, namun beruntung BS berhasil melarikan diri untuk menyelamatkan diri dari ancaman senjata tajam.

     

    Nahas, kesadisan para pelaku memuncak pada keesokan harinya, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari di Kampung Pabuaran Gang Bitung, Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna. Kali ini, aksi pembegalan mereka menimpa seorang pengemudi online berinisial DTLP (47) yang mengakibatkan korban meninggal dunia tidak jauh dari lokasi kejadian akibat pendarahan parah.

     

    “Awal ceritanya bahwasannya korban ini memang selama ini bekerja sebagai pengemudi online, kemudian kendaraannya ini diparkirkan di tempat saudaranya tidak jauh dari lokasi, kemudian yang bersangkutan pulang ke rumah menggunakan sepeda motor yang juga diparkir di tempat saudaranya,” ungkap Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

     

    Setelah keluar dari rumah kerabatnya tersebut, korban tidak begitu lama dicegat oleh dua orang pelaku yang berboncengan motor. Korban sempat melakukan perlawanan sengit untuk mempertahankan motornya, namun tersangka MF langsung melayangkan senjata tajam jenis celurit ke arah tubuh korban. Sabetan tersebut mengenai bagian vital korban hingga memicu pendarahan hebat, dan korban dinyatakan meninggal dunia sesampainya di rumah sakit.

     

    Mendapat laporan kejadian sadis tersebut, jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota langsung melakukan pelacakan intensif ke berbagai lokasi persembunyian komplotan begal ini. Hasilnya, tiga dari empat pelaku berhasil diringkus petugas di wilayah Jatiasih dan Bojong Kulur, Bogor.

     

    “Kemudian kita dari Polres melakukan pelacakan terhadap pelaku dan alhamdulillah bisa diungkap, saudara MF ini tertangkap di daerah Jatiasih, kemudian saudara RTF di Bojong Kulur Bogor, kemudian juga satu lagi saudara MRA juga ditangkap di sana,” papar Kapolres.

     

    Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan bahwa tersangka utama berinisial MF (20) yang bertindak sebagai eksekutor pembacokan merupakan seorang residivis kambuhan yang sudah tiga kali berurusan dengan hukum. Catatan kepolisian menunjukkan MF pernah ditahan pada tahun 2023 selama 6 bulan atas kasus pencurian ponsel.

     

    Kemudian pada tahun 2024, MF kembali ditahan atas kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan vonis 3 tahun, namun hanya dijalani selama 1 tahun 8 bulan karena saat itu statusnya masih di bawah umur. Kini di usianya yang menginjak 20 tahun, MF kembali mengulangi perbuatan kejinya hingga menyebabkan hilangnya nyawa orang lain.

     

    Adapun identitas para pelaku yang berhasil diringkus berinisial MF (20) selaku eksekutor pembacokan, serta R (20) dan MRA (20) yang berperan sebagai joki pembawa motor. Sementara itu, satu orang pelaku lainnya berinisial S hingga saat ini masih berstatus buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota.

     

    Selain mengamankan para tersangka, petugas di lapangan juga menyita sejumlah barang bukti krusial yang digunakan saat melancarkan aksi kejahatan. Barang bukti tersebut di antaranya dua buah senjata tajam jenis celurit, satu buah jaket berwarna hitam, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Street milik korban yang berhasil diamankan petugas sebelum sempat dijual oleh para pelaku.

     

    “Atas perbuatan keji tersebut, para pelaku dijerat dengan Pasal 479 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang K.U.H.Pidana mengenai pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun, seumur hidup, hingga hukuman mati,” tegas Kapolres di hadapan awak media.

     

    Guna mengantisipasi dan mempersempit ruang gerak kejahatan jalanan serupa di wilayah hukum Kota Bekasi, Kapolres menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengintensifkan langkah preventif, preemtif, maupun represif secara berkesinambungan. Kepolisian akan memperketat pengamanan lingkungan melalui patroli masif di jam-jam rawan malam hingga subuh.

     

    “Untuk langkah-langkah antisipasi sudah sama-sama kita lakukan yaitu kegiatan preventif kemudian juga Represif karenanya setiap ini kan juga mungkin sahabat-sahabat melihat bagaimana pengungkapan pengungkapan curanmor yang kita lakukan, kemudian juga bagaimana peningkatan kegiatan kegiatan patroli dari kepolisian, kemudian juga kegiatan dari Bhabinkamtibmas pembinaan kepada kaitan dengan satpam lingkungan, kemudian juga patroli keliling juga kita tingkatkan, termasuk kegiatan razia malam hari. Tapi memang para pelaku tentunya juga mereka selalu memanfaatkan saat-saat ataupun momen yang kira-kira tidak ada petugas ataupun tidak ada masyarakat yang ada di sekitar,” pungkas Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menutup keterangannya.

  • Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud, Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim

    Lembang, Kamis (2/7/2026) – Peresmian revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di lingkungan Sespim Lemdiklat Polri dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 berlangsung penuh khidmat dan kehangatan. Selain meresmikan revitalisasi masjid, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., juga menyerahkan santunan kepada 25 anak yatim dari wilayah sekitar Lembang yang selama ini dibina melalui pengajian Yayasan Al-Khoiriyah.

     

    Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa revitalisasi Masjid Panggilan Sujud tidak hanya bertujuan menghadirkan sarana ibadah yang lebih baik, tetapi juga menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan akhlak, pendidikan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

     

    “Masjid harus menjadi tempat yang memakmurkan umat. Bukan hanya tempat bersujud kepada Allah SWT, tetapi juga tempat tumbuhnya ilmu, akhlak, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama. Dari masjid inilah kita berharap lahir insan-insan Bhayangkara yang berintegritas serta masyarakat yang saling menguatkan.”

     

    Menurut Wakapolri, memuliakan anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai yang harus terus hidup di setiap rumah ibadah.

     

    “Peresmian masjid akan semakin bermakna apabila diiringi dengan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Kehadiran anak-anak yatim di tengah kita menjadi pengingat agar setiap amanah jabatan dan pengabdian senantiasa dilandasi hati yang penuh empati, keikhlasan, dan rasa syukur.”

     

    Sebanyak 25 anak yatim yang menerima santunan berasal dari lima wilayah Rukun Warga (RW) di sekitar Sespim Lemdiklat Polri. Mereka tinggal bersama keluarga atau wali masing-masing dan secara rutin mengikuti pembinaan keagamaan melalui Yayasan Al-Khoiriyah, sebuah majelis pengajian Al-Qur’an yang berdiri sejak tahun 2019 dan menjadi wadah pembinaan akhlak, pendidikan agama, serta pendampingan sosial bagi anak-anak di lingkungan tersebut.

     

    Imam Masjid Panggilan Sujud sekaligus Pembina Yayasan Al-Khoiriyah, Ustaz Khaerudin, S.H.I., menyampaikan rasa syukur atas perhatian Wakapolri dan jajaran Polri kepada anak-anak yatim binaannya.

     

    “Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakapolri dan seluruh keluarga besar Polri atas kasih sayang yang diberikan kepada anak-anak yatim di sekitar Sespim. Mereka adalah amanah Allah SWT yang harus kita muliakan dan kita jaga bersama. Perhatian seperti ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, beribadah, dan meraih cita-cita.”

     

    Ustaz Khaerudin menjelaskan bahwa Yayasan Al-Khoiriyah selama ini menjadi tempat berkumpulnya anak-anak yatim dari lima RW di sekitar Sespim untuk belajar Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta mempererat ukhuwah. Yayasan juga menjadi jembatan amanah berbagai pihak yang ingin berbagi kebahagiaan kepada anak-anak tersebut.

     

    “Kami bersyukur karena keluarga besar Sespim Lemdiklat Polri, termasuk para peserta didik, selama ini memiliki kepedulian yang tinggi kepada anak-anak yatim. Setiap amanah yang dititipkan selalu kami salurkan dengan penuh tanggung jawab kepada mereka yang berhak menerimanya. Semoga Masjid Panggilan Sujud menjadi masjid yang makmur, menjadi pusat ibadah, majelis ilmu, pembinaan umat, sekaligus tempat tumbuhnya kepedulian sosial. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan Bapak Wakapolri beserta seluruh keluarga besar Polri dengan pahala yang berlipat ganda dan keberkahan dalam setiap pengabdiannya.”

     

    Kegiatan santunan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kehadiran yang membawa manfaat bagi masyarakat. Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud menjadi simbol bahwa transformasi Polri dibangun di atas keseimbangan antara profesionalisme, spiritualitas, dan nilai-nilai kemanusiaan.

  • Brimob Polda Metro Jaya Bantu Padamkan Kebakaran Dua Kios di Ciputat

     

    Tangerang – Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya bergerak cepat membantu penanganan kebakaran yang menghanguskan dua kios di Jalan Otista Raya, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Kamis (2/7/2026). Brimob menerjunkan Tim Respons Bencana dan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) untuk mendukung proses pemadaman bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran. Langkah cepat tersebut membantu mempercepat pengendalian api sekaligus menjaga keamanan di sekitar lokasi.

     

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan kehadiran personel Brimob merupakan bagian dari respons cepat Polri dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat. Menurutnya, sinergi dengan unsur terkait menjadi faktor penting agar penanganan bencana dapat dilakukan secara efektif dan dampaknya dapat ditekan.

     

    “Kami berupaya hadir secepat mungkin untuk membantu masyarakat setiap kali terjadi keadaan darurat. Brimob akan terus bersinergi dengan seluruh instansi agar penanganan bencana berjalan optimal dan masyarakat merasa aman,” ujarnya.

     

    Selama proses pemadaman, personel Brimob juga membantu mengamankan area agar tidak dipadati warga dan memastikan akses petugas menuju titik kebakaran tetap terbuka. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran proses pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.

     

    Polri mengimbau masyarakat segera menghubungi layanan darurat 110 apabila menemukan kebakaran atau kondisi yang membahayakan keselamatan. Laporan yang cepat memungkinkan petugas bergerak lebih dini sehingga risiko meluasnya kebakaran maupun dampak terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

  • Pesawat AMA PK-RCY Terbakar di Bandara Balingga, Satgas Ops Damai Cartenz Selidiki Penyebab Insiden

     

    Yahukimo, Papua Pegunungan – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus melakukan pendalaman terkait insiden kebakaran yang melibatkan pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan registrasi PK-RCY di Bandara Perintis Balingga, Kabupaten Yahukimo, Kamis (2/7/2026).

     

    Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima Satgas Operasi Damai Cartenz melalui rekaman video dari udara yang memperlihatkan sebuah pesawat dalam kondisi terbakar di ujung landasan. Video tersebut diketahui direkam oleh pilot dari maskapai lain yang sedang melintas di atas lokasi kejadian. Setelah menerima informasi tersebut, Satgas Ops Damai Cartenz segera melakukan investigasi awal serta berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut.

     

    Setelah ditemui oleh media di Jayapura (2/7) Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan situasi dan menyiapkan langkah-langkah penanganan di lokasi kejadian.

     

    “Sejak menerima informasi dan video yang beredar, kami langsung melakukan investigasi awal serta berkoordinasi dengan pihak maskapai. Namun hingga saat ini kami belum dapat memastikan informasi mengenai korban karena tim masih menunggu pengecekan langsung di lokasi. Besok tim akan diberangkatkan menuju lokasi kejadian, sementara personel digeser secara bertahap. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan memberikan kesempatan kepada petugas untuk bekerja secara profesional,” ujar Kasatgas Humas.

     

    Berdasarkan hasil koordinasi sementara, pesawat PK-RCY diketahui melayani rute penerbangan Wamena–Balingga–Wamena menggunakan pesawat jenis Pilatus. Sesuai data manifest dari pihak maskapai, pesawat tersebut dipiloti oleh Nicholas F. Goselin, warga negara Amerika Serikat, dan membawa tujuh orang penumpang.

     

    “Hasil konfirmasi sementara membenarkan bahwa insiden kebakaran pesawat memang terjadi. Namun hingga saat ini, informasi mengenai kondisi pilot maupun para penumpang masih menunggu hasil pengecekan langsung di lokasi” tambah Kasatgas Humas.

     

    Satgas Operasi Damai Cartenz juga menyampaikan bahwa untuk sementara terdapat dugaan awal keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Namun dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan alat bukti, dan pemeriksaan saksi sehingga belum dapat disimpulkan secara pasti.

     

    Proses penanganan di lapangan turut menghadapi kendala kondisi geografis. Belum adanya akses jalur darat sehingga hanya dapat dijangkau menggunakan penerbangan perintis. Selain itu, bandara yang berada pada ketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut menjadi hambatan petugas untuk tiba di lokasi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca.

     

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz bergerak cepat melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh informasi yang berkembang dapat dipertanggungjawabkan.

     

    “Kami telah mengerahkan personel untuk melakukan pendalaman secara menyeluruh terhadap insiden ini, termasuk berkoordinasi dengan pihak maskapai, pemerintah daerah, serta unsur terkait di lapangan. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan kondisi seluruh korban, mengamankan lokasi kejadian, serta mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut melalui proses penyelidikan yang profesional dan terukur,” ujar Kaops.

     

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa aparat akan terus memperkuat koordinasi dan langkah-langkah pengamanan, khususnya terhadap aktivitas penerbangan perintis di wilayah pedalaman Papua.

     

    “Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur keamanan dan pihak terkait guna mengantisipasi potensi gangguan terhadap aktivitas penerbangan di wilayah pedalaman Papua. Masyarakat kami imbau untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan kepercayaan kepada aparat yang saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengamanan di lokasi,” tegas Wakaops.

     

    Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memastikan proses penyelidikan masih terus berlangsung, petugas akan mengedepankan proses penyelidikan secara profesional melalui olah TKP, pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi, serta koordinasi dengan seluruh instansi terkait guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut sekaligus menjamin keamanan aktivitas masyarakat dan penerbangan perintis di wilayah Papua Pegunungan.

  • Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf Terima Penghargaan Nugraha Sakanti pada HUT Bhayangkara ke-80

     

    JAKARTA – Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menerima penghargaan Nugraha Sakanti dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Mabes Polri.

     

    Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan tertinggi dari negara yang diberikan kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang dinilai memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

     

    Penghargaan tersebut diterima Kapolda Lampung sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan dedikasi Polda Lampung dalam menjalankan tugas kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

     

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan penghargaan yang diterima Kapolda Lampung menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran Polda Lampung sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.

     

    “Penghargaan Nugraha Sakanti yang diterima Bapak Kapolda merupakan kehormatan bagi seluruh keluarga besar Polda Lampung. Ini menjadi bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan sinergi seluruh personel mendapat apresiasi di tingkat nasional,” ujar Yuni, Rabu (1/7/2026).

     

    Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga amanah agar seluruh personel terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

     

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

     

    Yuni menambahkan, di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Helfi Assegaf, Polda Lampung berkomitmen terus memperkuat pelayanan publik, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

     

    “Bapak Kapolda selalu menekankan bahwa setiap keberhasilan merupakan hasil kerja bersama seluruh personel. Karena itu, penghargaan ini akan menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

     

    Sebagai informasi, Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan yang diberikan negara kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian.

     

    Penghargaan tersebut menjadi simbol kehormatan, dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa batas dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.