Kategori: Megapolitan

  • Jakarta On The Spot, Kapolsek Bekasi Barat Ajak Warga Aktifkan Siskamling dan Cegah Tawuran Remaja

    KOTA BEKASI – Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH. mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta meningkatkan pengawasan terhadap remaja guna mencegah tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jakarta On The Spot yang digelar di Sekretariat RT 03 RW 03, Jalan Beringin Raya, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Minggu (14/6/2026).

    Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu dihadiri Ketua RT 03, pengurus RW 03, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Turut mendampingi Kapolsek dalam kegiatan tersebut jajaran Polsek Bekasi Barat, di antaranya Kanit Binmas, Kasi Humas, Panit Binmas, dan para Bhabinkamtibmas.

    Dalam sambutannya, AKP Wahyudi menegaskan bahwa keamanan lingkungan tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

    “Kamtibmas bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan mengaktifkan kembali siskamling dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” ujar AKP Wahyudi.

    Selain mengajak warga menghidupkan kembali ronda malam, Kapolsek juga menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap pergaulan anak-anak dan remaja. Menurutnya, keterlibatan keluarga dan lingkungan menjadi faktor penting dalam mencegah aksi tawuran yang kerap melibatkan kelompok remaja.

    Melalui program Jakarta On The Spot, Kapolsek juga membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka, mulai dari masalah keamanan hingga upaya pencegahan kenakalan remaja.

    Menanggapi berbagai masukan yang disampaikan warga, Kapolsek memberikan sejumlah solusi dan langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan bersama antara masyarakat dan kepolisian guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

    Program Jakarta On The Spot mendapat apresiasi dari warga karena dinilai menjadi sarana efektif untuk mempererat komunikasi antara masyarakat dan kepolisian sekaligus menyampaikan aspirasi secara langsung.

    Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, di akhir kegiatan Kapolsek Bekasi Barat juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang hadir. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Bekasi Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Bekasi Barat.

  • Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia, Polsek Jatiasih Ajak Warga Kampung Pamahan Aktif Jaga Kamtibmas

    KOTA BEKASI – Polsek Jatiasih terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia. Kali ini, kegiatan dilaksanakan bersama warga Kampung Pamahan RT 001 RW 008, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (15/6/2026), sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan dipimpin oleh Wakapolsek Jatiasih AKP Darma Hermawan bersama personel Polsek Jatiasih. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Samapta AKP Fair Setiadji, Aiptu Sahudi, Aipda Rano P selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatimekar, serta Bripka Bhatara.

    Dalam kesempatan itu, personel kepolisian berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan aspirasi sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Dialog berlangsung hangat dengan pembahasan seputar keamanan lingkungan dan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas.

    Wakapolsek Jatiasih AKP Darma Hermawan mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan serta memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga ketertiban wilayah.

    Selain itu, petugas juga memberikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada warga, di antaranya meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

    Program Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia merupakan salah satu upaya Polri dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menciptakan sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di tingkat lingkungan.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Jatiasih berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.

    Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat mendapat respons positif dari warga Kampung Pamahan. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai sarana komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Kampung Pamahan, Kelurahan Jatimekar, terpantau aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

  • Kapolres Metro Bekasi Kota Sambangi Komunitas Ojol di Bulan-Bulan, Salurkan Bantuan Sosial dan Serap Aspirasi

    BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H. menyambangi komunitas pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Bulan-Bulan, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (15/6/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres berdialog langsung dengan para pengemudi sekaligus menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada driver ojol dan warga sekitar.

    Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu merupakan bagian dari upaya Polres Metro Bekasi Kota untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi para pekerja transportasi online yang setiap hari beraktivitas di jalan.

    Kapolres hadir didampingi Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom. serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Bekasi Kota. Kehadiran jajaran kepolisian tersebut disambut antusias oleh para pengemudi ojol yang tengah menunggu pesanan di pangkalan kawasan Bulan-Bulan.

    Dalam dialog bersama para driver, Kapolres mendengarkan berbagai masukan dan keluhan terkait situasi keamanan di wilayah Kota Bekasi, khususnya potensi kejahatan jalanan yang kerap menjadi perhatian para pengemudi yang bekerja hingga larut malam.

    Menurut Kapolres, komunitas ojol merupakan mitra strategis kepolisian karena memiliki mobilitas tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di berbagai wilayah. Oleh karena itu, sinergi dan komunikasi yang baik perlu terus dibangun guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    “Kami ingin mendengar langsung aspirasi para pengemudi ojol sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan lingkungan. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian melakukan langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

    Selain berdialog, Kapolres juga menyerahkan puluhan paket bantuan sosial kepada para pengemudi ojol dan warga sekitar. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang berjuang mencari nafkah hingga malam hari.

    Para pengemudi ojol yang hadir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Polres Metro Bekasi Kota. Mereka juga menyambut baik adanya ruang komunikasi langsung dengan kepolisian untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

    Kapolres menegaskan bahwa kegiatan sambang komunitas seperti ini akan terus dilakukan sebagai implementasi Polri Presisi yang hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi warga.

    Melalui sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kota Bekasi.

  • Mahasiswa Akan Gelar Aksi Penyampaian Pendapat di DPR hingga Monas, Polda Metro Jaya Siagakan 6.675 Personel

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 6.675 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat yang akan digelar sejumlah elemen mahasiswa di kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI hingga Gedung BGN RI, Senin (15/6/2026).

    Ribuan personel tersebut terdiri dari 6.165 personel Polri, 500 personel TNI, dan 10 personel Dinas Perhubungan yang akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

    “Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” kata Kombes Budi, Senin (15/6/2026).

    Aksi diperkirakan berlangsung di beberapa lokasi dengan konsentrasi massa terbesar berada di depan Gedung DPR/MPR RI. Selain itu, massa juga direncanakan berkumpul di kawasan Bundaran HI, Silang Monas Selatan, dan Gedung BGN RI.

    Kombes Budi menegaskan seluruh personel yang bertugas telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melakukan pengamanan.

    “Personel yang bertugas mengedepankan tindakan persuasif dan humanis. Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” ujarnya.

    Selain pengamanan, petugas juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terdampak kegiatan. Rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

    Polda Metro Jaya menghimbau peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi, tidak membawa benda-benda berbahaya, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Peserta aksi juga diminta menjaga fasilitas umum, menghormati hak pengguna jalan lainnya, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

    “Kami berharap seluruh peserta aksi dapat menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga suasana Jakarta tetap aman dan kondusif,” kata Kombes Budi.

    Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, Semanggi, dan Gedung BGN RI agar menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

    Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan kamtibmas, dapat segera menghubungi layanan darurat Polri 110 atau melapor kepada petugas terdekat.

  • Polda Metro Jaya Kerahkan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman ke Jakarta

    JAKARTA – Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 585 personel gabungan untuk mengamankan kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, beserta Ibu Negara di Jakarta, Senin (15/6/2026). Pengamanan dilakukan di sejumlah titik strategis dan sepanjang rute perjalanan tamu negara guna memastikan seluruh agenda berjalan aman, tertib, dan lancar.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan ratusan personel telah ditempatkan di lokasi kegiatan dan jalur perlintasan rombongan Presiden Jerman sejak pagi hari.

    “Polda Metro Jaya menurunkan sebanyak 585 personel gabungan dari tingkat Polda dan Polres jajaran guna mengamankan rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman. Kami memastikan seluruh agenda diplomasi internasional ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto dalam keterangannya.

    Pengamanan tersebut melibatkan 490 personel dari Polda Metro Jaya yang terdiri dari unsur Ditlantas, Ditsamapta, dan Ditintelkam, serta diperkuat 95 personel dari Polres jajaran di wilayah yang menjadi lokasi kegiatan.

    Selain pengamanan personel, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga menerapkan pengaturan arus kendaraan secara situasional di sejumlah ruas jalan protokol yang menjadi rute rombongan tamu negara.

    Beberapa ruas jalan yang mendapat perhatian pengamanan antara lain Jalan Halim Perdanakusuma, MT Haryono, Gatot Subroto, Asia Afrika, Jenderal Sudirman, MH Thamrin, Medan Merdeka Barat, Garnisun Dalam, Prof. Dr. Satrio, Medan Merdeka Utara, hingga Jalan Perwira.

    Meski demikian, polisi memastikan tidak ada penutupan jalan secara permanen selama kunjungan berlangsung. Pengalihan arus hanya dilakukan sementara saat rombongan melintas.

    “Penutupan jalan tidak dilakukan secara permanen, melainkan hanya diberlakukan secara sangat terbatas dan situasional saat rombongan tamu kenegaraan melintas. Setelah itu arus lalu lintas akan kembali dibuka secara normal,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan unsur TNI dan Paspampres untuk memastikan pengamanan berjalan profesional, adaptif, dan humanis.

    Masyarakat yang akan melintasi jalur protokol diimbau untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas selama rangkaian kunjungan kenegaraan berlangsung.

    Selain itu, warga yang membutuhkan informasi lalu lintas atau mengalami situasi darurat dapat menghubungi layanan darurat Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam.

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Bekasi Utara Serap Aspirasi Warga Teluk Pucung

    KOTA BEKASI – Polsek Bekasi Utara terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot. Kali ini, kegiatan penyerapan aspirasi warga dilaksanakan di Perumahan Taman Wisma Asri RW 06, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (14/6/2026).

    Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin Bhabinkamtibmas Kelurahan Teluk Pucung AIPTU Sumarwanto bersama Babinsa Kelurahan Teluk Pucung. Program ini bertujuan untuk menyerap berbagai aspirasi, saran, dan masukan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan mereka.

    Dalam dialog bersama warga, petugas menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas, di antaranya pencegahan kejahatan jalanan, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tawuran, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba. Warga juga diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

    AIPTU Sumarwanto menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini, berbagai informasi dan perkembangan yang terjadi di lingkungan warga dapat terserap secara langsung sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan langkah antisipasi aparat keamanan.

    Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat diharapkan semakin kuat guna mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, serta harmonis di wilayah hukum Polsek Bekasi Utara.

  • Jakarta On The Spot, Tiga Pilar Bekasi Selatan Gelar Apel Gabungan Perkuat Pengamanan Akhir Pekan

    KOTA BEKASI – Unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan pengamanan lingkungan menggelar apel gabungan tiga pilar di halaman Mako Polsek Bekasi Selatan, Sabtu malam (13/6/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Jakarta On The Spot ini bertujuan memperkuat sinergi pengamanan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah Bekasi Selatan.

    Apel dipimpin langsung Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Suparmin, SH, MH, didampingi Camat Bekasi Selatan Karya Sukamajaya, S.AP., M.Si., serta Danramil 01/Kranji Mayor Inf Taufik Ismail, SH. Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, aparatur kecamatan, hingga Linmas sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan, khususnya pada malam akhir pekan.

    Dalam arahannya, Kompol Suparmin menegaskan bahwa kondisi kamtibmas yang relatif aman dan kondusif di wilayah Bekasi Selatan merupakan hasil kerja sama seluruh unsur tiga pilar dan dukungan masyarakat. Meski demikian, ia meminta seluruh personel tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat tingginya aktivitas masyarakat pada akhir pekan.

    “Situasi kamtibmas di Bekasi Selatan saat ini relatif aman dan kondusif berkat soliditas tiga pilar serta peran aktif masyarakat. Namun, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan, terutama pada malam akhir pekan yang memiliki dinamika aktivitas lebih tinggi,” ujar Kapolsek.

    Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus menjaga rasa aman warga. Ia berharap koordinasi, respons cepat, dan semangat kebersamaan antar unsur pengamanan dapat terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

    Usai apel, personel gabungan langsung bergerak ke wilayah masing-masing untuk melaksanakan pemantauan dan pengamanan di sejumlah titik aktivitas masyarakat, seperti Alun-Alun Margajaya, Stadion Patriot Candrabhaga, kawasan Lagoon, hingga jalur Car Free Day di Jalan Ahmad Yani. Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan memastikan situasi tetap aman serta terkendali.

  • Bawa Tiga Botol Bersumbu Saat Demo di DPR, Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka

    JAKARTA – Polda Metro Jaya menetapkan seorang pria berinisial ANH (24) sebagai tersangka setelah kedapatan membawa tiga botol berisi cairan berbahaya yang dilengkapi sumbu saat aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif pasca-penangkapan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan ANH diamankan petugas pengamanan sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Gatot Subroto, tepat di depan gerbang utama Gedung DPR RI. Petugas curiga dengan gerak-gerik pelaku sebelum akhirnya melakukan pemeriksaan terhadap tas ransel yang dibawanya.

    Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan tiga botol berisi cairan berbahaya yang telah dipasangi sumbu pada bagian ujungnya. Barang tersebut diduga dirancang sebagai alat pembakar dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, terutama di tengah kerumunan massa aksi.

    Selain menetapkan ANH sebagai tersangka, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga memeriksa seorang pria berinisial R yang diketahui merupakan teman perjalanan tersangka menuju lokasi demonstrasi. Saat ini R masih berstatus saksi dan keterangannya terus didalami untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

    Menurut hasil pemeriksaan awal, ANH mengaku datang ke kawasan DPR setelah melihat ajakan aksi yang beredar di media sosial. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 306 KUHP terkait penyalahgunaan senjata atau bahan berbahaya. Polisi juga masih menyelidiki motif, asal-usul pembuatan botol bersumbu tersebut, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

    Polda Metro Jaya menegaskan tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kepolisian memastikan akan menindak tegas setiap pihak yang membawa benda berbahaya yang berpotensi memicu tindakan anarkis dan mengganggu keamanan selama berlangsungnya aksi unjuk rasa. Selain itu, masyarakat diimbau menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

  • Patroli Brimob Polda Metro Jaya dan Perintis Presisi Cegah Tawuran di Koja, Tiga Pelaku Diamankan

    Jakarta – Tim Patra Ki 4 Yon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Utara mencegah aksi tawuran di Jalan Beting Remaja RW 19, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (13/6/2026) dini hari.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan tiga orang yang diduga hendak melakukan tawuran. Mereka terdiri dari dua anak berhadapan dengan hukum atau ABH, serta satu orang berinisial MY (20).

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, pengamanan tersebut berawal saat Tim Patra bersama Tim Perintis Presisi melaksanakan patroli kewilayahan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pada malam hingga dini hari.

    “Saat melaksanakan patroli, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Tim kemudian segera melakukan pembubaran dan pengamanan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Henik, Sabtu (13/6/2026).

    Dari pengamanan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu senjata tajam jenis celurit dan satu stik golf.

    Berdasarkan pemeriksaan awal, ketiganya diduga telah berkumpul di kawasan Beting Remaja dan berencana melakukan tawuran dengan kelompok dari wilayah Malaka. Namun sebelum aksi tersebut terjadi, petugas berhasil mengamankan ketiganya berikut barang bukti.

    Kombes Henik menjelaskan, patroli malam hingga dini hari terus ditingkatkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran, kejahatan jalanan, dan tindak kriminal lainnya.

    “Patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Setiap potensi gangguan kamtibmas akan kami respons cepat agar tidak berkembang menjadi aksi yang meresahkan masyarakat,” katanya.

    Selanjutnya, dua ABH dan satu tersangka berikut barang bukti diserahkan kepada Polsek Koja Polres Metro Jakarta Utara untuk proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Saat ini, ketiganya telah ditahan di Polsek Koja sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    “Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas putra-putrinya, terutama pada malam hingga dini hari. Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam mencegah remaja maupun pemuda terlibat tawuran,” tutupnya.

  • Patra Brimob Polda Metro Jaya Amankan Tiga Terduga Pelaku Curanmor di Pancoran

    Jakarta – Tim Patra Mako Satbrimob Polda Metro Jaya mengamankan tiga orang yang diduga terkait pencurian kendaraan bermotor atau curanmor saat melaksanakan patroli malam di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2026) dini hari.

    Penindakan tersebut berawal saat personel Tim Patra melaksanakan patroli kewilayahan sekitar pukul 00.20 WIB. Saat melintas di kawasan Pancoran, petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya tiga orang yang dicurigai terkait aksi curanmor.

    Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Patra segera melakukan pengecekan di lokasi. Petugas kemudian menghentikan tiga orang yang dicurigai dan melakukan pemeriksaan awal.

    Dari pemeriksaan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua sepeda motor, dua tas selempang, lima unit handphone, tiga dompet, lima butir pil diduga ekstasi, satu pod merek Foom, dua botol liquid merek Foom, satu cartridge kosong, satu cartridge berisi cairan diduga etomidate, serta satu alat isap yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkotika.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan patroli malam hari terus ditingkatkan sebagai langkah preventif untuk mencegah gangguan kamtibmas, terutama kejahatan jalanan dan curanmor.

    “Kegiatan patroli ini merupakan upaya kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap informasi dari warga langsung ditindaklanjuti oleh personel di lapangan,” ujar Kombes Henik

    Selanjutnya ia menambahkan, tiga orang berikut barang bukti selanjutnya diserahkan ke Polsek Tebet Polres Metro Jakarta Selatan untuk proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada petugas apabila melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungannya,” katanya.