Blog

  • Hujan Tidak Jadi Penghalang, Polri Tetap Hadir Mengawal Aspirasi Masyarakat

    Jakarta – Hujan yang mengguyur kawasan sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, tidak menyurutkan personel kepolisian untuk tetap melaksanakan pelayanan aksi penyampaian pendapat masyarakat, Senin (15/6/2026).

    Personel Polri tetap berada di lokasi untuk memberikan pelayanan, pengawalan, serta memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran petugas di tengah hujan menjadi bentuk komitmen Polri dalam menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sesuai aturan yang berlaku.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pelayanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Menurutnya, Polri hadir bukan untuk menghalangi masyarakat, melainkan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman bagi peserta aksi maupun pengguna jalan lainnya.

    “Meski hujan, personel tetap melaksanakan tugas di lapangan. Polri hadir untuk melayani dan mengawal aspirasi masyarakat agar penyampaian pendapat dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

    Selain memberikan pelayanan di lokasi, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan kegiatan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan dan menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan, terutama saat kondisi jalan licin akibat hujan.

    Polri juga mengimbau peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Masyarakat pengguna jalan diminta menyesuaikan rute perjalanan apabila terjadi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

    “Prinsipnya, kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Namun kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan,” tambahnya.

    Polda Metro Jaya menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam kondisi cuaca hujan sekalipun.

  • Polisi Bagikan Roti dan Air Mineral untuk Massa Aksi Mahasiswa BEM UBK di Silang Selatan

    Jakarta – Polri menunjukkan kepedulian kepada massa aksi mahasiswa dari BEM UBK yang menggelar penyampaian pendapat di kawasan Kolam II Silang Selatan atau depan Menara BSI, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

    Kegiatan kepedulian tersebut dilakukan dengan membagikan snack berupa roti dan air mineral kemasan kepada peserta aksi. Pembagian dilakukan oleh personel Dit Samapta Polda Metro Jaya bersama Polsek Metro Gambir.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan humanis Polri dalam mengawal masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum.

    “Polri hadir tidak hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk adik-adik mahasiswa yang sedang menyampaikan aspirasinya,” ujar Reynold.

    Menurut Reynold, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan pengamanan. Petugas di lapangan diminta tetap mengedepankan sikap persuasif, sabar, dan profesional.

    “Kami mengedepankan pelayanan yang humanis dan persuasif. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” katanya.

    Kegiatan tersebut berlangsung di bawah kendali Kapam Objek Kapolsek Metro Gambir AKBP Agus Ady Wijaya. Snack yang dibagikan kepada massa aksi dipastikan masih layak konsumsi dengan masa kedaluwarsa hingga 4 September 2026.

    Polres Metro Jakarta Pusat juga mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, menjaga keamanan, dan menyampaikan pendapat sesuai aturan yang berlaku.

  • Jakarta On The Spot Jadi Jembatan Kedekatan Polisi dan Warga, Kapolsek Bekasi Selatan Serap Aspirasi Masyarakat

    KOTA BEKASI – Program Jakarta On The Spot kembali menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Melalui kegiatan yang digelar di Jalan Tawes RT 009 RW 012, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (15/6/2026), Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin, S.H., M.H. turun langsung menemui warga untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kehadiran Kapolsek bersama jajaran Polsek Bekasi Selatan disambut hangat oleh warga. Suasana dialog yang berlangsung santai dan penuh keakraban dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai masukan, harapan, serta kondisi keamanan yang berkembang di lingkungan mereka.

    Dalam kesempatan tersebut, Kompol Suparmin menegaskan bahwa keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

    “Melalui program Jakarta On The Spot, kami ingin memastikan Polri selalu hadir di tengah masyarakat. Kami mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Polisi 110 yang dapat dihubungi secara gratis,” ujar Kompol Suparmin.

    Menurutnya, informasi yang cepat dari masyarakat menjadi kunci penting dalam mencegah berbagai tindak kriminalitas, seperti pencurian, tawuran, maupun gangguan keamanan lainnya sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.

    Selain menyerap aspirasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kamtibmas kepada warga agar terus menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian sosial, dan aktif berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, Kapolsek Bekasi Selatan turut menyerahkan bantuan beras kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

    Warga yang hadir menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung jajaran kepolisian di lingkungan mereka. Menurut warga, kegiatan seperti ini menjadi wadah komunikasi yang efektif untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Melalui program Jakarta On The Spot, Polsek Bekasi Selatan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kota Bekasi.

  • Jakarta On The Spot, Kapolsek Bekasi Barat Ajak Warga Aktifkan Siskamling dan Cegah Tawuran Remaja

    KOTA BEKASI – Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH. mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta meningkatkan pengawasan terhadap remaja guna mencegah tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jakarta On The Spot yang digelar di Sekretariat RT 03 RW 03, Jalan Beringin Raya, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Minggu (14/6/2026).

    Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu dihadiri Ketua RT 03, pengurus RW 03, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Turut mendampingi Kapolsek dalam kegiatan tersebut jajaran Polsek Bekasi Barat, di antaranya Kanit Binmas, Kasi Humas, Panit Binmas, dan para Bhabinkamtibmas.

    Dalam sambutannya, AKP Wahyudi menegaskan bahwa keamanan lingkungan tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

    “Kamtibmas bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan mengaktifkan kembali siskamling dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” ujar AKP Wahyudi.

    Selain mengajak warga menghidupkan kembali ronda malam, Kapolsek juga menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap pergaulan anak-anak dan remaja. Menurutnya, keterlibatan keluarga dan lingkungan menjadi faktor penting dalam mencegah aksi tawuran yang kerap melibatkan kelompok remaja.

    Melalui program Jakarta On The Spot, Kapolsek juga membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka, mulai dari masalah keamanan hingga upaya pencegahan kenakalan remaja.

    Menanggapi berbagai masukan yang disampaikan warga, Kapolsek memberikan sejumlah solusi dan langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan bersama antara masyarakat dan kepolisian guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

    Program Jakarta On The Spot mendapat apresiasi dari warga karena dinilai menjadi sarana efektif untuk mempererat komunikasi antara masyarakat dan kepolisian sekaligus menyampaikan aspirasi secara langsung.

    Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, di akhir kegiatan Kapolsek Bekasi Barat juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang hadir. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Bekasi Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Bekasi Barat.

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Bekasi Utara Serap Aspirasi Warga Bersama Forkopimcam

    KOTA BEKASI – Polsek Bekasi Utara terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot. Kegiatan yang dirangkai dengan penyerapan aspirasi masyarakat tersebut dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Bekasi Utara, Senin (15/6/2026), dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat.

    Kegiatan dipimpin oleh Wakapolsek Bekasi Utara AKP Nurhadi Basuki bersama unsur Forkopimcam Bekasi Utara. Forum dialog tersebut menjadi wadah komunikasi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam kesempatan itu, AKP Nurhadi Basuki menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diajak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari berbagai potensi gangguan keamanan, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba.

    Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

    “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di wilayahnya,” ujar AKP Nurhadi Basuki.

    Melalui kegiatan dialogis tersebut, berbagai aspirasi, masukan, dan informasi dari masyarakat dapat terserap secara langsung. Hal ini menjadi bagian penting dalam upaya deteksi dini dan penyelesaian berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah.

    Program Jaga Jakarta On The Spot juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri, Forkopimcam, dan masyarakat sehingga tercipta kolaborasi yang kuat dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

    Warga yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan ruang komunikasi langsung dengan aparat dan pemerintah untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.

    Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara seluruh unsur masyarakat dan aparat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Bekasi Utara tetap aman, tertib, dan kondusif.

  • Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia, Polsek Jatiasih Ajak Warga Kampung Pamahan Aktif Jaga Kamtibmas

    KOTA BEKASI – Polsek Jatiasih terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia. Kali ini, kegiatan dilaksanakan bersama warga Kampung Pamahan RT 001 RW 008, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (15/6/2026), sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan dipimpin oleh Wakapolsek Jatiasih AKP Darma Hermawan bersama personel Polsek Jatiasih. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Samapta AKP Fair Setiadji, Aiptu Sahudi, Aipda Rano P selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatimekar, serta Bripka Bhatara.

    Dalam kesempatan itu, personel kepolisian berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan aspirasi sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Dialog berlangsung hangat dengan pembahasan seputar keamanan lingkungan dan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas.

    Wakapolsek Jatiasih AKP Darma Hermawan mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan serta memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga ketertiban wilayah.

    Selain itu, petugas juga memberikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada warga, di antaranya meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

    Program Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia merupakan salah satu upaya Polri dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menciptakan sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di tingkat lingkungan.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Jatiasih berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.

    Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat mendapat respons positif dari warga Kampung Pamahan. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai sarana komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Kampung Pamahan, Kelurahan Jatimekar, terpantau aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Bekasi Barat Gelar Razia dan Patroli Cegah Tawuran serta Kejahatan Jalanan

    KOTA BEKASI – Untuk mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, tawuran remaja, dan gangguan keamanan lainnya, Polsek Bekasi Barat menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot melalui razia stasioner dan patroli mobile pada Minggu (14/6/2026) dini hari. Kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah titik rawan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) IPTU Samsul Ma’arif dan diawali dengan apel serta arahan kepada seluruh personel di halaman Mapolsek Bekasi Barat tepat pukul 00.00 WIB. Dalam arahannya, personel diminta meningkatkan kewaspadaan serta mengedepankan pendekatan humanis saat bertugas di lapangan.

    Usai apel, petugas langsung bergerak melaksanakan patroli mobile dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas maupun menjadi titik berkumpulnya warga pada malam hingga dini hari. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain kawasan Pertokoan Kota Bintang, Jalan Raya Bintara, dan Pasar Pagi Bintara.

    Selain patroli mobile, personel juga menggelar razia stasioner di Jalan I Gusti Ngurah Rai dan kawasan bawah Fly Over Kranji. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kendaraan dan pengendara secara selektif guna mengantisipasi peredaran senjata tajam, minuman keras, maupun barang berbahaya lainnya yang berpotensi digunakan untuk melakukan tindak kriminal atau aksi tawuran.

    IPTU Samsul Ma’arif mengatakan, kegiatan patroli dan razia stasioner merupakan langkah preventif yang terus dilakukan jajaran Polsek Bekasi Barat untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

    Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah terhadap pelaku kejahatan sekaligus menekan potensi kenakalan remaja yang dapat mengganggu ketertiban umum.

    Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Bekasi Barat juga berupaya memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat serta memberikan jaminan keamanan bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.

    Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Bekasi Barat terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

  • Kapolres Metro Bekasi Kota Sambangi Komunitas Ojol di Bulan-Bulan, Salurkan Bantuan Sosial dan Serap Aspirasi

    BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H. menyambangi komunitas pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Bulan-Bulan, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (15/6/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres berdialog langsung dengan para pengemudi sekaligus menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada driver ojol dan warga sekitar.

    Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu merupakan bagian dari upaya Polres Metro Bekasi Kota untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi para pekerja transportasi online yang setiap hari beraktivitas di jalan.

    Kapolres hadir didampingi Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom. serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Bekasi Kota. Kehadiran jajaran kepolisian tersebut disambut antusias oleh para pengemudi ojol yang tengah menunggu pesanan di pangkalan kawasan Bulan-Bulan.

    Dalam dialog bersama para driver, Kapolres mendengarkan berbagai masukan dan keluhan terkait situasi keamanan di wilayah Kota Bekasi, khususnya potensi kejahatan jalanan yang kerap menjadi perhatian para pengemudi yang bekerja hingga larut malam.

    Menurut Kapolres, komunitas ojol merupakan mitra strategis kepolisian karena memiliki mobilitas tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di berbagai wilayah. Oleh karena itu, sinergi dan komunikasi yang baik perlu terus dibangun guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    “Kami ingin mendengar langsung aspirasi para pengemudi ojol sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan lingkungan. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian melakukan langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

    Selain berdialog, Kapolres juga menyerahkan puluhan paket bantuan sosial kepada para pengemudi ojol dan warga sekitar. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang berjuang mencari nafkah hingga malam hari.

    Para pengemudi ojol yang hadir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Polres Metro Bekasi Kota. Mereka juga menyambut baik adanya ruang komunikasi langsung dengan kepolisian untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

    Kapolres menegaskan bahwa kegiatan sambang komunitas seperti ini akan terus dilakukan sebagai implementasi Polri Presisi yang hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi warga.

    Melalui sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kota Bekasi.

  • Jaga Bekasi On The Spot, Tim Perintis Presisi Sambangi SPBU Antisipasi Premanisme dan Kejahatan Jalanan

    BEKASI – Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Bekasi Kota kembali melaksanakan program Jaga Bekasi On The Spot dengan menyambangi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengantisipasi aksi premanisme dan kejahatan jalanan. Kegiatan patroli dialogis tersebut berlangsung di SPBU Pangeran Jayakarta dan SPBU Alexindo, Kota Bekasi, Kamis (11/6/2026) mulai pukul 16.00 WIB.

    Patroli yang dipimpin Katim Presisi 1 Ipda Dwi Susanto bersama sembilan personel Sat Samapta itu dilakukan sebagai langkah preventif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada jam-jam sibuk menjelang pulang kerja.

    Kehadiran personel berseragam di area SPBU mendapat respons positif dari masyarakat dan pengguna jalan yang sedang mengisi bahan bakar. Selain memberikan rasa aman, petugas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi langsung dengan warga serta pengelola SPBU.

    Dalam kegiatan itu, personel Tim Perintis Presisi menyisir area sekitar SPBU sekaligus berdialog dengan operator SPBU, petugas keamanan, dan masyarakat guna menyerap informasi terkait potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

    Dari hasil dialog, petugas memperoleh berbagai informasi mengenai potensi kerawanan yang perlu diwaspadai, seperti aksi premanisme, peredaran uang palsu, hingga tindak pidana 3C (pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor) yang kerap menyasar masyarakat di ruang publik.

    Ipda Dwi Susanto mengatakan patroli dialogis menjadi salah satu strategi kepolisian untuk mendeteksi dini berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas,” ujarnya.

    Selain menyerap aspirasi warga, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada pengelola SPBU dan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap berbagai modus kejahatan yang dapat terjadi di area publik.

    Warga juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 atau menghubungi petugas kepolisian terdekat apabila membutuhkan bantuan maupun menemukan adanya gangguan keamanan.

    Secara terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa program Jaga Bekasi On The Spot merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

    Menurutnya, patroli yang menyasar objek vital dan pusat aktivitas masyarakat mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta meningkatkan rasa aman di lingkungan sekitar.

    Hingga kegiatan berakhir, situasi di SPBU Pangeran Jayakarta dan SPBU Alexindo terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol selama pelaksanaan patroli berlangsung.

  • Mahasiswa Akan Gelar Aksi Penyampaian Pendapat di DPR hingga Monas, Polda Metro Jaya Siagakan 6.675 Personel

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 6.675 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat yang akan digelar sejumlah elemen mahasiswa di kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI hingga Gedung BGN RI, Senin (15/6/2026).

    Ribuan personel tersebut terdiri dari 6.165 personel Polri, 500 personel TNI, dan 10 personel Dinas Perhubungan yang akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

    “Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” kata Kombes Budi, Senin (15/6/2026).

    Aksi diperkirakan berlangsung di beberapa lokasi dengan konsentrasi massa terbesar berada di depan Gedung DPR/MPR RI. Selain itu, massa juga direncanakan berkumpul di kawasan Bundaran HI, Silang Monas Selatan, dan Gedung BGN RI.

    Kombes Budi menegaskan seluruh personel yang bertugas telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melakukan pengamanan.

    “Personel yang bertugas mengedepankan tindakan persuasif dan humanis. Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” ujarnya.

    Selain pengamanan, petugas juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terdampak kegiatan. Rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

    Polda Metro Jaya menghimbau peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi, tidak membawa benda-benda berbahaya, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Peserta aksi juga diminta menjaga fasilitas umum, menghormati hak pengguna jalan lainnya, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

    “Kami berharap seluruh peserta aksi dapat menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga suasana Jakarta tetap aman dan kondusif,” kata Kombes Budi.

    Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, Semanggi, dan Gedung BGN RI agar menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

    Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan kamtibmas, dapat segera menghubungi layanan darurat Polri 110 atau melapor kepada petugas terdekat.