Category: Nasional

  • Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf Terima Penghargaan Nugraha Sakanti pada HUT Bhayangkara ke-80

     

    JAKARTA – Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menerima penghargaan Nugraha Sakanti dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Mabes Polri.

     

    Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan tertinggi dari negara yang diberikan kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang dinilai memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

     

    Penghargaan tersebut diterima Kapolda Lampung sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan dedikasi Polda Lampung dalam menjalankan tugas kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

     

    Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan penghargaan yang diterima Kapolda Lampung menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran Polda Lampung sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.

     

    “Penghargaan Nugraha Sakanti yang diterima Bapak Kapolda merupakan kehormatan bagi seluruh keluarga besar Polda Lampung. Ini menjadi bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan sinergi seluruh personel mendapat apresiasi di tingkat nasional,” ujar Yuni, Rabu (1/7/2026).

     

    Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga amanah agar seluruh personel terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

     

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

     

    Yuni menambahkan, di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Helfi Assegaf, Polda Lampung berkomitmen terus memperkuat pelayanan publik, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

     

    “Bapak Kapolda selalu menekankan bahwa setiap keberhasilan merupakan hasil kerja bersama seluruh personel. Karena itu, penghargaan ini akan menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

     

    Sebagai informasi, Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan yang diberikan negara kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian.

     

    Penghargaan tersebut menjadi simbol kehormatan, dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa batas dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

  • Momen Ojol Beri Bunga ke Polisi Saat Hari Bhayangkara ke-80

    Sejumlah pengemudi ojek online memberikan bunga kepada anggota kepolisian di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Momen itu dilakukan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

     

    Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (1/7/2026),Para pengemudi ojol menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara sekaligus apresiasi kepada Polri.

     

    Dalam kesempatan itu, perwakilan ojol juga menyampaikan harapan agar sinergi dengan kepolisian di jalan terus diperkuat. Mereka berharap polisi tetap membantu para pengemudi, terutama saat menghadapi situasi darurat maupun gangguan keamanan.

     

    Iptu Rivan menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan para pengemudi ojol. Ia mengatakan, komunikasi antara polisi dan masyarakat di lapangan harus terus dijaga.

     

    “Kami berterima kasih kepada rekan-rekan ojek online. Kita tetap menjaga hubungan baik dan komunikasi. Kalau ada kejadian atau membutuhkan bantuan, silakan sampaikan kepada petugas di lapangan,” ujar Iptu Rivan.

     

    Para pengemudi ojol juga berharap pengamanan pada malam hari dapat ditingkatkan. Mereka menyebut banyak pengemudi yang bekerja hingga larut malam sehingga membutuhkan rasa aman saat beraktivitas.

     

    Menanggapi hal itu, Iptu Rivan mengatakan pihak kepolisian akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat. Ia juga mengajak para pengemudi ojol untuk aktif melapor apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan.

     

    “Kami akan terus berupaya meningkatkan pengamanan. Namun, kami juga membutuhkan dukungan masyarakat. Kalau ada kejadian, segera laporkan agar bisa cepat ditindaklanjuti,” katanya.

     

    Iptu Rivan juga mengimbau para pengemudi ojol agar tetap berhati-hati saat bekerja di jalan dan ikut menjaga situasi Jakarta tetap aman serta kondusif.

     

    “Tetap berhati-hati di jalan dan terus jaga komunikasi dengan kami. Mari bersama-sama menjaga Jakarta agar aman, tertib, dan nyaman,” ucapnya.

     

    Kegiatan berlangsung hangat. Para pengemudi ojol turut mendoakan Polri agar terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

  • Andika Perkasa Apresiasi Meningkatnya Kepercayaan Publik terhadap Polri, Nilai Hasil Kerja Nyata Kapolri dan Jajaran

     

    JAKARTA – Jenderal TNI (Purn.) Andika Perkasa mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan publik, citra positif, serta kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kepemimpinan Kapolri yang didukung kerja keras seluruh jajaran dalam melakukan berbagai pembenahan di tubuh Polri.

     

    Andika menilai peningkatan kepercayaan masyarakat memiliki makna penting karena diperoleh melalui survei yang menggunakan metodologi ilmiah dengan responden yang dipilih secara acak. Ia juga menyebut Litbang Kompas sebagai lembaga survei yang memiliki kredibilitas tinggi sehingga hasilnya layak dijadikan gambaran objektif mengenai persepsi masyarakat terhadap Polri.

     

    “Yang jelas Bapak Kapolri menunjukkan leadership yang sangat luar biasa. Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat. Ini bukan sesuatu yang mudah karena diperoleh dari suara masyarakat melalui metode survei yang kredibel,” ujarnya.

     

    Tak hanya kepercayaan publik, Andika juga menyoroti peningkatan signifikan pada citra positif Polri. Ia mengingatkan bahwa pada September tahun lalu citra institusi kepolisian sempat berada di titik terendah dalam sebelas tahun terakhir. Namun, melalui berbagai langkah pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, citra tersebut kini kembali meningkat hingga mendekati capaian tertinggi yang pernah diraih pada 2021.

     

    “Ini menunjukkan begitu banyak yang dilakukan oleh Kapolri bersama seluruh pimpinan dan jajaran. Mereka bekerja lebih keras, mampu menahan diri, melakukan pembenahan secara konsisten sehingga citra Polri kembali meningkat secara sangat tajam. Ini merupakan capaian yang luar biasa,” kata Andika.

     

    Selain itu, ia turut memberikan apresiasi atas meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian serta membaiknya skor profesionalisme Polri pada seluruh indikator yang diukur dalam survei tersebut.

     

    Menurut Andika, salah satu temuan yang paling menarik adalah sekitar 80 persen responden menyatakan fasilitas pelayanan publik di lingkungan kepolisian, mulai dari tingkat Polsek hingga Mabes Polri, kini semakin nyaman.

     

    Pengalaman pribadinya saat mengunjungi sejumlah satuan kepolisian di Jawa Timur juga menjadi bukti atas hasil survei tersebut. Ia mengaku menyaksikan secara langsung komitmen para pimpinan wilayah, mulai dari Kapolda hingga Kapolres, dalam mendorong peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kepada masyarakat.

     

    “Saya melihat sendiri bagaimana pimpinan di daerah terus mendorong perbaikan fasilitas pelayanan masyarakat. Kekompakan antara pimpinan dan anggota dalam meningkatkan kualitas pelayanan ini merupakan sebuah prestasi yang tidak mudah dicapai,” ungkapnya.

     

    Di akhir keterangannya, Andika berharap seluruh personel Polri dapat terus menjaga bahkan meningkatkan profesionalisme serta kepercayaan masyarakat yang telah berhasil dibangun.

     

    Sebagai mantan pimpinan institusi pemerintah sekaligus bagian dari keluarga besar Polri, ia optimistis Korps Bhayangkara akan terus berkembang menjadi institusi yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

     

    “Polri adalah aparat penegak hukum yang akan terus memegang peranan penting. Saya percaya Polri ke depan akan semakin baik. Karena itu, jagalah kepercayaan masyarakat yang telah dibangun dengan berbagai pengorbanan dan kerja keras seluruh anggota. Jika semangat seperti ini terus dipertahankan, saya yakin Polri akan semakin hebat,” pungkasnya.

  • Baksos hingga Lomba Anak, Polda Metro Jaya Rayakan Hari Bhayangkara Bersama Masyarakat

     

    Jakarta – Polda Metro Jaya bersama polres dan polsek jajaran menggelar syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 bersama masyarakat di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya, Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan bakti sosial, pembagian sembako, bantuan kursi roda, santunan anak yatim, perlombaan anak-anak, hingga pasar UMKM.

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

     

    “Polda Metro Jaya bersama jajaran menggelar syukuran Hari Bhayangkara ke-80 bersama masyarakat di berbagai wilayah. Kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan kedekatan Polri dengan warga,” ujarnya.

     

    Kombes Budi menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya digelar di wilayah perkotaan, tetapi juga menyasar wilayah pesisir, terluar, hingga kepulauan, seperti Tambun Selatan, Muara Gembong, Pakuhaji, Sepatan, Pagedangan, dan Kepulauan Seribu.

     

    “Polri harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, termasuk warga di wilayah pesisir, kepulauan, maupun wilayah terluar. Semangat Hari Bhayangkara ini kami bawa sampai ke tengah masyarakat,” ujarnya.

     

    Salah satu momen haru berlangsung di Kampung Buwek, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Di lokasi tersebut, Polda Metro Jaya menggelar tasyakuran bersama masyarakat sekaligus menyalurkan 300 paket sembako dan bantuan kursi roda bagi warga yang membutuhkan.

     

    Di Muara Gembong, jajaran Polsek setempat menyalurkan 200 paket sembako kepada masyarakat pesisir. Sementara di Kepulauan Seribu, kegiatan digelar bersama warga pulau dan nelayan melalui pembagian sembako, lomba rakyat, serta hiburan masyarakat.

     

    Selain bakti sosial, sejumlah polsek juga menggelar perlombaan anak-anak seperti mewarnai, balap karung, balap kelereng, dan permainan tradisional lainnya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan percaya diri generasi muda.

     

    “Perlombaan anak-anak ini menjadi sarana menanamkan nilai positif sejak dini, mulai dari sportivitas, keberanian, hingga semangat kebersamaan,” tuturnya.

     

    Di beberapa lokasi, kegiatan juga menghadirkan pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan Polri terhadap ekonomi masyarakat lokal.

     

    “Pasar UMKM menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus menggerakkan ekonomi warga,” ucapnya.

     

    Kombes Budi menambahkan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat membutuhkan kerja sama seluruh pihak.

     

    “Kamtibmas yang aman dan kondusif hanya bisa terwujud jika Polri dan masyarakat berjalan bersama. Dengan semangat Polri untuk Masyarakat, Polda Metro Jaya akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik dan menjadi bagian dari solusi bagi warga,” tutupnya.

  • Pangdam Jaya Sambangi Polda Metro Jaya, Beri Ucapan Hari Bhayangkara ke-80

     

    Jakarta – Bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-80, Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi bersama jajaran menyambangi Mapolda Metro Jaya, Rabu (1/7/2026).

     

    Kedatangan Pangdam Jaya beserta jajaran disambut langsung Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, serta pejabat utama Polda Metro Jaya di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud soliditas dan sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan Ibu Kota.

     

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pangdam Jaya beserta jajaran yang turut hadir merayakan Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Metro Jaya.

     

    “Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Pangdam Jaya beserta jajaran yang sudah ikut merayakan Hari Bhayangkara ke-80. Kehadiran Pangdam Jaya dan jajaran tentu menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Komjen Asep.

     

    Komjen Asep mengatakan, hubungan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya selama ini terjalin sangat erat. Menurutnya, kedua institusi telah menjadi satu keluarga besar yang saling mendukung, saling melengkapi, dan saling menguatkan dalam pelaksanaan tugas, khususnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Ibu Kota.

     

    “Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya adalah satu keluarga yang saling mendukung dan saling menguatkan. Dalam menjaga Ibu Kota, kami sangat bangga dengan suasana kekeluargaan ini,” katanya.

     

    Komjen Asep menegaskan, tantangan tugas ke depan semakin kompleks. Namun, tugas tersebut akan terasa lebih ringan apabila TNI dan Polri terus berjalan bersama dalam semangat sinergi dan kebersamaan.

     

    “Tugas ke depan semakin berat, tetapi kami merasakan lebih ringan karena selalu ada Pangdam Jaya dan jajaran yang mendampingi kami. Ini menjadi semangat bagi jajaran Polda Metro Jaya untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

     

    Sementara itu, Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polda Metro Jaya.

     

    “Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada Polri, khususnya jajaran Polda Metro Jaya beserta seluruh pejabat utama dan anggota,” ujar Letjen Deddy.

     

    Letjen Deddy menuturkan, sinergitas TNI-Polri menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Menurutnya, tugas menjaga keamanan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama dan dukungan seluruh pihak.

     

    “Sesuai pesan Bapak Presiden, kita tidak bisa bekerja sendiri. Dari awal komitmen kami jelas, tugas ini harus dilaksanakan bersama melalui sinergi dan kerja sama yang kuat,” katanya.

     

    Letjen Deddy juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Metro Jaya dan Wakapolda Metro Jaya yang selama ini selalu mendukung tugas-tugas Kodam Jaya di wilayah Jakarta.

     

    “Alhamdulillah, kami mendapatkan dukungan dan kerja sama yang sangat baik dari Kapolda Metro Jaya beserta Wakapolda Metro Jaya dalam pelaksanaan tugas-tugas kami. Insyaallah ke depan sinergi ini terus terjaga sehingga tugas di wilayah Jakarta dapat kita laksanakan dengan aman dan lancar,” pungkasnya.

  • Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Judi Online 1XBET, Empat Tersangka Diamankan

     

    Jakarta – Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Siber mengungkap kasus tindak pidana perjudian online melalui situs 1XBET. Sebanyak empat orang tersangka ditangkap dalam kasus tersebut.

     

    Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari patroli siber yang dilakukan Tim Siber Subdit IV Ditressiber Polda Metro Jaya pada 23 Mei 2026.

     

    “Dari patroli tersebut, petugas menemukan informasi terkait situs 1XBET dan website lain yang memuat konten perjudian. Perkara ini menjadi perhatian karena perjudian online merupakan permasalahan yang tidak hanya menyerang pribadi, namun juga merambah kepada aspek-aspek sekitar,” kata Kasubbidpenmas di Polda Metro Jaya, Selasa (30/6/2026).

     

    Kasubbidpenmas menjelaskan, setelah dilakukan penyelidikan, tim Direktorat Reserse Siber kemudian melakukan upaya paksa berupa penangkapan. Polisi mengamankan empat tersangka dengan berbagai peran, serta menyita sejumlah barang bukti berupa gawai, laptop, rekening, dan sarana lain yang digunakan untuk mendukung operasional perjudian online tersebut.

     

    Sementara itu, Kasubdit IV Ditressiber Polda Metro Jaya AKBP Grawas Sugiharto mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil patroli siber terhadap website perjudian 1XBET. Dari pendalaman tersebut, polisi menemukan adanya sindikat judi online jaringan internasional dan melakukan penindakan pada 9 Juni 2026.

     

    “Kami melakukan patroli siber terhadap sebuah website perjudian bernama 1XBET. Dari website perjudian ini, kami mengungkap adanya sindikat jaringan judi internasional,” kata AKBP Grawas.

     

    AKBP Grawas menjelaskan, jaringan tersebut terbagi dalam tiga kluster, yakni kluster pengepul rekening di Cianjur, Jawa Barat, kluster operator dan admin website di Banjarmasin, serta kluster pengendali yang berada di luar negeri.

     

    “Secara garis besar terdapat tiga kluster. Yang pertama kluster pengepul rekening di Cianjur, yang kedua kluster operator dan admin website di Banjarmasin, dan yang ketiga kluster pengendali yang berada di luar negeri,” ungkapnya.

     

    Dari kluster Banjarmasin, polisi menangkap tiga tersangka berinisial SGR, AC, dan WS. Ketiganya berperan sebagai koordinator admin yang menerima perintah dari DPO berinisial WN yang berada di luar negeri, serta membukukan transaksi aliran dana perjudian 1XBET melalui aplikasi percakapan.

     

    Sementara dari kluster Cianjur, polisi menangkap tersangka APS yang berperan mencari orang untuk digunakan identitasnya sebagai nomine atau layering rekening deposit dan rekening withdraw judi online.

     

    “Dari kluster Cianjur, tersangka APS bekerja sebagai koordinator dan mencari orang yang bersedia digunakan namanya sebagai nomine atau layering untuk menjadi rekening deposit dan rekening withdraw dari perjudian online,” jelas AKBP Grawas.

     

    Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan laptop, handphone, serta 23 rekening yang terinstal pada gadget pelaku. Selain itu, sebanyak 75 rekening terkait judi online telah diblokir dengan total saldo Rp119 juta.

     

    “Total rekening yang telah kami blokir sebanyak 75 rekening yang terkait dengan perjudian online, baik menerima secara langsung maupun sebagai layering, dengan saldo sebesar Rp119 juta,” pungkasnya.

  • Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Judi Online 1XBET, Empat Tersangka Diamankan

     

    Jakarta – Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Siber mengungkap kasus tindak pidana perjudian online melalui situs 1XBET. Sebanyak empat orang tersangka ditangkap dalam kasus tersebut.

     

    Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari patroli siber yang dilakukan Tim Siber Subdit IV Ditressiber Polda Metro Jaya pada 23 Mei 2026.

     

    “Dari patroli tersebut, petugas menemukan informasi terkait situs 1XBET dan website lain yang memuat konten perjudian. Perkara ini menjadi perhatian karena perjudian online merupakan permasalahan yang tidak hanya menyerang pribadi, namun juga merambah kepada aspek-aspek sekitar,” kata Kasubbidpenmas di Polda Metro Jaya, Selasa (30/6/2026).

     

    Kasubbidpenmas menjelaskan, setelah dilakukan penyelidikan, tim Direktorat Reserse Siber kemudian melakukan upaya paksa berupa penangkapan. Polisi mengamankan empat tersangka dengan berbagai peran, serta menyita sejumlah barang bukti berupa gawai, laptop, rekening, dan sarana lain yang digunakan untuk mendukung operasional perjudian online tersebut.

     

    Sementara itu, Kasubdit IV Ditressiber Polda Metro Jaya AKBP Grawas Sugiharto mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil patroli siber terhadap website perjudian 1XBET. Dari pendalaman tersebut, polisi menemukan adanya sindikat judi online jaringan internasional dan melakukan penindakan pada 9 Juni 2026.

     

    “Kami melakukan patroli siber terhadap sebuah website perjudian bernama 1XBET. Dari website perjudian ini, kami mengungkap adanya sindikat jaringan judi internasional,” kata AKBP Grawas.

     

    AKBP Grawas menjelaskan, jaringan tersebut terbagi dalam tiga kluster, yakni kluster pengepul rekening di Cianjur, Jawa Barat, kluster operator dan admin website di Banjarmasin, serta kluster pengendali yang berada di luar negeri.

     

    “Secara garis besar terdapat tiga kluster. Yang pertama kluster pengepul rekening di Cianjur, yang kedua kluster operator dan admin website di Banjarmasin, dan yang ketiga kluster pengendali yang berada di luar negeri,” ungkapnya.

     

    Dari kluster Banjarmasin, polisi menangkap tiga tersangka berinisial SGR, AC, dan WS. Ketiganya berperan sebagai koordinator admin yang menerima perintah dari DPO berinisial WN yang berada di luar negeri, serta membukukan transaksi aliran dana perjudian 1XBET melalui aplikasi percakapan.

     

    Sementara dari kluster Cianjur, polisi menangkap tersangka APS yang berperan mencari orang untuk digunakan identitasnya sebagai nomine atau layering rekening deposit dan rekening withdraw judi online.

     

    “Dari kluster Cianjur, tersangka APS bekerja sebagai koordinator dan mencari orang yang bersedia digunakan namanya sebagai nomine atau layering untuk menjadi rekening deposit dan rekening withdraw dari perjudian online,” jelas AKBP Grawas.

     

    Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan laptop, handphone, serta 23 rekening yang terinstal pada gadget pelaku. Selain itu, sebanyak 75 rekening terkait judi online telah diblokir dengan total saldo Rp119 juta.

     

    “Total rekening yang telah kami blokir sebanyak 75 rekening yang terkait dengan perjudian online, baik menerima secara langsung maupun sebagai layering, dengan saldo sebesar Rp119 juta,” pungkasnya.

  • Polda Metro Jaya Ungkap 2.216 Kasus Curat Curas dan Curanmor, Sebanyak 2.054 Tersangka Diamankan*

     

    Jakarta – Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres jajaran mengungkap 2.216 kasus tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor selama periode Januari hingga Juni 2026.

     

    Hal itu disampaikan dalam konferensi pers pengungkapan kasus 3C yang digelar di Aula Satya Haprabu Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (30/6/2026).

     

    Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, konferensi pers tersebut merupakan bentuk akuntabilitas Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam melaksanakan tugas penegakan hukum, khususnya terhadap kejahatan jalanan.

     

    “Kegiatan hari ini merupakan bentuk akuntabilitas jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam melaksanakan penegakan hukum, khususnya pada kasus-kasus kejahatan jalanan, curat, curas, dan curanmor yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan jajaran,” ujar Kompol Andaru.

     

    Kompol Andaru menjelaskan, penegakan hukum merupakan bagian dari rangkaian upaya kepolisian yang dilakukan secara berkesinambungan. Upaya tersebut diawali dengan langkah preemtif melalui sambang kamtibmas, kegiatan preventif melalui patroli, hingga tindakan represif berupa penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan.

     

    Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Danang Setiyo menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun selama periode Januari hingga Juni 2026, tercatat 5.436 laporan polisi terkait tindak pidana 3C di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

     

    Dari jumlah tersebut, polisi berhasil mengungkap 2.216 kasus dan mengamankan 2.054 tersangka. Para tersangka telah dilakukan proses hukum, sebagian di antaranya telah ditahan dan sebagian lainnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

     

    AKBP Danang menjelaskan, dari total laporan yang diterima, kasus 3C terdiri atas pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor. Berdasarkan evaluasi, tindak pidana tersebut banyak terjadi pada malam hingga dini hari, terutama pada rentang pukul 22.00 WIB sampai 05.00 WIB.

     

    “Pada jam-jam tersebut aktivitas masyarakat mulai berkurang dan pengawasan lingkungan cenderung menurun. Karena itu, jajaran Polda Metro Jaya bersama stakeholder terkait mengintensifkan patroli pada jam-jam rawan,” ujar AKBP Danang.

     

    Dalam pengungkapan tersebut, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya uang tunai Rp2.076.000.000, 14 pucuk senjata api, 41 senjata tajam, 1.825 unit sepeda motor, 22 unit mobil, 296 telepon genggam, 10 laptop, 95 butir peluru, 110 kunci letter T atau letter Y, 145 tabung gas LPG, 4 unit softgun, serta emas seberat 866,98 gram.

     

    AKBP Danang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam rawan dan di lokasi sepi. Masyarakat juga diminta memarkir kendaraan di tempat aman, menggunakan kunci ganda, tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, serta memastikan rumah terkunci dengan baik saat ditinggalkan.

     

    Ia juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali kepedulian lingkungan melalui ronda malam, siskamling, dan saling berbagi informasi antarwarga. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau tindak pidana, masyarakat diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan 110.

     

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

     

    Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat agar tidak main hakim sendiri apabila mengamankan pelaku tindak pidana. Seluruh proses penegakan hukum diminta diserahkan kepada kepolisian agar berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

  • Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama

     

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan doa bersama lintas agama di Auditorium Mutiara, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026). Hal ini dilakukan untuk semakin mempererat silaturahmi dan sinergisitas antara Polri dengan seluruh lapisan elemen masyarakat.

     

    Kegiatan tersebut merupakan rangkaian untuk menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati tanggal 1 Juli 2026. Pada tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema ‘Polri Untuk Masyarakat’.

     

    Doa bersama ini juga diikuti oleh seluruh Polda jajaran. Seluruh lintas tokoh agama hadir dalam kegiatan tersebut.

     

    Kapolri sendiri mengikuti seluruh rangkaian kegiatan keagamaan tersebut. Kemudian, Kapolri juga memberikan santunan secara simbolis kepada perwakilan anak yatim-piatu.

     

    Sementara itu, Karo Dalpers SSDM Polri Brigjen Erthel Stephan mengungkapkan bahwa, kegiatan ini juga sekaligus menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat demi kebaikan Polri ke depannya.

     

    “Yang mana dengan doa bersama ini kita berharap semoga Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa memberi rahmat dan rida-nya, sehingga apa yang diinginkan oleh masyarakat Indonesia dan Polri yang dicintai masyarakat itu mendapatkan rida dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” kata Erthel.

     

    Menurutnya, doa bersama lintas agama ini merupakan momen penting untuk terus mewujudkan institusi Polri, seperti yang diharapkan oleh masyarakat.

     

    “Dan di sini dari enam agama itu kita sama-sama semua meminta dari pemuka agamanya untuk menyampaikan doa dari masing-masing agama sehingga Polri itu bukan hanya satu kelompok saja tapi merupakan bagian dan perlu didukung oleh semua komponen masyarakat,” tutup Erthel.

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polri Bedah 80 Rumah Layak Huni, Bapak Usin (85) Kini Miliki Rumah Baru Berpanel Surya

     

    Bogor, 30 Juni 2026 – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polri melaksanakan program bedah rumah di 80 titik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia sebagai wujud nyata kepedulian kepada masyarakat. Salah satu rumah yang diresmikan pada Selasa (30/6) pukul 11.00 WIB berada di Kampung Sentul RT 003/RW 008, Kelurahan Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, milik Bapak Usin (85).

     

    Di usia senjanya, Bapak Usin akhirnya dapat menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman. Rumah tersebut dibangun dengan konsep sederhana namun fungsional, terdiri atas ruang tamu, kamar tidur, dapur, dan kamar mandi. Sebagai nilai tambah, rumah ini dilengkapi panel surya sebagai sumber energi listrik yang ramah lingkungan, hemat energi, serta mudah dalam perawatannya.

     

    Peresmian rumah dilakukan oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., didampingi Dankorbrimob Polri, Kadivhubinter Polri, Aslog Kapolri, dan Karofaskon Slog Polri. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Setelah menyerahkan kunci rumah dan menggunting pita peresmian, Wakapolri menyempatkan berbincang dengan Bapak Usin dan warga sekitar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat.

     

    Wakapolri mengatakan program bedah rumah merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus wujud pengabdian yang ingin terus dirasakan manfaatnya.

     

    “Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Polri melaksanakan program bedah rumah secara serentak di 80 titik di seluruh Indonesia. Seluruh penerima manfaat telah melalui proses asesmen sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni. Kami juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar Polri senantiasa mampu menjaga keamanan, memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, serta terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.”

     

    Ketua RT 003/RW 008 Cikeas Udik, Bapak Slamet, mewakili warga menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada salah satu warganya.

     

    “Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Bapak Wakapolri dan semua dari Polri yang sudah membantu Pak Usin. Beliau sudah 85 tahun dan memang rumahnya sangat membutuhkan perbaikan. Sekarang beliau sudah punya rumah yang layak dan nyaman. Kami sebagai warga ikut senang melihatnya. Mudah-mudahan Polri selalu diberi kesehatan, lancar menjalankan tugas, dan terus peduli dengan masyarakat kecil seperti kami.”

     

    Program bedah rumah di 80 titik menjadi salah satu rangkaian bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui program ini, Polri tidak hanya menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menghadirkan harapan, kepedulian, dan semangat gotong royong sebagai bagian dari pengabdian Polri untuk masyarakat.