Kategori: Berita

  • Kunjungi Dankorps Brimob Polri, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Perkuat Soliditas TNI-Polri

    DEPOK – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., bersama Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Korps Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok, Kamis (6/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat soliditas dan sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan Jakarta sebagai ibu kota negara sekaligus mendukung berbagai agenda strategis nasional.

     

    Rombongan disambut langsung oleh Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat didampingi Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat PPJ, S.I.K., serta Danpas Gegana Korbrimob Polri Brigjen Pol. Mulyadi, S.I.K., M.H. Turut mendampingi Kapolda dan Pangdam, Asrendam Jaya Brigjen TNI Chandra Ariyadi P., S.I.P., M.Tr.(Han), Asintel Kasdam Jaya Brigjen TNI Sri Marantika Beruh, S.Sos., M.I.Pol., Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., serta Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban dengan membahas penguatan sinergi antarsatuan, peningkatan koordinasi, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai dinamika kamtibmas di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

     

    Mengawali pertemuan, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan kesiapan Korps Brimob Polri untuk terus mendukung Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya dalam menjaga keamanan ibu kota melalui kolaborasi yang erat dan kesiapsiagaan personel.

     

    “Korps Brimob Polri siap bersinergi dan mendukung setiap langkah Polda Metro Jaya maupun Kodam Jaya dalam menjaga keamanan Jakarta. Dengan kemampuan dan kesiapan yang kami miliki, Korps Brimob siap dilibatkan kapan pun dibutuhkan demi menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat,” kata Komjen Pol. Ramdani Hidayat.

     

    Selanjutnya, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan Jakarta membutuhkan sinergi yang terbangun secara utuh di seluruh tingkatan organisasi, sehingga setiap kebijakan dan pelaksanaan tugas dapat berjalan selaras di lapangan.

     

    “Jakarta memiliki arti yang sangat strategis bagi bangsa dan negara. Karena itu, sinergitas TNI dan Polri harus terbangun kuat, mulai dari tingkat pimpinan hingga seluruh personel di lapangan. Soliditas dari atas sampai bawah menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan NKRI sekaligus memastikan seluruh aktivitas masyarakat dan agenda nasional dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Letjen TNI Deddy Suryadi.

     

    Menutup rangkaian pertemuan, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa soliditas TNI-Polri tidak hanya menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, tetapi juga merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

     

    “TNI dan Polri merupakan kekuatan sekaligus pilar utama kebangsaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, soliditas, komunikasi, dan koordinasi harus terus kita pelihara agar negara senantiasa hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas nasional,” tegas Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

     

    Kunjungan tersebut semakin memperkuat komitmen Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Korps Brimob Polri untuk terus meningkatkan koordinasi, interoperabilitas, dan soliditas antarsatuan. Dengan sinergi yang semakin kokoh, TNI dan Polri siap menjaga Jakarta tetap aman, kondusif, serta mendukung kelancaran berbagai agenda strategis nasional.

     

    TNI PRIMA

    POLRI PRESISI

    JAGA JAKARTA UNTUK INDONESIA

  • Polsek Bekasi Barat Gelar Razia Stasioner dan Patroli Cegah Kejahatan Jalanan serta Tawuran

    KOTA BEKASI – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Bekasi Barat kembali menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot melalui razia stasioner dan patroli kewilayahan pada Rabu dini hari, 5 Agustus 2026.

     

    Kegiatan dipimpin oleh Padal IPDA Jukirno Aritonang selaku Panit Reskrim. Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel dan arahan (APP) pada pukul 00.00 WIB di halaman Mapolsek Bekasi Barat sebagai bentuk kesiapan personel dalam menjalankan tugas.

     

    Usai apel, personel bergerak melaksanakan patroli dengan menyasar sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik kerawanan gangguan kamtibmas dan tempat berkumpulnya masyarakat, di antaranya Jalan Patriot, Jalan KH. Noer Ali, Gerbang Tol Bintarajaya, Jalan Raya Bintara, serta kawasan Pasar Pagi Bintara.

     

    Selain patroli mobile, petugas juga menggelar razia stasioner di Jalan I Gusti Ngurah Rai untuk mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, balap liar, kepemilikan senjata tajam, serta mencegah terjadinya tawuran yang dapat mengganggu keamanan wilayah.

     

    Kegiatan preventif ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Bekasi Barat dalam mendukung program Jaga Jakarta On The Spot guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

     

    Melalui patroli rutin dan razia stasioner, diharapkan potensi tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini sehingga situasi di wilayah hukum Polsek Bekasi Barat tetap aman, tertib, dan kondusif.

  • Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga WNI Korban TPPO dari Libya

    JAKARTA – Polda Metro Jaya memulangkan tiga warga negara Indonesia (WNI) berinisial NAR, SS, dan NKR yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dari Libya. Ketiganya tiba secara bertahap di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

     

    Penjemputan pertama dilakukan terhadap SS asal Cianjur dan NAR asal Dompu pada Senin (3/8/2026) malam. Sementara itu, korban berinisial NKR tiba dan dijemput petugas pada Selasa (4/8/2026) siang.

     

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Iman Imanuddin mengatakan, pemulangan para korban merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya WNI yang menjadi korban perdagangan orang di luar negeri.

     

    “Alhamdulillah, malam ini kami dapat memulangkan dengan selamat dua korban, satu berasal dari Cianjur dan satu dari Dompu. Mereka merupakan korban tindak pidana perdagangan orang dan tersangka dalam perkara ini telah kami lakukan penahanan,” kata Iman saat penjemputan, Senin (3/8/2026) Malam.

     

    Kombes Iman menegaskan, penyidik akan terus melakukan penegakan hukum secara maksimal terhadap para pelaku maupun jaringan yang terlibat dalam pengiriman WNI secara ilegal ke luar negeri. Upaya penyelamatan dan pemulangan terhadap korban lainnya juga akan terus dilakukan.

     

    “Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk menegakkan hukum terhadap para tersangka TPPO, sekaligus melakukan penyelamatan dan pemulangan korban dari tempat mereka dikirimkan secara ilegal. Ini merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negaranya,” jelasnya.

     

    Polda Metro Jaya memastikan proses penyidikan terhadap jaringan TPPO tersebut terus berjalan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran bekerja di luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi dan tidak memiliki dokumen penempatan yang sah.

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Bantargebang Serap Aspirasi Warga Cikiwul Perkuat Sinergitas Kamtibmas

    Kota Bekasi – Polsek Bantargebang terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot yang dirangkaikan dengan penyerapan aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Pangkalan 2 RT 003/RW 003, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Rabu(4/8/26).

     

    Kegiatan dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Bantargebang IPTU Nasrullah M. Bagza bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikiwul dan Babinsa setempat. Turut hadir tokoh masyarakat serta warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi, saran, dan masukan terkait situasi keamanan di lingkungan.

     

    Dalam dialog yang berlangsung penuh keakraban, personel Polsek Bantargebang memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah aksi tawuran, kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Warga juga diajak untuk terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui sinergi dengan kepolisian.

     

    Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat. Berbagai aspirasi serta informasi yang berkembang di lingkungan berhasil dihimpun sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Masyarakat pun menyatakan dukungannya terhadap upaya kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

     

    Di tempat terpisah, Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH, MM menegaskan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mendengar secara langsung setiap aspirasi warga sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

     

    “Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat. Setiap masukan dan informasi dari warga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah tawuran, penyalahgunaan narkoba, kejahatan jalanan, serta bijak dalam menggunakan media sosial demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis,” ujar Kompol Sukadi.

     

    Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh keakraban, dan ditutup dalam situasi wilayah hukum Polsek Bantargebang yang tetap aman, tertib, dan kondusif.

  • 🤝 Polsek Rawalumbu Ajak Warga Duren Jaya Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    Polsek Rawalumbu kembali melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama warga di Perum Grand Surya, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (6/8/2026).

     

    Dipimpin Kapolsek Rawalumbu Kompol Akhmadi, S.H., kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, dialog, dan penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

    Warga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, waspada terhadap curanmor, tawuran, penyalahgunaan narkoba, judi online, dan berbagai potensi gangguan keamanan lainnya, serta memanfaatkan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

     

    Melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, Polsek Rawalumbu terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

  • Bhabin Jatiasih Monitoring Padepokan Kiesantri Tengah Malam

    KOTA BEKASI – Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatiasih Aipda Maulana melaksanakan monitoring wilayah di Padepokan Kiesantri RT 04 RW 08 Jalan Parpostel, Rabu (5/8/2026) pukul 22.30 WIB. Kegiatan ini dilakukan bersama petugas keamanan padepokan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di lingkungan.

     

    Kapolsek Jatiasih AKP Marganda Siahaan SH MH mengatakan, padepokan merupakan salah satu tempat yang sering digunakan untuk kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat. Kehadiran polisi di malam hari bertujuan memberikan rasa aman kepada pengurus dan warga sekitar padepokan, sekaligus mencegah potensi gangguan.

     

    Dalam kegiatan tersebut, Aipda Maulana berdialog dengan petugas keamanan. Ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar semua pihak bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan. Bhabin juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap orang tidak dikenal yang berkeliaran di sekitar lokasi pada malam hari.

     

    “Apabila ada gangguan kamtibmas atau melihat hal mencurigakan, segera hubungi Bhabinkamtibmas atau langsung melapor ke Polsek Jatiasih. Kami siap merespon 24 jam,” ujar AKP Marganda dalam laporan kegiatan.

     

    Hasil monitoring menunjukkan situasi di sekitar Padepokan Kiesantri berjalan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan. Polsek Jatiasih berkomitmen akan terus meningkatkan patroli malam di titik-titik rawan termasuk tempat ibadah dan padepokan.

  • Tim Presisi 2 Polres Bekasi Kota Patroli Boulevard Sumarecon dan PN Bekasi

    KOTA BEKASI – Tim 2 Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota dipimpin Ipda Bahroel Moenir melaksanakan patroli di Jalan Boulevard Summarecon dan Pengadilan Negeri Kota Bekasi, Rabu (5/8/2026) pukul 13.00 WIB. Patroli ini diikuti 10 personil.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana SIK menyampaikan, kegiatan patroli bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota. Lokasi Boulevard dan PN dipilih karena merupakan titik keramaian dan rawan kejahatan.

     

    Dalam pelaksanaan, personil menyambangi masyarakat dan pengunjung serta memberikan imbauan kamtibmas. Warga diminta segera melapor ke Call Center 110 atau nomor Katim Presisi yang sudah dibagikan melalui ID Card jika melihat tindak pidana maupun kerusuhan.

     

    Ipda Bahroel menegaskan, kehadiran patroli perintis presisi di siang hari diharapkan memberi efek deteren kepada pelaku kejahatan. Polisi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

     

    Hasil patroli menunjukkan situasi di Jalan Boulevard Summarecon dan PN Kota Bekasi aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan. Kegiatan patroli akan terus dilakukan secara rutin oleh Sat Samapta Polres Metro Bekasi Kota.

  • Tim Presisi 1 Polres Bekasi Kota Gelar Operasi Kejahatan Jalanan Dini Hari

    KOTA BEKASI – Tim 1 Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota menggelar Operasi Kejahatan Jalanan pada Rabu dini hari (5/8/2026) pukul 02.35 WIB. Operasi dipimpin Pamenwas Kompol Arief Rahman SH MH, Pawas AKP Suhar SH dan Katim Ipda Dwi Susanto.

     

    Sasaran operasi meliputi pelaku curas, curat, curanmor, balap liar, tawuran antar ormas dan gangguan kamtibmas lainnya. Rute patroli dimulai dari Mako Polres, Jl Pangeran Jayakarta, Boulevard Summarecon, Jl Perjuangan, Teluk Pucung, Jl Agus Salim, Jl Juanda, Terminal Bekasi, Bulak Kapal, Kalimas hingga Jl Ahmad Yani.

     

    Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah strong point di Jl Alternatif Tol JORR Jatimelati Kec Pondok Melati. Di lokasi ini personil melakukan pemantauan dan dialogis dengan warga untuk memastikan situasi aman.

     

    Kapolres Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, patroli skala besar ini bertujuan menciptakan rasa aman di masyarakat. “Dengan kehadiran polisi di malam hari, diharapkan pelaku kejahatan jalanan tidak berani beraksi,” ujarnya.

     

    Selama kegiatan berlangsung situasi aman dan tertib. Seluruh personil tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jika ada perkembangan lebih lanjut akan segera dilaporkan kepada pimpinan.

  • Polisi Bekasi Kota Patroli Antisipasi Bubaran Suporter di Pekayon dan Rawapanjang

    KOTA BEKASI – Tim 1 Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota melaksanakan patroli antisipasi bubaran suporter di TL Pekayon dan TL Rawapanjang, Rabu (5/8/2026) pukul 17.00 WIB. Kegiatan dipimpin Katim Ipda Dwi Susanto dengan 10 personil.

     

    Patroli dilakukan menyusul adanya kegiatan nonton bareng di dua titik tersebut. Personil menyambangi warga dan menyampaikan imbauan kamtibmas agar tidak melakukan konvoi, tawuran, dan tetap menjaga ketertiban setelah acara selesai.

     

    “Kami mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada hal-hal yang perlu dilaporkan segera hubungi Patroli Perintis Presisi,” kata Ipda Dwi Susanto di lokasi.

     

    Selain itu polisi juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan bijak dalam menggunakan media sosial. Sinergi antara warga dan polisi dinilai penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.

     

    Hasil patroli menunjukkan situasi di TL Pekayon dan TL Rawapanjang aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan. Polres Metro Bekasi Kota akan terus meningkatkan patroli di jam-jam rawan.

  • PENGGANTIAN KAPOLRI “DIHEMBUS OLEH PIHAK PIHAK TERGANGGU KENYAMANANNYA”

    Pasca penetapan Febrie Adriansyah menjadi tersangka oleh penyidik Polri,  berhembus kencang isu  untuk melakukan  penggantian Kapolri. Memperkuat isu tersebut  muncul isu tambahan,  calon pengganti Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pun sudah sempat dipanggil untuk menghadap salah satu pejabat penting dan berpengaruh di Republik ini, namanya isu tentu kebenarannya masih belum dapat dipertanggungjawabkan. Namun bisa juga mengandung kebenaran.

     

    Menanggapi isu itu Prof Dr. Juanda, SH.MH. Guru Besar Hukum Tata Negara Esa Unggul Jakarta menyatakan bahwa jika isu itu menjadi kenyataan. dan  terjadi penggantian Kapolri , maka secara hukum tidak ada yang salah dan itu memang yurisdiksi kompetensi  Presiden.

     

    Namun yang tidak bisa diterima hukum akal sehat kita di dalam negara hukum seperti Indonesia ini adalah  mengapa terhadap Kapolri yang jelas jelas sedang berjuang dan  konsisten menjalankan tugas dan wewenangnya dalam memberantas korupsi harus diganti, dianggap salah atau dinilai  tidak loyal dengan Presiden, ini merupakan sikap Anomali, negara hukum apa ini ,  sementara  Presiden Prabowo sendiri dari sebelum manjabat Presiden saat kampanye dulu sampai sudah terpilih menjabat Presiden dengan selalu lantang dan tegas menyatakan Bapak Presiden Prabowo akan melawan dan memberantas korupsi, korupsi itu musuh rakyat oleh karena itu  bila perlu akan  mengejar para koruptor koruptor itu sampai ke antartika. Bahkan siap mati untuk membela kepentingan rakyat. Demikian  semangat dan komitmen Presiden Prabowo untuk memberantas Korupsi.

     

    Prof Juanda, merasa aneh dan tidak percaya jika Presiden melakukan penggantian Kapolri  di saat saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya tegak lurus melaksanakan  arahan  Presiden dalam pemberantasan korupsi, apalagi kasus dugaan korupsi ini sangat besar nilainya dan  tersangkanya adalah eks pejabat tinggi penegak hukum yang sangat strategis. Apa yang dilakukan Kapolri tersebut  sepantasnya atau selayaknya  Presiden memberikan dukungan penuh dan memberikan penghargaan  sebagai prestasi.  Sebab sudah barang tentu untuk.membongkar kasus ini sebesar ini tidaklah gampang dan  harus memiliki ketangguhan mental yang prima serta  didukung tingkat profesionalitas dan alat bukti yang kuat secara hukum.

     

    Jika isu penggantian Kapolri dihembus oleh pihak pihak yang merasa terganggu kenyamanannya akibat ditetapkan  Febrie Adriansyah sebagai tersangka, tentu Kapolri dan jajarannya tidak perlu ragu dan mundur  dalam pemberantasan Korupsi di Indonesia. Rakyat pasti mendukung dan selalu bersama sama Kapolri dan Penegak hukum lainnya untuk melawan Korupsi dan kita berharap saatnya  Presiden membuktikan konsistensi antara ucapan dan tindakan, rakyat menanti itu dan pasti mengawal kasus ini sampai tuntas. jelas Prof Juanda Ketua Dewan Pembina DPP PERADI MAJU mengakhiri.