Blog

  • Masuk Musim Libur Sekolah, Polsek Bantargebang Minta Kepala SMPN 48 Bekasi Jaga Siswa dari Tawuran

    Masuk Musim Libur Sekolah, Polsek Bantargebang Minta Kepala SMPN 48 Bekasi Jaga Siswa dari Tawuran

     

    • Kota Bekasi – Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan aksi kenakalan remaja menyambut masa libur panjang semester sekolah, jajaran Polsek Bantargebang mengambil langkah cepat mendatangi lembaga pendidikan. Langkah jemput bola ini direalisasikan melalui program koordinasi keamanan dunia pendidikan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Cimuning, Aiptu Khafid Anwar, menggelar kunjungan dinas dan silaturahmi ke kampus SMPN 48 Kota Bekasi di Jalan Lele Kampung Pabuaran RT 003/RW 001, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Rabu siang (24/6/2026) pukul 10.20 WIB.

     

    Kedatangan bhabinkamtibmas di lingkungan sekolah disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMPN 48 Kota Bekasi, Ibu Yayuk, didampingi Wakil Kepala Sekolah Bapak Hendro. Pertemuan di ruang kerja kepala sekolah ini sengaja dirancang kepolisian sebagai sarana koordinasi preventif. Pihak polsek memandang pihak manajemen sekolah tetap memiliki tanggung jawab moril untuk memantau aktivitas siswanya meski kegiatan belajar mengajar di kelas sedang diliburkan.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, S.H., M.M., menjelaskan bahwa masa libur sering disalahgunakan pelajar untuk berkerumun di jalanan. Aiptu Khafid Anwar berkoordinasi agar pihak sekolah mengeluarkan surat edaran digital kepada orang tua murid. “Kami memohon sekolah mengimbau wali murid agar memastikan anaknya tidak ikut tawuran, serta mengunci aturan tegas agar pukul 22.00 WIB anak-anak sudah berada di dalam rumah,” tutur Kompol Sukadi.

     

    Kerjasama taktis antara kepolisian dan otoritas sekolah ini diharapkan mampu memutus rantai ajakan aksi tawuran antarpelajar yang biasa dikoordinasikan lewat media sosial. Ibu Yayuk menyatakan siap mendukung instruksi Polsek Bantargebang demi keselamatan para anak didiknya selama menikmati libur sekolah. Rangkaian kunjungan edukatif tersebut berjalan dengan aman, tertib, lancar, serta situasi di lingkungan SMPN 48 Kota Bekasi dipastikan kondusif.

  • Wujud Kepedulian Anggota, Kapolsek Bekasi Barat Pimpin Takziah ke Rumah Duka Alm. AKP Sugiarto

    Kota Bekasi – Rasa duka yang mendalam tengah menyelimuti keluarga besar Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota atas berpulangnya salah satu perwira terbaiknya. Sebagai bentuk penghormatan terakhir dan wujud empati yang mendalam terhadap keluarga yang ditinggalkan, jajaran Polsek Bekasi Barat melaksanakan takziah kewilayahan. Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., memimpin langsung kedatangan rombongan anggotanya ke rumah duka yang berada di wilayah Kelurahan Jakasampurna, Kota Bekasi, pada Rabu malam (24/6/2026) pukul 20.30 WIB.

     

    Rombongan takziah dinas tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama polsek, di antaranya Kanit Intel AKP Marsono, Kanit Binmas Iptu Samsul M., serta Bhabinkamtibmas Jakasampurna Aiptu Sulistanto bersama personel gabungan Polres dan Polsek. Petugas kepolisian berbaur bersama warga masyarakat mendatangi kediaman almarhum di Perumahan Inkopol, Jalan Rajawali VI No. 16 RT 06/RW 05, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat. Kedatangan jajaran berseragam ini disambut dengan suasana khidmat dan haru oleh pihak keluarga besar almarhum.

     

    Berdasarkan informasi resmi, almarhum AKP Sugiarto Bin Sadikun Bin Karyo Semadi menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 56 tahun akibat menderita sakit. Almarhum dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit Primaya, Kota Bekasi, pada Rabu malam pukul 18.45 WIB. Menurut rencana dari pihak keluarga, jenazah perwira pertama tersebut akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pedurenan setelah pelaksanaan ibadah shalat zuhur keesokan harinya.

     

    Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kehadiran personel Polri di tengah kedukaan ini menegaskan komitmen solidaritas internal Korps Bhayangkara yang selalu hadir dalam suka maupun duka. Hingga seluruh rangkaian prosesi takziah dan doa bersama selesai dilaksanakan, situasi di sekitar area Perumahan Inkopol Jakasampurna dilaporkan berjalan dengan aman, khidmat, dan tertib

  • Menghormati Jasa, Melanjutkan Pengabdian: Wakapolri Pimpin Ziarah Nasional Menjelang Hari Bhayangkara ke-80

    Jakarta, 24 Juni 2026 – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri melaksanakan ziarah dan tabur bunga secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa, negarawan, serta para pendahulu Polri yang telah mewariskan nilai perjuangan, integritas, dan pengabdian kepada negeri.

     

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. memimpin langsung Upacara Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama Mabes Polri dan diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, serta tabur bunga di pusara para pahlawan bangsa.

     

    Secara bersamaan, jajaran Polri juga melaksanakan ziarah di berbagai lokasi bersejarah dan tempat peristirahatan terakhir tokoh-tokoh bangsa serta para pendahulu Polri. Di TPU Tanah Kusir, dilaksanakan ziarah di makam Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo, Kapolri pertama yang meletakkan fondasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta makam Presiden ke-3 Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. H. B.J. Habibie, negarawan dan ilmuwan yang menginspirasi bangsa melalui dedikasi, inovasi, dan kecintaannya kepada Indonesia.

     

    Sementara itu, di TPBU Giritama, Tonjong, Bogor, Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. memimpin ziarah dan tabur bunga di makam Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Hoegeng Iman Santoso, sosok yang dikenal sebagai simbol integritas, kejujuran, dan keteladanan moral dalam sejarah Polri.

     

    Penghormatan juga diberikan kepada para pendahulu Polri yang telah berjasa membangun dan membesarkan institusi Kepolisian Republik Indonesia, di antaranya Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Kunarto, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Dibyo Widodo, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, Jenderal Polisi (Purn.) R. Soetjipto Danoekoesoemo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Widodo Budidarmo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. M. Hasan, Jenderal Polisi (Purn.) Anton Soedjarwo, serta Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Mochammad Yasin, yang merupakan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia pertama pascaproklamasi dan tokoh penting dalam mempertahankan eksistensi Kepolisian RI pada masa awal kemerdekaan.

     

    Selain ziarah di daratan, Polri juga melaksanakan ziarah laut dan pelarungan karangan bunga di perairan Teluk Jakarta yang dipimpin oleh Kabaharkam Polri. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang bahari yang gugur dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. Pelarungan bunga menjadi simbol doa dan penghormatan kepada mereka yang jasanya tetap hidup dalam sejarah meskipun sebagian tidak diketahui tempat peristirahatan terakhirnya.

     

    Wakapolri mengatakan bahwa rangkaian ziarah dan tabur bunga yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia merupakan momentum untuk memperkuat jati diri, karakter, dan nilai-nilai pengabdian yang menjadi fondasi Polri.

     

    “Ketika kita berdiri di tempat peristirahatan terakhir para pahlawan bangsa, negarawan, dan para pendahulu Polri, sesungguhnya kita sedang belajar tentang arti pengorbanan, integritas, dan pengabdian yang tulus kepada negara. Dari Jenderal Polisi Raden Said Soekanto kita belajar tentang kepeloporan dan pengabdian dalam membangun Kepolisian Republik Indonesia, dari B.J. Habibie kita belajar tentang visi dan karya untuk Indonesia, dari Jenderal Hoegeng kita belajar keteladanan moral, dan dari para pendahulu Polri lainnya kita mewarisi semangat pengabdian yang menjadi fondasi institusi ini hingga hari ini,” ujar Wakapolri.

     

    Menurutnya, ziarah dan tabur bunga bukan sekadar tradisi seremonial menjelang Hari Bhayangkara, melainkan sarana untuk merawat memori kolektif bangsa bahwa kemerdekaan, keamanan, dan keutuhan negara dibangun melalui perjuangan, pengorbanan, serta dedikasi para pendahulu.

     

    “Tabur bunga adalah simbol penghormatan, tetapi makna yang lebih dalam adalah melanjutkan nilai perjuangan mereka. Kita datang membawa doa, namun pulang membawa tanggung jawab untuk meneruskan pengabdian. Semangat para pahlawan dan pendahulu Polri harus hidup dalam integritas, profesionalisme, keberanian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

     

    Terkait pelarungan bunga di Teluk Jakarta, Wakapolri menegaskan bahwa laut yang luas menjadi simbol pengabdian tanpa batas dari para pejuang bangsa. Penghormatan yang diberikan di perairan merupakan pengingat bahwa jasa para pahlawan bahari akan terus dikenang dan diwariskan kepada generasi penerus.

     

    “Baik di daratan maupun di lautan, seluruh rangkaian ziarah hari ini mengajarkan satu hal yang sama, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri meneguhkan komitmen untuk meneruskan nilai perjuangan, menjaga kepercayaan masyarakat, dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara,” pungkas Wakapolri.

     

    Melalui rangkaian ziarah nasional menjelang Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga amanah para pendahulu, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pengabdian yang semakin profesional, modern, dan humanis bagi Indonesia

  • Bhayangkari Polda Metro Jaya Bagikan 750 Paket Sembako di Bojongsari Depok

    Depok – Bhayangkari Polda Metro Jaya membagikan 750 paket sembako kepada warga Kampung Parung Tengah Gang Makam RT 03/03, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Rabu (24/6/2026).

     

    Kegiatan sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Bantuan sembako diserahkan secara simbolis oleh Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya, Ibu Indah Asep Edi Suheri, kepada masyarakat setempat.

     

    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ibu Wakapolda Metro Jaya, Ibu Lenia Dekananto Eko Purwono, Ibu Irwasda, Ibu Dirkrimsus, Ibu Kapolres Metro Depok, beserta Bhayangkari Pengurus Daerah Bhayangkari Polda Metro Jaya.

     

    Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan kebutuhan pokok. Melalui pembagian sembako tersebut, Bhayangkari Polda Metro Jaya ingin berbagi manfaat sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga Bojongsari.

     

    Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya Ibu Indah Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan warga.

     

    “Semoga bantuan sembako ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi bentuk kebersamaan Bhayangkari dengan warga. Kami ingin terus hadir dan berbagi kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Ibu Indah.

     

    Warga yang menerima bantuan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Paket sembako yang dibagikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di wilayah Duren Mekar.

     

    Kegiatan pembagian sembako berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Bhayangkari Polda Metro Jaya berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus memperkuat hubungan antara keluarga besar Polri dan masyarakat.

  • Perkuat Benteng Moral Pemuda, Bhabinkamtibmas Mustikasari Silaturahmi ke Ustadz Hilman

    • Kota Bekasi – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bantargebang terus memperkokoh barisan kemitraan bersama unsur tokoh agama guna merawat kesejukan siber dan kamtibmas di wilayah hukum Kecamatan Mustikajaya. Langkah proaktif ini direalisasikan oleh Unit Binmas melalui kunjungan tatap muka ke tokoh masyarakat. Bhabinkamtibmas Kelurahan Mustikasari, Aiptu Sarjono, S.H., melaksanakan kegiatan sambang dan Door to Door System (DDS) ke kediaman Tokoh Agama, Bapak Ustadz Hilman, di lingkungan Kampung Babakan RT 002/RW 004, Kelurahan Mustikasari, Kota Bekasi, pada Rabu sore (24/6/2026) pukul 17.00 WIB.

     

    Silaturahmi sore hari menjelang waktu maghrib ini dimanfaatkan secara optimal oleh Aiptu Sarjono untuk berdiskusi santai mengenai upaya pembinaan mental generasi muda setempat. Langkah merangkul pemuka agama ini dipandang strategis oleh Polsek Bantargebang, mengingat fatwa dan nasihat ustadz didengar secara patuh oleh warga sekitar. Melalui forum komunikasi ini, kepolisian berupaya menyatukan visi dalam mengantisipasi masuknya pengaruh buruk kelompok luar yang berniat memecah belah kerukunan.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, S.H., M.M., menekankan pentingnya kolaborasi kultural untuk menyelamatkan masa depan remaja. Aiptu Sarjono memohon bantuan Ustadz Hilman agar sudi menyelipkan materi edukasi sosial di setiap kajian majelis taklim. “Kami mengajak para guru mengaji ikut mengedukasi anak-anak remaja agar membentengi diri dari aksi tawuran, aksi balap liar, dan jeratan geng motor yang destruktif bagi keluarga,” ungkap Kompol Sukadi.

     

    Melalui pola komunikasi yang sejuk dan terarah ini, Tiga Pilar Mustikasari berharap dapat melahirkan iklim lingkungan yang aman, damai, dan agamis. Warga Kampung Babakan menyambut positif kehadiran bhabinkamtibmas yang aktif peduli pada pembinaan remaja. Hingga berakhirnya agenda kunjungan bhabinkamtibmas tersebut, seluruh jalannya silaturahmi berlangsung dengan aman, tertib, serta situasi kewilayahan dipastikan berjalan kondusif.

  • Pastikan Tamu Selektif, Polsek Bekasi Barat Kontrol Pos Keamanan Bintara Regency

    Kota Bekasi – Pengawasan berlapis di area klaster hunian terus diperketat oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bekasi Barat demi menjamin kenyamanan bertempat tinggal bagi masyarakat. Langkah pengamanan swakarsa ini diwujudkan melalui patroli pemantauan wilayah oleh Unit Binmas. Bhabinkamtibmas Kelurahan Bintarajaya, Bripka Iwan Paroni, turun ke lapangan mengontrol kesiapsiagaan personel keamanan di Pos Penjagaan Perumahan Bintara Regency RW 013, Kelurahan Bintarajaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Rabu pagi (24/6/2026) pukul 10.15 WIB.

     

    Dalam kunjungan kerja tersebut, Bripka Iwan Paroni bergabung erat bersama Bapak Sahlil dan Bapak Rudi, anggota satuan pengamanan (security) yang sedang berjaga di gerbang utama perumahan. Pemeriksaan berkala ke pos-pos sekuriti ini ditujukan sebagai bentuk asistensi kepolisian agar sistem manajemen pengamanan internal klaster berjalan optimal. Petugas memotivasi personel satpam agar tetap siaga dan disiplin dalam menerapkan standar operasional prosedur pengamanan objek hunian.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Bekasi Barat AKP Wahyudi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa satpam harus menjadi filter utama yang membatasi ruang gerak pelaku kriminal. Bripka Iwan memberikan instruksi agar petugas keamanan memeriksa secara selektif setiap tamu maupun kendaraan asing yang keluar masuk kompleks perumahan. “Kami juga meminta sekuriti rutin menggelar patroli lingkar blok secara berkala ke titik sunyi serta mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi berita hoax yang meresahkan,” urai AKP Wahyudi.

     

    Melalui pembinaan intensif ini, Polsek Bekasi Barat berharap kerukunan dan kekompakan antar-anggota keamanan perumahan dapat terus terjaga dengan solid. Apabila muncul indikasi kedaruratan, petugas keamanan diminta memanfaatkan hotline Customer Service SPKT Polsek Bekasi Barat melalui WhatsApp di nomor 0821 3081 0355. Hingga berakhirnya kegiatan pemantauan pos satpam tersebut, situasi di lingkungan Perumahan Bintara Regency dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

  • Sambangi Tukang Parkir di Rawa Pasung, Bhabinkamtibmas Kotabaru Antisipasi Kejahatan C3

    Kota Bekasi – Menekan ruang gerak pelaku kejahatan jalanan pada siang hari menjadi fokus utama jajaran Unit Binmas Polsek Bekasi Barat dalam menjaga ketenteraman pusat aktivitas publik. Upaya preventif ini diwujudkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kotabaru, Aiptu Kuzairi, melalui patroli dialogis kewilayahan. Petugas kepolisian melaksanakan giat sambang dan silaturahmi Door to Door System (DDS) di kawasan Kampung Rawa Pasung RT 02/RW 22, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Rabu siang (24/6/2026) pukul 12.10 WIB.

     

    Dalam pergerakan mobile tersebut, Aiptu Kuzairi secara humanis merangkul elemen masyarakat bawah, salah satunya menyambangi Bapak Pendi yang berprofesi sebagai juru parkir setempat. Pendekatan personal kepada para petugas parkir dinilai sangat strategis, mengingat mereka bertindak sebagai mata dan telinga garda terdepan yang mengawasi kendaraan konsumen di pinggir jalan. Melalui interaksi ini, kepolisian berupaya membangun kesadaran kolektif untuk mencegah bertemunya niat dan kesempatan para pelaku kriminalitas.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., menegaskan bahwa juru parkir memiliki peran penting dalam meminimalisir tindak pidana konvensional. Aiptu Kuzairi menyampaikan instruksi kamtibmas agar warga selalu waspada terhadap potensi kejahatan C3 (Curat, Curas, Curanmor) serta mengantisipasi kerumunan remaja yang memicu tawuran. “Petugas parkir diminta jeli mengawasi kendaraan roda dua milik warga dan memastikan kunci kontak tidak tertinggal,” tutur AKP Dr. H. Wahyudi.

     

    Guna menjamin kecepatan penanganan di lapangan, pihak Polsek Bekasi Barat membekali warga dengan saluran komunikasi cepat jajaran Binmas. Jika menemukan pergerakan oknum mencurigakan, warga diimbau segera melapor ke nomor khusus Customer Service SPKT Polsek Bekasi Barat via WhatsApp di 0821 3081 0355. Hingga agenda sambang wilayah tersebut tuntas dilaksanakan, situasi di kawasan Kampung Rawa Pasung dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan sepenuhnya terkendali.

  • Wujud Nyata Sinergitas, Personel Gabungan Polsek Bekasi Barat dan TNI AD Jaga Ketat Pos Pemukiman

    KOTA BEKASI– Guna memperkuat sistem keamanan di lingkungan pemukiman warga sekaligus mempererat soliditas aparatur pengaman negara, jajaran TNI dan Polri di wilayah hukum Bekasi Barat terus menunjukkan kekompakannya di lapangan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui patroli bersama dan giat sambang dialogis berkonsep Door to Door System (DDS). Duet aparat berseragam ini menyisir area pemukiman dan menyambangi Pos Utama di Jalan Fajar Utama RT 01/RW 20, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Rabu siang (24/6/2026) pukul 09.40 WIB.

     

    Dalam kegiatan yang berlangsung hangat tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jakasampurna Aiptu Sulistanto bersama Babinsa TNI AD Serda Rahmadi tampak kompak membaur di pos penjagaan. Kedua pilar pertahanan wilayah ini menggelar komunikasi langsung dengan petugas keamanan setempat, Bapak Sutrisno. Kehadiran sinergis TNI-Polri di tengah aktivitas warga pada siang hari ini sengaja dilakukan untuk memberikan rasa aman yang berlipat, sekaligus menyerap informasi terkini mengenai situasi kamtibmas langsung dari penuturan garda depan pengamanan lingkungan.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., menegaskan bahwa kekompakan antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa adalah kunci utama dalam merawat kondusifitas wilayah hukumnya. Dalam kesempatan tersebut, petugas gabungan memberikan imbauan krusial terkait kewaspadaan terhadap ancaman tindak pidana konvensional C3 (Curat, Curas, Curanmor) serta deteksi dini aksi tawuran remaja. “Sinergitas TNI-Polri ini hadir untuk memotivasi warga agar terus menjaga kebersamaan dan memperkuat komunikasi demi menutup rapat celah pelaku kejahatan,” ungkap AKP Dr. H. Wahyudi.

     

    Sebagai penutup dialog kewilayahan, Aiptu Sulistanto dan Serda Rahmadi meminta pihak keamanan komplek untuk segera mengaktifkan jalur koordinasi kilat jika mengendus adanya indikasi kejadian menonjol. Selain melaporkan langsung ke petugas di lapangan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan respons cepat Customer Service SPKT Polsek Bekasi Barat melalui pesan WhatsApp di nomor 0821 3081 0355. Hingga berakhirnya giat silaturahmi tersebut, seluruh rangkaian berjalan dengan aman, tertib, dan situasi di kawasan Fajar Utama Jakasampurna dilaporkan kondusif.

  • Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, M.Si.: Peran Polri dalam Ketahanan Pangan Melampaui Fungsi Keamanan Konvensional

    Jakarta Selatan – Beragam perspektif akademik, kebijakan, dan pengalaman lapangan bertemu dalam kegiatan bedah buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).

     

    Forum ini menjadi ruang diskusi untuk mengulas tantangan, strategi, dan praktik penguatan ketahanan pangan nasional di tengah berbagai dinamika global, sekaligus memperkuat komitmen Polri dalam mendukung agenda swasembada pangan nasional yang sejalan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Gorontalo pada hari yang sama untuk menyapa petani dan nelayan.

     

    Buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” ditulis oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si., dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Buku yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886 tersebut mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, serta praktik pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.

     

    Melalui pendekatan akademik dan empiris, buku ini memotret bagaimana ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi pertanian, tetapi juga menyangkut aspek distribusi, tata kelola, pengawasan, hingga stabilitas nasional. Buku tersebut juga menguraikan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung agenda swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah, sejalan dengan langkah pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan melalui pendekatan langsung kepada petani dan nelayan di berbagai daerah.

     

    Kegiatan bedah buku menghadirkan Guru Besar Antropologi Universitas Indonesia Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Masdar Hilmy, Ph.D., serta Inspektur Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian drh. Pujo Harmadi, M.P. sebagai penanggap.

    Dalam tanggapannya, Prof. Semiarto Aji Purwanto menyampaikan apresiasi terhadap buku tersebut yang dinilai berhasil menggambarkan keterkaitan antara aspek produksi, distribusi, pengawasan, dan stabilitas nasional dalam satu kerangka yang utuh. Ia juga menilai peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan pendekatan yang melampaui fungsi keamanan konvensional.

     

    Menurut Prof. Semiarto, ketahanan pangan harus dipahami sebagai isu strategis nasional yang berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan negara. Ia menilai pengawalan dan pengawasan yang dilakukan Polri menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir serta mendukung keberhasilan program pemerintah, terlebih di tengah capaian peningkatan produksi pangan nasional yang terus menunjukkan tren positif.

    Selain itu, Prof. Semiarto mendorong penguatan pendekatan berbasis data, indikator kinerja, dan pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta big data untuk memperkuat pengawasan dan pengendalian program pangan di masa depan.

    Sementara itu, Prof. Masdar Hilmy menyoroti dimensi moral dan kemanusiaan dalam ketahanan pangan. Menurutnya, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat bukan hanya persoalan ekonomi dan keamanan, tetapi juga bentuk pengabdian negara dalam menjaga kehidupan dan kesejahteraan rakyat.

    Pada kesempatan yang sama, drh. Pujo Harmadi, M.P. mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui penguatan pengawasan, pengawalan, dan pendampingan di lapangan. Ia menilai buku tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis yang membutuhkan sinergi lintas sektor untuk memastikan produksi, distribusi, dan stabilitas pangan berjalan secara optimal.

     

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengatakan bahwa buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” disusun sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan praktik baik, pengalaman lapangan, dan pembelajaran dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

    “Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Wakapolri.

     

    Melalui kegiatan bedah buku ini, para peserta tidak hanya membahas isi buku, tetapi juga bertukar gagasan mengenai penguatan kebijakan, tata kelola, dan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Forum ini diharapkan dapat  diskursus akademik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi upaya mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan  Indonesia.

  • Polda Riau Raih Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Kapolda: Kado Istimewa Hari Bhayangkara ke-80

    PEKANBARU – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Riau. Pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dan Achievement Motivation Person Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Riau, Rabu (24/6/2026), Polda Riau berhasil memborong dua penghargaan sekaligus.

     

    Penghargaan pertama diraih pada kategori Instansi Vertikal Provinsi Riau, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Polda Riau dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik. Sementara penghargaan kedua diberikan kepada Kapolda Riau sebagai penerima Achievement Motivation Person Tahun 2025, atas dedikasi dan dukungannya dalam mendorong transparansi informasi serta pelayanan publik yang akuntabel.

     

    Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Auditorium Lantai 8 Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

     

    Kapolda Riau menyebut penghargaan ini menjadi kado istimewa bagi seluruh personel Polda Riau menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang terbuka, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

     

    Keberhasilan ini tidak terlepas dari implementasi berbagai program unggulan Kapolda Riau, di antaranya RADAR (Responsif, Aktif, Digital, Akuntabel dan Responsibilitas), RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) serta JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) yang menempatkan keterbukaan informasi dan kecepatan pelayanan sebagai bagian penting dari transformasi Polri Presisi.

     

    Melalui program tersebut, Polda Riau mengintegrasikan seluruh informasi, laporan, aspirasi, hingga pengaduan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal komunikasi, baik jalur resmi maupun nonresmi. Seluruh informasi yang diterima melalui media sosial, layanan digital, call center, media massa, hingga pengaduan langsung dari masyarakat dihimpun dalam sistem yang memungkinkan respons cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

     

    Pendekatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Riau dalam membangun pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat serta memastikan setiap persoalan yang disampaikan publik dapat ditindaklanjuti secara transparan dan terukur.

     

    Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Tatang Yudiansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta mampu membangun kepercayaan publik.

     

    Sejalan dengan hal tersebut, Polda Riau terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Di antaranya dengan memperkuat transformasi digital guna mempermudah akses masyarakat terhadap informasi yang dibutuhkan melalui platform yang lebih modern dan ramah pengguna.

     

    Selain itu, Polda Riau juga terus meningkatkan responsivitas pelayanan dengan memastikan setiap permohonan informasi dari masyarakat dapat dilayani secara cepat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

     

    Tak kalah penting, keterbukaan informasi kini terus didorong menjadi budaya kerja di seluruh satuan kerja dan Polres jajaran. Transparansi tidak lagi hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

     

    Penghargaan yang diraih ini sekaligus menjadi bukti bahwa Polda Riau mampu beradaptasi dengan tuntutan masyarakat modern yang menginginkan pelayanan publik yang terbuka, cepat, dan akuntabel. Melalui berbagai inovasi dan penguatan sistem komunikasi publik, Polda Riau dinilai berhasil menghadirkan informasi yang akurat, mudah diakses, serta memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat.

     

    Dengan raihan dua penghargaan sekaligus tersebut, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat transparansi, dan menghadirkan institusi Polri yang semakin profesional, modern, serta terpercaya di tengah masyarakat.