Penulis: editorkabarin1

  • Pertebal Pilar Jaga Amanah, Bripka Yophi Prima Dampingi Kasi Propam Silaturahmi ke Masjid Baitul Muttaqin

    KOTA BEKASI – Komitmen untuk mewujudkan postur kepolisian yang agamis, humanis, serta dekat dengan lingkungan tempat ibadah terus diperkokoh oleh jajaran Polres Metro Bekasi Kota. Menyadari pentingnya hal tersebut, program Jakarta On the Spot dioptimalkan guna mengawal jalannya aksi sosial kemasyarakatan demi menyukseskan agenda Jaga Jakarta. Bhabinkamtibmas Kelurahan Harapan Mulya Bripka Yophi Prima, S.H., melaksanakan tugas pendampingan dinas mendampingi Kasi Propam Polrestro Bekasi Kota AKP H. Ubaydillah, S.H., dalam kunjungan silaturahmi di Masjid Baitul Muttaqin, Jalan Pangeran Jayakarta RT 01/RW 06, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Jumat (26/6/2026).

     

    Kedatangan rombongan pejabat seksi penegak disiplin internal polri ini disambut dengan penuh kehangatan oleh perwakilan pengurus DKM Masjid Baitul Muttaqin, Bapak H. Tri, bersama marbot masjid Embah Hasyim. Kunjungan kerja ke rumah ibadah ini difungsikan sebagai wadah komunikasi sosial (komsos) untuk mendekatkan personel kepolisian dengan pemuka agama. Sinergi ini dirasa penting guna meredam potensi gangguan kamtibmas serta mempererat kerukunan antarumat beragama di kawasan Harapan Mulya.

     

    Kapolsek Medan Satria AKP Tri Baskoro Bintang Wijaya, S.T.K., S.I.K., M.H., memaparkan bahwa esensi utama dari kunjungan jajaran Sie Propam ini adalah bagian dari aksi sosial penunjang ibadah masyarakat. Kedatangan AKP H. Ubaydillah, S.H., dimaksudkan untuk mengkoordinasikan kesiapan penyaluran program “Jumat Berkah” berupa pembagian paket makanan bagi jamaah yang akan menunaikan ibadah salat Jumat. “Pemberian berbentuk nasi bungkus ini disiapkan sebagai bentuk sedekah dan rasa syukur institusi polri kepada jamaah,” tutur AKP Tri Baskoro Bintang.

     

    Pihak pengurus DKM Masjid Baitul Muttaqin menyambut baik serta menerima dengan penuh rasa syukur niat pahala dan program jumat berkah dari jajaran Sie Propam Polres Metro Bekasi Kota. Embah Hasyim selaku marbot mendoakan agar seluruh korps kepolisian diberikan kelancaran dalam bertugas menjaga keamanan masyarakat. Seluruh rangkaian koordinasi awal kegiatan sosial keagamaan tersebut berjalan lancar, penuh keakraban, serta ditutup dengan situasi yang aman dan kondusif

  • Penasehat Khusus Presiden: Tren Positif Kepercayaan Publik terhadap Polri Patut Diapresiasi

     

    Jakarta – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan tren peningkatan yang positif. Berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Litbang Kompas, kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen pada tahun 2026.

     

    Angka tersebut meningkat 6,2 persen dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang mencatat tingkat kepercayaan masyarakat sebesar 76,2 persen. Peningkatan ini menjadi salah satu indikator menguatnya persepsi publik terhadap kinerja institusi kepolisian dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, serta pelayanan kepada masyarakat.

     

    Survei Litbang Kompas dilaksanakan pada periode 1 April hingga 20 Juni 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Penelitian menggunakan metode sampel acak berkala dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 2,8 persen.

     

    Selain mencatat kenaikan tingkat kepercayaan, survei tersebut juga menunjukkan peningkatan pada sejumlah indikator lainnya. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian naik dari 65,1 persen pada tahun 2025 menjadi 67,6 persen pada tahun 2026. Sementara itu, citra positif Polri di mata masyarakat meningkat cukup signifikan dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.

     

    Atas capaian tersebut, Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Polri yang dinilai berhasil menjaga tren perbaikan persepsi publik.

     

    “Saya ikut gembira melihat perkembangan trend persepsi publik terhadap POLRI. Dari tiga aspek yang dinilai, semuanya menunjukkan trend perbaikan penilaian yang layak diberi apresiasi. Modal kepercayaan publik terlihat sudah sangat baik. Tentu itu diperoleh dengan perjuangan yang tidak mudah. Tapi mempertahankan kepercayaan agar tetap tinggi juga butuh effort yang luar biasa,” ujar Hasan Nasbi dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).

     

    Menurut Hasan, tingginya tingkat kepercayaan masyarakat harus dipandang sebagai amanah yang perlu dijaga melalui konsistensi kinerja dan pelayanan di lapangan. Ia berharap seluruh jajaran kepolisian terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.

     

    “Saya berharap seluruh jajaran POLRI punya kesadaran menjaga konsistensi kenaikan trend persepsi publik ini di masa depan, terutama dari aspek kepuasan publik dan citra positif terhadap institusi. Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara,” katanya.

     

    Peningkatan pada aspek kepercayaan, kepuasan, dan citra positif masyarakat terhadap Polri dinilai menjadi refleksi dari berbagai upaya pembenahan yang terus dilakukan institusi kepolisian, mulai dari reformasi birokrasi, penguatan transparansi dalam penegakan hukum, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, dan humanis.

     

    Ke depan, Polri berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja tersebut guna mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Indonesia.

  • Urai Kepadatan Sore di Pasar Bintara, Polsek Bekasi Barat Giatkan Jakarta On the Spot Arus Lalin

    BEKASI – Guna memberikan kenyamanan ekstra bagi para pengguna jalan serta mengurai simpul kepadatan aktivitas masyarakat di area perbelanjaan tradisional, Polsek Bekasi Barat mengintensifkan kehadiran personel di titik rawan macet. Langkah taktis yang menjadi bagian dari akselerasi Jaga Jakarta ini diwujudkan dalam bentuk pergelaran personel Jakarta On the Spot pada jam-jam sibuk sore hari. Kapolsubsektor Kota Baru Aiptu Saji bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Jakasampurna Aiptu Sulistanto, diterjunkan langsung untuk memimpin pengaturan arus lalu lintas di kawasan Pasar Pagi Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Jumat (26/6/2026) sore.

     

    Kondisi arus lalu lintas di sekitar Pasar Bintara menjelang akhir pekan terpantau mengalami peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan, didominasi oleh pergerakan warga yang hendak berbelanja serta pekerja yang pulang kantor. Kehadiran aktif personel kepolisian berseragam lengkap di tengah badan jalan difungsikan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan akibat angkutan umum yang berhenti sembarangan dan parkir liar. Petugas melakukan kanalisasi arus serta membantu menyeberangkan para pejalan kaki demi menjaga keselamatan bersama.

     

    Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pergelaran anggota di area publik ini merupakan wujud nyata implementasi pilar Jaga Aturan dan Jaga Lingkungan demi ketertiban umum. Selain mengurai kemacetan, kehadiran petugas di lokasi keramaian juga berfungsi sebagai upaya preventif untuk meminimalisir celah terjadinya tindak pidana jalanan seperti aksi copet, penjamretan, dan pemalakan. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat di setiap pusat aktivitas ekonomi,” urai AKP Dr. H. Wahyudi.

     

    Apresiasi tinggi datang dari para pedagang dan pengguna jalan yang merasa sangat terbantu dengan adanya pengaturan lalu lintas yang responsif dari jajaran Polsek Bekasi Barat. Sinergi yang baik antara petugas di lapangan dan ketertiban para pengendara membuat arus lalu lintas tetap mengalir dinamis. Hingga seluruh aktivitas pasar pagi mulai berangsur sepi, jalannya pengaturan arus lalu lintas sore tersebut dilaporkan berjalan dengan ramai lancar, aman, serta terkendali penuh.

  • Kepercayaan Publik Terhadap Polri Tembus 82,4 Persen Berdasarkan Survei Litbang Kompas, Penasehat Khusus Presiden Beri Apresiasi

     

    *JAKARTA, 27 JUNI 2026* – Korps Bhayangkara berhasil menorehkan capaian gemilang dalam hal tingkat kepercayaan masyarakat. Berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Litbang Kompas, tingkat kepercayaan publik terhadap Institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kini melesat hingga mencapai angka 82,4 persen. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 6,2 persen jika dibandingkan dengan survei pada periode tahun 2025 lalu yang berada di angka 76,2 persen.

     

    Survei berkala yang diselenggarakan Litbang Kompas ini dilakukan sejak 1 April hingga 20 Juni 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 38 wilayah provinsi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode sampel acak berkala dengan tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen serta memiliki *margin of error* yang sangat ketat di kisaran 2,8 persen.

     

    Selain melesatnya angka kepercayaan, hasil survei juga mencatat indikator kinerja Polri lainnya yang bergerak ke arah positif. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian mengalami kenaikan dari 65,1 persen pada tahun lalu menjadi 67,6 persen. Sementara itu, indikator citra positif institusi Polri di mata publik turut melonjak tajam, dari sebelumnya 64,4 persen kini menembus angka 71,5 persen.

     

    Capaian positif tersebut mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari pihak Istana Kepresidenan. Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi A., mengungkapkan rasa bangganya atas kinerja transformatif dan konsistensi perbaikan yang terus ditunjukkan oleh seluruh jajaran kepolisian.

     

    > “Saya ikut gembira melihat perkembangan trend persepsi publik terhadap POLRI. Dari tiga aspek yang dinilai, semuanya menunjukkan trend perbaikan penilaian yang layak diberi apresiasi. Modal kepercayaan publik terlihat sudah sangat baik. Tentu itu diperoleh dengan perjuangan yang tidak mudah. Tapi mempertahankan kepercayaan agar tetap tinggi juga butuh effort yang luar biasa,” ujar Hasan Nasbi A. dalam keterangannya, Sabtu (27/06/2026).

     

    Lebih lanjut, Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi mengingatkan bahwa hasil survei yang tinggi ini merupakan sebuah amanah besar yang harus dijaga dengan komitmen penuh di lapangan. Ia berharap tren positif ini tidak membuat jajaran kepolisian berpuas diri, melainkan menjadi pemacu semangat untuk terus memberikan dedikasi terbaik bagi masyarakat luas.

     

    > “Saya berharap seluruh jajaran POLRI punya kesadaran menjaga konsistensi kenaikan trend persepsi publik ini di masa depan, terutama dari aspek kepuasan publik dan citra positif terhadap institusi. Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara,” pungkas Hasan Nasbi.

     

    Peningkatan kumulatif pada aspek citra positif, kepuasan, dan kepercayaan publik ini menjadi bukti nyata keberhasilan berbagai program reformasi birokrasi, penegakan hukum yang transparan, serta optimalisasi pelayanan publik responsif yang selama ini digenjot oleh Mabes Polri hingga ke tingkat Polsek jajaran. Ke depan, polri berkomitmen untuk terus mempertahankan performa ini demi mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif secara nasional.

  • Sinergi Kokoh Jaga Jakarta: Bripka Yophi Prima dan Serka Susilo Kongkow Kamtibmas di Kp Pintu Air

    KOTA BEKASI – Memperkuat fondasi kemitraan strategis di tingkat akar rumput guna memelihara stabilitas wilayah, Polsek Medan Satria terus menggalakkan program Jaga Jakarta melalui pendekatan sosiokultural yang inklusif. Langkah preventif ini direalisasikan lewat skema patroli dialogis Jakarta On the Spot guna merangkul seluruh elemen pemuda dalam menjaga kondusifitas lingkungan dari berbagai kerawanan sosial. Bhabinkamtibmas Kelurahan Harapan Mulya Bripka Yophi Prima, S.H., berkolaborasi dengan Babinsa Serka Susilo melaksanakan kegiatan sambang kewilayahan yang dikemas dalam bentuk kongkow kamtibmas di Jalan Pangeran Jayakarta, Kp. Pintu Air RT 08/RW 01, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Jumat (26/6/2026) sore.

     

    Forum komunikasi santai namun berbobot yang digelar di tengah-tengah pemukiman warga ini turut dihadiri oleh perwakilan tokoh pemuda dari unsur Karang Taruna Kelurahan, yakni Saudara Dio. Kehadiran duet TNI-Polri secara melekat di tengah masyarakat difungsikan untuk menyerap langsung informasi seputar perkembangan situasi keamanan serta memberikan rasa aman bagi warga setempat. Sinergi ini dirasa krusial guna membentengi wilayah Harapan Mulya dari maraknya potensi gangguan kamtibmas, termasuk peredaran narkotika serta pengaruh buruk judi online.

     

    Kapolsek Medan Satria AKP Tri Baskoro Bintang Wijaya, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penguatan pilar Jaga Warga dan Jaga Lingkungan membutuhkan peran aktif serta komitmen nyata dari kelompok pemuda seperti Karang Taruna. Dalam kesempatan tersebut, Bripka Yophi Prima bersama Serka Susilo mengajak para pemuda untuk menjadi pelopor dalam penegakan aturan serta aktif menghidupkan kembali pos ronda mandiri di lingkungan masing-masing. “Kemitraan yang kokoh bersama TNI dan pemuda adalah modal utama kami dalam mendeteksi dini setiap embrio kerawanan,” urai AKP Tri Baskoro Bintang.

     

    Saudara Dio mewakili Karang Taruna menyambut positif jalannya dialog interaktif ini dan menyatakan kesiapannya untuk membantu menyebarluaskan pesan-pesan positif kepolisian kepada komunitas remaja. Sinergitas tiga pilar kewilayahan ini diharapkan dapat terus berkesinambungan demi terciptanya iklim lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. Seluruh rangkaian kegiatan kongkow bareng warga dan pemuda tersebut berjalan dengan aman, tertib, serta ditutup dalam situasi yang kondusif.

  • Wakapolri Buka Pekan Olahraga Polri Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Semangat “Polri untuk Masyarakat”

    Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo secara resmi membuka Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud komitmen Polri dalam membangun budaya hidup sehat, memperkuat soliditas, dan mencetak atlet-atlet berprestasi.

     

    Sebelum pembukaan, Kapolri bersama tamu undangan kementerian/lembaga, serta masyarakat mengikuti olahraga bersama dalam suasana Car Free Day dari kawasan Monas menuju Polda Metro Jaya.

     

    Dalam sambutan Kapolri yang dibacakan oleh Wakapolri menyampaikan bahwa delapan dekade perjalanan Polri merupakan pengabdian panjang kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Oleh karena itu, momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

     

    “Pada momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kita perlu meneguhkan kembali komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang dekat, dipercaya, dan dicintai masyarakat,” ujar Wakapolri.

     

    Wakapolri juga menegaskan, olahraga menjadi salah satu media untuk membangun karakter, memperkuat disiplin, sportivitas, solidaritas, serta semangat kompetisi yang sehat.

     

    Bhayangkara Sports Day juga dirangkaikan dengan penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate. Sebanyak 6.698 atlet dari unsur Polri, TNI, dan masyarakat umum ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

     

    “Kapolri Cup Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan kompetisi bagi atlet Polri, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi rekan-rekan TNI dan masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan ajang pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet profesional, serta sarana mempererat persaudaraan,” kata Wakapolri.

     

    Tentunya Polri berharap kompetisi tersebut dapat menjadi tahapan pembinaan menuju level yang lebih tinggi, mulai dari Kejuaraan Nasional, Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade.

     

    “Ke depan, level kompetisi Pekan Olahraga Polri akan terus kita tingkatkan sehingga menjadi salah satu tahapan penting bagi para atlet untuk naik ke level kompetisi yang lebih tinggi seperti Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade,” ungkapnya.

     

    Pada kesempatan itu, Polri juga memberikan apresiasi kepada para atlet Polri yang telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional. Di antaranya dengan meraih 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 yang terdiri dari 23 emas, 11 perak, dan 16 perunggu, serta 30 medali pada SEA Games 2025 yang terdiri dari lima emas, 15 perak, dan 10 perunggu.

     

    Selain itu, atlet Polri juga menorehkan prestasi pada berbagai cabang olahraga lainnya, termasuk bola voli, taekwondo, karate, judo, bulu tangkis, dan menembak.

     

    “Polri akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan Polri serta memperkuat sinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, KOI, dan induk cabang olahraga untuk mendorong lahirnya atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara,” tegasnya.

     

    Mengakhiri sambutannya, Wakapolri mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas, para pelatih dan ofisial memberikan pendampingan terbaik, serta wasit dan juri menjaga integritas pertandingan agar Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 berlangsung aman, lancar, dan sukses serta menjadi momentum lahirnya atlet-atlet berprestasi bagi Indonesia.

  • Menpora Erick Thohir Dorong Pekan Olahraga Polri Jadi Gerakan Memasyarakatkan Olahraga

     

    Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari gerakan memasyarakatkan olahraga. Hal itu disampaikan Erick saat menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026).

     

    Erick mengatakan, tingkat partisipasi masyarakat Indonesia dalam berolahraga masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus menekan biaya kesehatan ke depan.

     

    “Pekan Olahraga Polri ini juga memasyarakatkan olahraga. Dengan mengolahragakan masyarakat, konteksnya juga menjaga kesehatan dan menekan biaya kesehatan,” ujar Erick.

     

    Erick juga mendorong agar kegiatan car free day dapat diperluas ke lebih banyak daerah. Ia menyebut car free day dapat menjadi ruang publik yang sehat sekaligus mendorong masyarakat lebih aktif berolahraga.

     

    “Kita bisa lihat car free day hari ini baru 220 kota, padahal kita ada 514 kota. Kita juga dorong bagaimana car free day ini bisa ada di seluruh kota di Republik Indonesia,” katanya.

     

    Sementara itu, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan Pekan Olahraga Polri 2026 diikuti 6.698 atlet dari delapan cabang olahraga, yakni basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate.

     

    Wakapolri berpesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, keberanian, dan kehormatan. Ia berharap Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan serta membangun prestasi olahraga nasional.

     

    Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat negara. Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk mempererat kebersamaan dengan masyarakat melalui olahraga yang sehat, positif, dan penuh semangat persaudaraan.

  • Menpora Erick Thohir Apresiasi Pekan Olahraga Polri 2026: Makin Banyak Event, Makin Baik untuk Bangsa*

     

    Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi pelaksanaan Pekan Olahraga Polri 2026 yang digelar di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas ruang kompetisi sekaligus membangun budaya olahraga di Indonesia.

     

    Erick menyampaikan, pembangunan olahraga nasional tidak bisa dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga sendiri. Karena itu, ia menyambut baik keterlibatan Polri dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga berskala besar.

     

    “Saya juga berterima kasih karena tidak mungkin kami, Kemenpora, membangun olahraga dengan kesendirian. Makin banyak yang melaksanakan event-event olahraga, makin baik buat bangsa kita,” ujar Erick dalam sambutannya.

     

    Menurut Erick, semakin banyak kegiatan olahraga digelar, semakin besar pula peluang munculnya atlet-atlet berprestasi. Ia juga menyinggung sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Polri 2026 sejalan dengan arah pembinaan olahraga nasional.

     

    Erick kemudian berpesan kepada seluruh atlet agar menjaga sportivitas selama bertanding. Ia menegaskan sportivitas merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter atlet.

     

    “Para atlet yang akan bertanding, tetap jaga sportivitas. Karena itulah bagian dari jiwa raga kalian dalam membangun karakter yang baik,” katanya.

     

    Pekan Olahraga Polri 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan prestasi, penguatan karakter, serta wujud kebersamaan antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.

  • Pasar Rakyat dan Bazar UMKM Hari Bhayangkara ke-80 Polres Tangerang Selatan

    Tangsel – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, pada hari ini, Minggu, 28 Juni 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia secara serentak menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM di lima wilayah, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kota Tangerang Selatan.

     

    Di wilayah Kota Tangerang Selatan, Polres Tangerang Selatan menyelenggarakan kegiatan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM yang dipusatkan di Alun-Alun Pamulang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus berbagi kebahagiaan menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

    Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Polri terus bertekad untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik bagi seluruh warga.

     

    Pada kegiatan Pasar Rakyat ini, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau melalui pasar murah yang menyediakan beras premium 5 kilogram seharga Rp50.000 per paket, gula kemasan 1 kilogram seharga Rp10.000 per paket, serta minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp10.000 per paket. Secara keseluruhan, Polri menyiapkan 75.000 paket sembako, termasuk 5.000 paket beras, 5.000 paket gula, dan 5.000 paket minyak goreng untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Tak hanya pasar murah, Polres Tangerang Selatan juga menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, mulai dari Bazar UMKM, pembagian makanan dan minuman gratis, pembagian suvenir Polri, area permainan anak, hingga nonton bareng Piala Dunia yang semakin menambah semarak suasana.

     

    Momentum ini menjadi simbol eratnya kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan sosial dan hiburan yang dikemas dalam suasana penuh kehangatan, Polri berharap dapat terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat serta menghadirkan manfaat nyata sebagai bentuk rasa syukur dan pengabdian selama 80 tahun mengabdi untuk Indonesia.

  • Kapolri: Pekan Olahraga Polri Jadi Wadah Cetak Atlet Berprestasi hingga Tingkat Dunia

     

    Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026 – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menegaskan Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga sebagai wadah pembinaan prestasi untuk mencetak atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

     

    Hal tersebut disampaikan Kapolri usai mengikuti rangkaian Pekan Olahraga Polri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6).

     

    Kapolri menjelaskan, Pekan Olahraga Polri diawali dengan kegiatan berjalan dan berolahraga bersama dalam suasana Car Free Day dari kawasan Monas menuju Polda Metro Jaya. Kegiatan tersebut menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

     

    Selain itu, Polri juga menggelar Kapolri Cup 2026 yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni basket, bulutangkis, judo, menembak, indoor sky diving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate. Kejuaraan tersebut diikuti 6.698 atlet yang berasal dari Polri, TNI, serta masyarakat umum.

     

    Menurut Kapolri, ajang tersebut merupakan wadah pembinaan prestasi sekaligus sarana mencari bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama institusi dan bangsa.

     

    “Pekan Olahraga Polri ini menjadi wadah pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet potensial, serta sarana mempererat persaudaraan dan membangun semangat kompetisi yang sehat,” ujar Kapolri.

     

    Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet Polri yang telah menorehkan prestasi di tingkat internasional, di antaranya dengan meraih 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 serta 30 medali pada SEA Games 2025.

     

    “Saya ingin memberikan apresiasi kepada para atlet Polri atas prestasi yang membanggakan di beberapa ajang internasional, di antaranya 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 dan 30 medali pada SEA Games 2025,” kata Kapolri.

     

    Ke depan, Kapolri menegaskan Polri akan terus memperkuat pembinaan atlet pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan. Ia berharap peningkatan kualitas kompetisi Pekan Olahraga Polri dapat menjadi bagian dari jenjang pembinaan atlet menuju kejuaraan yang lebih tinggi.

     

    “Polri akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan para atlet pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan Polri. Level kompetisi Pekan Olahraga Polri juga akan terus ditingkatkan sehingga dapat menjadi tahapan pembinaan menuju Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade,” tegas Kapolri.

     

    Menutup keterangannya, Kapolri berharap seluruh rangkaian Pekan Olahraga Polri 2026 dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara.

     

    “Semoga Pekan Olahraga Polri Tahun 2026 berjalan aman, lancar, serta melahirkan atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara,” tutup Kapolri.