Penulis: editorkabarin1

  • POLSEK RAWALUMBU HADIR DI TENGAH MASYARAKAT MELALUI PROGRAM JAGA JAKARTA ON THE SPOT

    Bekasi Kota – Dalam upaya mempererat kemitraan dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat, Polsek Rawalumbu Polres Metropolitan Bekasi Kota melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama warga di Jl. Bekasi Jati RT 04/RW 26, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (25/06/2026).

     

    Kegiatan yang dipimpin oleh Wakapolsek Rawalumbu AKP Isac Erixon, SH., MH., didampingi Kanit Intelkam AKP Edy Muryanto, Kanit Binmas IPTU Noch Chaidir Sangadji, Bhabinkamtibmas, serta dihadiri warga masyarakat setempat, berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

     

    Melalui dialog langsung dengan warga, Polri menyampaikan berbagai pesan kamtibmas sekaligus menyerap aspirasi, saran, dan masukan dari masyarakat terkait kondisi keamanan lingkungan. Warga juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti curanmor, tawuran, penyalahgunaan narkoba, perjudian online, serta bentuk kriminalitas lainnya.

     

    Selain itu, masyarakat diajak untuk terus membangun komunikasi aktif dengan pihak Kepolisian, meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak guna mencegah kenakalan remaja, serta memanfaatkan layanan Call Center 110 yang siap melayani pengaduan masyarakat selama 24 jam.

    Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Polsek Rawalumbu turut menyalurkan bantuan sosial berupa 10 paket sembako berisi beras masing-masing 5 kilogram kepada warga yang membutuhkan.

     

    Melalui kegiatan ini, terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat, meningkatnya kepercayaan publik terhadap kehadiran Polri, serta tumbuhnya partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

     

    Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Polri melalui program Jaga Jakarta On The Spot mendapat respons positif dan apresiasi dari masyarakat sebagai wujud nyata pelayanan dan kedekatan Polri dengan warga.

     

    #PolriUntukMasyarakat #JagaJakarta #PolsekRawalumbu #PolresMetroBekasiKota #Harkamtibmas #CallCenter110 #PolriPresisi

  • Jaga Jakarta On The Spot: Polsek Bantargebang Dengarkan Langsung Aspirasi Warga Cimuning

    Kota Bekasi – Polsek Bantargebang kembali turun ke lapangan melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot dan penyerapan aspirasi masyarakat di RT 001/RW 005 Kel. Cimuning, Kec. Mustikajaya. Kamis(25/6/26).

     

    Dipimpin Kanit Binmas AKP Jamingan bersama Panit 2 Binmas Iptu Nasrullah dan Bhabinkamtibmas Aiptu Khafid Anwar, kegiatan dihadiri Ketua RW 005 Bpk. Mardi, Tokoh Ulama H. Hidayat, serta warga setempat.

     

    Warga menyampaikan saran dan masukan terkait situasi kamtibmas. Petugas juga memberikan himbauan pencegahan tawuran, kejahatan jalanan, narkoba, dan penggunaan media sosial bijak, serta mengajak warga aktif menjaga keamanan lingkungan.

     

    “Kami hadir untuk mendengar langsung dan berdiskusi dengan masyarakat. Sinergi antara Polri dan warga adalah kunci agar Cimuning tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH., MM.

     

    Kegiatan berjalan lancar. Komunikasi Polri-masyarakat terjalin baik, kepercayaan publik meningkat, dan situasi kamtibmas wilayah hukum Polsek Bantargebang tetap aman kondusif. (Humas Polsek Bantar Gebang).

     

    #JagaJakartaOnTheSpot #PolsekBantargebang #PolriUntukMasyarakat

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Bekasi Selatan Perketat Patroli Dini Hari

    Kota Bekasi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Bekasi Selatan menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot melalui patroli mobile dan razia stasioner pada Jumat (26/6/2026) dini hari. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 00.00 hingga 05.00 WIB tersebut dipimpin Kanit Intelkam Polsek Bekasi Selatan, AKP Arif Yudianto, S.I.Kom., selaku Perwira Pengendali dengan melibatkan 12 personel piket fungsi.

     

    Patroli menyasar sejumlah titik, di antaranya Jalan Puloribung Raya, Jalan Taman Aster, Jalan Cikunir Raya, dan Jalan Ki Ijo Bin Beih. Petugas melakukan pemantauan guna mengantisipasi aksi kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, tawuran, balap liar, hingga penyalahgunaan narkoba. Selain itu, razia stasioner juga dilaksanakan di Jalan Cikunir Raya dengan pemeriksaan kendaraan secara selektif terhadap kepemilikan senjata tajam, senjata api ilegal, dan narkoba.

     

    AKP Arif Yudianto dalam keterangannya mengatakan, kegiatan Jaga Jakarta On The Spot merupakan langkah preventif Polsek Bekasi Selatan dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.

     

    “Kami terus meningkatkan patroli dan razia sebagai bentuk komitmen Polri untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar segera menghubungi layanan 110 apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungannya,” ujarnya.

     

    Hingga kegiatan berakhir pukul 05.00 WIB, situasi di wilayah hukum Polsek Bekasi Selatan terpantau aman dan kondusif. Dalam razia tersebut, petugas tidak menemukan barang-barang mencurigakan maupun pelanggaran yang menjadi sasaran operasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polsek Bekasi Selatan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

  • WUJUDKAN JAGA BEKASI ON THE SPOT, BHABINKAMTIBMAS KELURAHAN JATIMEKAR SERAP ASPIRASI WARGANYA DENGAN KONGKOW BARENG

    JATIASIH – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatikramat Aipda Setyo Wardoyo, S.E., melaksanakan kegiatan kongkow bareng dan berdialog dengan warga di Jl. H.Jain Rt.01/08 Kelurahan Jatikramat Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, sebagai implementasi program Jaga Bekasi On The Spot. Kamis malam (25/6/2026)

     

    Pada kegiatan tersebut, Aipda Setyo Wardoyo menyambangi warga untuk kongkoe bareng menjalin komunikasi yang baik sekaligus menyerap berbagai aspirasi, masukan, serta informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait situasi Kamtibmas di lingkungan mereka. Melalui kegiatan sambang ini, diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

     

    Selain mendengarkan aspirasi warga, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, menjaga kerukunan antarwarga, serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda dan pengawasan lingkungan guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

     

    Warga menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan mereka dan mengapresiasi kegiatan patroli sambang yang dilakukan secara rutin. Kehadiran Polri di tengah masyarakat dinilai mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta mempererat hubungan antara polisi dan warga.

     

    Melalui kegiatan Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Jatiasih terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan, melayani, dan memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang ada, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga. [ORH]

     

    #PolriUntukMasyarakat #PolsekJatiasih #JagaBekasiOnTheSpot #Bhabinkamtibmas #Harkamtibmas #KotaBekasiKondusif

  • WUJUDKAN PROGRAM BEKASI ON THE SPOT, POLSEK JATIASIH RUTIN GELAR RAZIA STASIONER DAN PATROLI WILAYAH, ANTISIPASI KEJAHATAN JALANAN CIPTAKAN SITUASI AMAN DAN KONDUSIF

    JATIASIH – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Jatiasih secara rutin setiap hari nmelaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui razia stasioner dan patroli wilayah guna mengantisipasi berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya kejahatan jalanan, aksi tawuran, balap liar, curanmor, serta tindak kriminalitas lainnya. Senin dini hari (8/6/2026)

     

    Kegiatan diawali dengan apel malam yang dilaksanakan di halaman Mapolsek Jatiasih Jl. Swatantra IV no.1 Jatiasih. Apel dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) AKP Fair Setiaji selaku Kanit Samapta didampingi Panit 1 Intelkam IPDA Michael dengan melibatkan 8 (delapan) personel piket gabungan. Dalam arahannya, AKP Fair menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sikap humanis, serta meningkatkan kewaspadaan selama pelaksanaan kegiatan di lapangan.

     

    Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Razia Stasioner yang difokuskan di Jalan Raya Perum Pondok Gede Permai [lokasi 1] dan Pertigaan Perum Vila Jatirasa [lokasi 2] Kelurahan Jatirasa Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas, memantau aktivitas masyarakat pada malam hari, serta mengantisipasi peredaran senjata tajam, minuman keras, narkoba, maupun barang-barang berbahaya lainnya yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.

     

    Selain razia stasioner, personel juga melaksanakan patroli mobile ke sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan keamanan. Patroli dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus sebagai upaya preventif dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan.

     

    Melalui kegiatan razia dan patroli yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Jatiasih berharap dapat menekan angka kriminalitas serta menciptakan situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Polsek Jatiasih juga mengimbau kepada warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas di lingkungan masing-masing. [ORH]

  • POLSEK JATISAMPURNA RUTIN GELAR PEMBACAAN SURAT AL-KAHFI, MEMBANGUN SPIRITUALITAS DAN MEMPERKUAT NILAI PELAYANAN HUMANIS

    Kota Bekasi — Dalam upaya memperkuat pembinaan rohani serta menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan di lingkungan internal kepolisian, personel Polsek Jatisampurna kembali melaksanakan kegiatan rutin pembacaan Surat Al-Kahfi pada Kamis malam (25/06/2026) usai pelaksanaan Sholat Magrib berjamaah.

     

    Kegiatan yang berlangsung di Mushola Polsek Jatisampurna tersebut diikuti oleh personel piket fungsi yang beragama Islam dan dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Jatisampurna, Iptu Romli. Sebanyak empat personel turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat dan penuh kekhusyukan.

     

    Pembacaan Surat Al-Kahfi yang dilaksanakan setiap malam Jumat ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual anggota sebagai pondasi dalam menjalankan tugas kepolisian yang profesional, humanis, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

     

    Melalui kegiatan keagamaan ini, diharapkan setiap personel dapat memperoleh ketenangan hati, meningkatkan kualitas ibadah, serta membentuk karakter anggota Polri yang semakin dekat dengan nilai-nilai moral, kejujuran, dan kepedulian sosial dalam menjalankan tugas sehari-hari.

     

    Kapolsek Jatisampurna IPTU Musanif menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan rohani secara rutin merupakan salah satu ikhtiar untuk membangun keseimbangan antara pengabdian kepada negara dan kedekatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

     

    Dengan semangat kebersamaan dan nilai religius yang terus dijaga, Polsek Jatisampurna berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang Presisi, humanis, serta menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang tidak hanya hadir melalui tugas operasional, tetapi juga melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Polri Mutasi 1.121 Personel, Perkuat Organisasi hingga Daerah

    Jakarta – Polri kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap 1.121 personel perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi, pengembangan karier, serta penguatan kelembagaan Polri dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

     

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi.

     

    “Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

     

    Adapun tujuh Surat Telegram yang diterbitkan meliputi ST/1335/VI/KEP./2026 sebanyak 74 personel, ST/1336/VI/KEP./2026 sebanyak 359 personel, ST/1337/VI/KEP./2026 sebanyak 65 personel, ST/1338/VI/KEP./2026 sebanyak 174 personel, ST/1339/VI/KEP./2026 sebanyak 150 personel, ST/1340/VI/KEP./2026 sebanyak 104 personel, dan ST/1341/VI/KEP./2026 sebanyak 195 personel.

     

    Dari total 1.121 personel yang dimutasi, sebanyak 748 personel mendapatkan promosi maupun perpindahan jabatan setara (flat). Sejumlah jabatan strategis turut mengalami pergantian, di antaranya Kapuslitbang Polri yang kini dijabat Brigjen Pol. Didi Hayamansyah.

     

    Selain itu, terdapat pergantian pada dua jabatan Kapolda, yakni Kapolda Aceh yang kini dijabat Brigjen Pol. Ruddi Setiawan dan Kapolda Papua Barat Daya yang dipercayakan kepada Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru.

     

    Mutasi kali ini juga mencakup tiga jabatan Wakapolda, yaitu Wakapolda Banten, Wakapolda Maluku, dan Wakapolda Papua Barat Daya.

     

    Pada level kewilayahan, Polri melakukan promosi terhadap 190 jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes. Dalam kebijakan tersebut juga dilakukan pembentukan satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru, serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.

     

    “Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis,” kata Brigjen Pol. Trunoyudo.

     

    Empat Polres Tipe D yang dibentuk berada di wilayah Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Sementara delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

     

    Dalam mutasi kali ini, Polri juga memberikan ruang lebih luas bagi personel Polwan. Sebanyak 45 Polwan memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipromosikan menjadi Kapolres setingkat IIIA2.

     

    “Peningkatan peran Polwan dalam jabatan strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi tanpa membedakan gender,” ungkap Brigjen Pol. Trunoyudo.

     

    Selain promosi dan rotasi, mutasi juga mencakup pengukuhan jabatan terhadap delapan personel, penempatan jabatan bagi 68 lulusan Dikbangti dan S3 STIK, serta pemberangkatan 37 personel untuk mengikuti pendidikan pengembangan dan pendidikan pengembangan manajemen tahun anggaran 2026.

     

    Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh kebijakan mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, serta evaluasi kinerja yang berkelanjutan.

     

    “Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” tutupnya.

  • Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Amankan Terduga Anggota KKB Kodap III Dulla di Intan Jaya

    Intan Jaya – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengamankan seorang pria berinisial PP (25) alias P beserta barang bukti berupa telepon genggam, yang diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodam III D Dulla Intan Jaya yang beroperasi di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

     

    Saat diwawancarai pada Kamis (25/6), Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T, membenarkan pengamanan tersebut.

     

    “PP diamankan oleh tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIT di Kampung Bajemba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Setelah diamankan, yang bersangkutan langsung dibawa ke Pos Satgas Damai Cartenz untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kasatgas Humas.

     

    Pengamanan terhadap PP merupakan bagian dari pengembangan penyidikan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/01/I/2024/SPKT/RES. INTAN JAYA terkait peristiwa penembakan terhadap Pos Tower Satgas Tindak Intan Jaya pada 19 Januari 2024 yang mengakibatkan gugurnya Briptu Anumerta Alvando Steve Karamoi.

     

    “Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi yang diperoleh di lapangan, penyidik melakukan pendalaman terhadap dugaan keterkaitan PP dengan sejumlah peristiwa gangguan keamanan yang pernah terjadi di wilayah intan jaya. Selain peristiwa penembakan terhadap Pos Tower Satgas Tindak Intan Jaya pada 19 januari 2024, penyidik juga mendalami dugaan keterkaitan yang bersangkutan dengan beberapa insiden lainnya yang terjadi pada tahun 2026. Namun demikian, seluruh informasi tersebut masih dalam tahap penyidikan dan pendalaman guna melengkapi alat bukti serta memastikan fakta hukum secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku,” tambah Kasatgas Humas.

     

    Atas dugaan keterlibatannya dalam peristiwa tersebut, PP dipersangkakan melanggar Pasal 458 ayat (1) dan/atau Pasal 466 ayat (3) dan/atau Pasal 459 juncto Pasal 20 huruf c dan/atau Pasal 21 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), terkait dugaan tindak pidana pembunuhan dan/atau pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun, pidana seumur hidup, atau pidana mati.

     

    “Penerapan pasal tersebut masih dalam proses pembuktian berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucap Kasatgas Humas.

     

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menegakkan hukum terhadap pelaku-pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan bersenjata di Papua.

     

    “Setiap informasi yang diperoleh di lapangan akan kami tindak lanjuti melalui proses penyelidikan yang profesional dan sesuai prosedur hukum. Kami berkomitmen mengungkap setiap tindak pidana yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa maupun mengganggu stabilitas keamanan masyarakat,” ujar Kaops.

     

    Ia menambahkan bahwa Operasi Damai Cartenz-2026 akan terus mengedepankan langkah penegakan hukum yang profesional, terukur, dan berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

     

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa proses penyelidikan terhadap PP masih terus berlangsung untuk mendalami berbagai informasi yang diperoleh petugas di lapangan.

     

    “Penyelidikan masih berjalan dan petugas terus melakukan pengembangan terhadap setiap informasi yang diperoleh. Seluruh proses dilakukan secara profesional guna memastikan terpenuhinya alat bukti serta mengungkap kemungkinan keterkaitan dengan pihak-pihak lain,” ujar Wakaops.

     

    Hingga saat ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut guna mengumpulkan keterangan, alat bukti, serta fakta-fakta yang diperlukan untuk kepentingan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

     

    Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta mendukung proses penegakan hukum dengan memberikan informasi yang dapat membantu pengungkapan berbagai tindak pidana di wilayah Papua Tengah.

  • Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri Gelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama

    Jakarta – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sebagai bentuk pemuliaan sekaligus peneguhan kembali nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup dan landasan pengabdian seluruh insan Bhayangkara.

     

    Prosesi penyucian Panji Rastra Sewakottama berlangsung khidmat dan sarat makna. Dalam rangkaian tersebut, Kapolri melaksanakan tiga tahapan simbolis. Tahap pertama berupa pembersihan panji menggunakan sikat, yang dimaknai sebagai upaya membersihkan segala kekurangan dan tekad untuk terus melakukan perbaikan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

     

    Pada tahap kedua, Kapolri memercikkan air yang berasal dari sumber mata air di 34 wilayah di Indonesia yang telah disatukan di Jakarta. Prosesi ini melambangkan persatuan, kebersamaan, dan semangat pengabdian seluruh jajaran kepolisian dari Sabang hingga Merauke dalam mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

     

    Tahap terakhir dilakukan dengan pemberian wewangian pada Panji Rastra Sewakottama. Simbol ini dimaknai sebagai harapan agar setiap pengabdian Polri senantiasa mengharumkan nama institusi serta semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat.

     

    Setelah rangkaian penyucian selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan zikir bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus memohon kekuatan, keselamatan, dan perlindungan dalam pelaksanaan tugas-tugas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

     

    Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan bahwa upacara penyucian Panji Rastra Sewakottama bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

     

    “Upacara penyucian Panji Rastra Sewakottama ini merupakan simbol peneguhan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya yang menjadi jiwa setiap insan Bhayangkara. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri ingin memastikan bahwa semangat pengabdian, persatuan, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus terjaga dan semakin kuat,” ujar Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

     

    Ia menambahkan, semangat yang terkandung dalam prosesi penyucian tersebut menjadi pengingat bahwa Polri harus terus berbenah, memperkuat soliditas, dan menjaga kepercayaan publik melalui kerja-kerja yang profesional, modern, dan humanis.

     

    “Makna dari setiap tahapan penyucian ini adalah ajakan bagi seluruh personel Polri untuk selalu melakukan evaluasi, memperbaiki diri, serta menjaga marwah institusi. Harapannya, Polri semakin presisi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” lanjutnya.

     

    Melalui internalisasi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Panji Rastra Sewakottama, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern, terpercaya, serta semakin dekat dengan masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80.

  • Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri Gelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama

    Jakarta –  Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sebagai bentuk pemuliaan sekaligus peneguhan kembali nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup dan landasan pengabdian seluruh insan Bhayangkara.

     

    Prosesi penyucian Panji Rastra Sewakottama berlangsung khidmat dan sarat makna. Dalam rangkaian tersebut, Kapolri melaksanakan tiga tahapan simbolis. Tahap pertama berupa pembersihan panji menggunakan sikat, yang dimaknai sebagai upaya membersihkan segala kekurangan dan tekad untuk terus melakukan perbaikan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

     

    Pada tahap kedua, Kapolri memercikkan air yang berasal dari sumber mata air di 34 wilayah di Indonesia yang telah disatukan di Jakarta. Prosesi ini melambangkan persatuan, kebersamaan, dan semangat pengabdian seluruh jajaran kepolisian dari Sabang hingga Merauke dalam mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

     

    Tahap terakhir dilakukan dengan pemberian wewangian pada Panji Rastra Sewakottama. Simbol ini dimaknai sebagai harapan agar setiap pengabdian Polri senantiasa mengharumkan nama institusi serta semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat.

     

    Setelah rangkaian penyucian selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan zikir bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus memohon kekuatan, keselamatan, dan perlindungan dalam pelaksanaan tugas-tugas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

     

    Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan bahwa upacara penyucian Panji Rastra Sewakottama bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

     

    “Upacara penyucian Panji Rastra Sewakottama ini merupakan simbol peneguhan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya yang menjadi jiwa setiap insan Bhayangkara. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri ingin memastikan bahwa semangat pengabdian, persatuan, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus terjaga dan semakin kuat,” ujar Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

     

    Ia menambahkan, semangat yang terkandung dalam prosesi penyucian tersebut menjadi pengingat bahwa Polri harus terus berbenah, memperkuat soliditas, dan menjaga kepercayaan publik melalui kerja-kerja yang profesional, modern, dan humanis.

     

    “Makna dari setiap tahapan penyucian ini adalah ajakan bagi seluruh personel Polri untuk selalu melakukan evaluasi, memperbaiki diri, serta menjaga marwah institusi. Harapannya, Polri semakin presisi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” lanjutnya.

     

    Melalui internalisasi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Panji Rastra Sewakottama, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern, terpercaya, serta semakin dekat dengan masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80.