Penulis: kabarin

  • Polri Gelar Lomba Polsus Teladan 2026 dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

    Jakarta – Polri menggelar Lomba Polisi Khusus (Polsus) Teladan Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Sepolwan Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 peserta dari delapan kementerian dan lembaga. Para peserta merupakan personel Polisi Khusus yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

    Lomba Polsus Teladan diselenggarakan sebagai wadah untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta integritas personel Polisi Khusus dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.

    Ketua Pelaksana Lomba, Kombes Pol. Hastho Rahardjo, S.I.K., S.H., M.H. mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan penguatan kompetensi personel Polisi Khusus.

    “Kegiatan ini bukan hanya kompetisi untuk mencari yang terbaik, tetapi juga menjadi wadah untuk membentuk sosok Polisi Khusus yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing,” ujar Kombes Pol. Hastho Rahardjo.

    Menurutnya, Polisi Khusus memiliki peran penting dalam membantu tugas-tugas kepolisian, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan aturan sesuai bidang kewenangan, hingga pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

    “Polisi Khusus merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia Polsus harus terus didorong agar mampu menjawab berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks,” katanya.

    Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan keimanan sebagai fondasi moral dan etika dalam menjalankan tugas, menjaga solidaritas dan sinergi dengan Polri, TNI, serta elemen masyarakat, serta mengimplementasikan seluruh pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

    Selain itu, peserta juga didorong untuk terus mengembangkan kreativitas, inovasi, dan dedikasi dalam menghadapi tantangan tugas, serta menjadi pelopor dalam menegakkan keselamatan, ketertiban, dan disiplin baik di lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Pemenang Lomba Polisi Khusus Teladan Tahun 2026 dijadwalkan akan diumumkan menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026.

    Melalui kegiatan ini, Polri berharap lahir sosok-sosok Polisi Khusus yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas, dedikasi, dan kemampuan menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing, sehingga semakin memperkuat sinergi dengan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

  • Bali Siap Sambut IAWP 2026, Perkuat Jejaring Polwan Dunia

    Bali, Indonesia – Indonesia akan menjadi co-host penyelenggaraan Konferensi International Association of Women Police (IAWP) 2026 yang akan berlangsung pada 20–24 September 2026 di Bali. Kegiatan ini akan mempertemukan Polisi Wanita (Polwan), pemimpin kepolisian, serta praktisi penegakan hukum dari berbagai negara dalam sebuah forum internasional yang mengedepankan kolaborasi, pengembangan profesional, dan persahabatan lintas budaya.

    Mengusung semangat kebersamaan dan pemberdayaan perempuan dalam institusi kepolisian, IAWP 2026 tidak hanya menghadirkan rangkaian konferensi dan sesi diskusi, tetapi juga berbagai kegiatan yang dirancang untuk mempererat hubungan antar peserta dari seluruh dunia.

    Salah satu agenda utama yang akan menjadi sorotan adalah Parade of Nations, di mana delegasi dari berbagai negara akan tampil bersama dalam parade yang mencerminkan keberagaman budaya dan persatuan komunitas kepolisian global. Kegiatan ini menjadi simbol kuat solidaritas dan kerja sama antarbangsa dalam mendukung peran perempuan di bidang penegakan hukum.

    Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan, peserta IAWP 2026 juga akan mengikuti kegiatan penanaman mangrove. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian ekosistem pesisir sekaligus menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga lingkungan bagi generasi mendatang.

    Sebagai puncak rangkaian kegiatan sosial dan budaya, panitia akan menyelenggarakan Bhinneka Tunggal Ika Night, sebuah gala dinner yang dikemas sebagai ajang pertukaran budaya (cultural exchange). Dalam acara ini, para peserta berkesempatan memperkenalkan budaya negara masing-masing sekaligus menikmati kekayaan budaya Indonesia dalam suasana persahabatan dan kebersamaan.

    Ketua Panitia IAWP 2026 Indonesia, Brigjen Pol. Nurul Azizah, menyampaikan bahwa penyelenggaraan konferensi ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar forum pertemuan internasional.

    “IAWP 2026 bukan hanya sebuah konferensi, tetapi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kolaborasi Polisi Wanita Dunia. Melalui forum ini, meneguhkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan keamanan, membangun kepercayaan masyarakat, serta menjadi agen perubahan di tingkat nasional maupun global. Indonesia merasa terhormat dapat menyambut para delegasi dari berbagai negara di Bali untuk belajar, berbagi pengalaman, dan tumbuh bersama,” ujar Brigjen Pol. Nurul Azizah.

    Melalui penyelenggaraan IAWP 2026, Indonesia berharap dapat memperkuat kerja sama internasional, memperluas jejaring profesional Polwan dunia, serta menunjukkan komitmen dalam mendukung peran perempuan sebagai pemimpin dan agen perubahan di sektor keamanan.

    Dengan keindahan alam dan kekayaan budaya Bali sebagai latar belakang, IAWP 2026 diharapkan menjadi pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta. Mulai dari berbagi pengetahuan dalam konferensi, berpartisipasi dalam Parade of Nations, menanam mangrove untuk lingkungan, berolahraga bersama, hingga merayakan keberagaman budaya dalam Bhinneka Tunggal Ika Night, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat persahabatan dan kerja sama yang melampaui batas negara.

    “See You in Paradise” menjadi ajakan bagi seluruh peserta untuk berkumpul, belajar, berbagi pengalaman, dan menciptakan kenangan yang akan dikenang sepanjang hayat di Bali, Indonesia.

  • Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Personel Damai Cartenz Partisipasi Dalam Giat Donor Darah di Polres Nabire

    NABIRE, PAPUA TENGAH – Personel Operasi Damai Cartenz 2026 Sektor Nabire turut ambil bagian dalam kegiatan donor darah yang digelar Polres Nabire dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kamis (11/6/2026). Kegiatan bakti kesehatan yang berlangsung di Aula Polres Nabire tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus pengabdian Polri kepada masyarakat.

    Kehadiran personel Operasi Damai Cartenz dalam kegiatan kemanusiaan ini menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berfokus pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam membantu sesama melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan stok darah untuk pelayanan kesehatan.

    Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta mengikuti sejumlah tahapan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim Sidokkes Polres Nabire. Mulai dari proses registrasi, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar hemoglobin, hingga skrining medis untuk memastikan kondisi kesehatan para pendonor memenuhi syarat.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan donor darah menjadi bagian dari semangat pengabdian Polri yang tidak hanya hadir dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

    “Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan donor darah ini, personel Operasi Damai Cartenz ikut berkontribusi membantu sesama dan mendukung ketersediaan stok darah yang sangat dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan,” ujar Irjen Pol. Faizal Ramadhani.

    Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menilai kegiatan donor darah merupakan implementasi nyata semangat Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki arti penting bagi keselamatan orang lain yang membutuhkan.

    “Setetes darah yang disumbangkan memiliki arti besar bagi keselamatan orang lain. Karena itu, kami mengapresiasi partisipasi personel yang turut memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 melalui kegiatan kemanusiaan ini. Semoga kegiatan seperti ini terus memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

    Kegiatan donor darah berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui partisipasi dalam bakti kesehatan tersebut, personel Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi warga Papua.

  • Kapolsek Jatiasih Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Spot, Perkuat Kamtibmas dan Kepedulian Sosial

    JATIASIH, BEKASI – Kapolsek Jatiasih AKP Marganda Siahaan, S.H., M.H. memimpin langsung kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama warga di Kampung Bulak RT 03 RW 03, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan warga.

    Kegiatan tersebut dihadiri Kanit Binmas AKP Fair Setiadji, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatiasih Aipda Maulana, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dalam suasana penuh keakraban, jajaran Polsek Jatiasih menggelar dialog interaktif dan silaturahmi untuk menyerap berbagai aspirasi, masukan, serta informasi terkait kondisi keamanan di wilayah Jatiasih.

    Pada kesempatan itu, Kapolsek Jatiasih mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Warga diingatkan agar lebih waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tawuran remaja, penyalahgunaan narkoba, perjudian online, hingga tindak kriminalitas lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan lingkungan.

    Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, petugas juga mensosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melaporkan kejadian, menyampaikan pengaduan, maupun meminta bantuan kepolisian secara cepat dan mudah.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, Polsek Jatiasih turut menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban masyarakat.

    Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Jatiasih berharap hubungan antara polisi dan masyarakat semakin erat, kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat, serta tumbuh partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat, situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Jatiasih diharapkan dapat terus terjaga.

  • Polisi Mengamankan Dua Remaja yang Melakukan Kekerasan terhadap anak kecil di Senen, Satu Ditahan

    Jakarta Pusat – Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan dua anak berinisial ALR (17) dan RM (13) sebagai ABH (Anak Berhdapan dengan Hukum) dalam kasus dugaan kekerasan terhadap seorang anak kecil inisial MWP (7) di kawasan RPTRA Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat.

    Kedua ABH tersebut diproses berdasarkan Pasal 76C jo Pasal 80 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 atas Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang mengatur larangan melakukan kekerasan terhadap anak.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan secara menyeluruh setelah menerima laporan dari orang tua korban pada 9 Juni 2026.

    “Perkara ini kami tangani secara profesional dan mengedepankan perlindungan terhadap anak sebagai korban. Berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, serta hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik, kedua anak yang diduga terlibat telah diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Reynold, Jumat (12/6/2026).

    Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (7/6) sekitar pukul 18.30 WIB di RPTRA Taman Kramat Pulo, Jalan Kramat Pulo Gang 20, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, korban yang merupakan anak kecil berusia 7 tahun dan berkebutuhan khusus mengganggu kedua ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum) yang sedang bermain gim. Merasa kesal, kedua ABH kemudian mengejar korban dan membawanya ke area tiang lampu taman.

    Penyidik mengungkap, salah satu ABH memegang kedua tangan korban sementara ABH lainnya memegang kedua kaki korban. Korban kemudian diangkat dan kedua kakinya dimasukkan ke bagian tiang lampu sebelum digesekkan ke badan tiang dan diangkat turun beberapa kali hingga korban terjatuh dalam keadaan tidak sadarkan diri.

    Korban kemudian dibawa keluarganya ke sejumlah rumah sakit hingga akhirnya menjalani perawatan di RSCM karena diduga mengalami sengatan listrik. Setelah mendapatkan perawatan intensif, kondisi korban kini telah membaik dan diperbolehkan pulang.

    Kasat PPA-PPO Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia Shinta, mengatakan penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, menyita barang bukti berupa pakaian korban, pakaian para pelaku, serta rekaman CCTV di lokasi kejadian.

    “Dari hasil pemeriksaan, para ABH mengaku tidak mengetahui bahwa tiang lampu tersebut memiliki aliran listrik. Namun perbuatan yang mengakibatkan korban mengalami luka dan harus menjalani perawatan tetap menjadi dasar proses hukum. Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara untuk segera dikoordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum,” ujar Rita.

    Menurut Rita, pelaku ALR (17 th 11 bulan) akan dilakukan penahanan karena telah memenuhi syarat usia dalam Sistem Peradilan Pidana Anak. Sedangkan RM (13) tidak dapat ditahan dan dikembalikan kepada orang tuanya dengan kewajiban wajib lapor selama proses penyidikan berlangsung.

    “Hak-hak korban dan ABH tetap kami penuhi. Kami juga berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan, pekerja sosial, serta pihak kejaksaan agar proses penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

    Kapolres Reynold mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta segera melaporkan apabila menemukan tindak kekerasan terhadap anak.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melindungi anak dari segala bentuk kekerasan. Apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan darurat Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutup Reynold.

  • Pelayanan SKCK Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi, Pemohon Puji Proses Cepat dan Ramah

    Pelayanan SKCK Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi, Pemohon Puji Proses Cepat dan Ramah

    JAKARTA – Pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu pemohon, Muhammad Bin Zaya, mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya saat melakukan pencatatan dan pengurusan administrasi di Polda Metro Jaya, Jumat (12/6/2026).

    Muhammad menilai proses pelayanan berjalan dengan baik, cepat, dan didukung oleh sikap petugas yang ramah. Menurutnya, pelayanan yang diberikan membuat masyarakat merasa nyaman saat mengurus kebutuhan administrasi kepolisian.

    “Nama saya Muhammad Bin Zaya. Setelah melakukan pencatatan di Polda Metro Jaya, menurut saya pelayanannya cukup baik, cepat, dan ramah. Terima kasih,” ujarnya usai mendapatkan layanan.

    Apresiasi dari masyarakat tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kualitas pelayanan publik yang terus dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Berbagai upaya pembenahan dan peningkatan standar pelayanan terus dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh layanan yang mudah, cepat, dan transparan.

    Kasi Yanmin Polda Metro Jaya AKP Wahyu Safaro Sahron mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Menurutnya, setiap petugas didorong untuk mengedepankan keramahan serta kecepatan dalam melayani kebutuhan administrasi warga.

    “Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan keramahan dalam setiap proses pelayanan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman,” kata AKP Wahyu.

    Melalui peningkatan kualitas layanan tersebut, Polda Metro Jaya berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin meningkat. Pelayanan publik yang prima dinilai menjadi salah satu kunci dalam membangun hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat serta mewujudkan pelayanan yang Presisi, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

  • Polres Metro Bekasi Kota Latih Warga dan Sabuk Kamtibmas Hadapi Kebakaran

    BEKASI KOTA – Polres Metro Bekasi Kota menggelar pelatihan pemadaman kebakaran bersama Sabuk Kamtibmas di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat kebakaran sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Pelatihan yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom. Kegiatan juga dihadiri para Pejabat Utama (PJU), anggota Polres Metro Bekasi Kota, serta anggota Sabuk Kamtibmas yang terdiri dari pengemudi ojek online dan perwakilan organisasi masyarakat di Kota Bekasi.

    Untuk memberikan pembekalan yang tepat, Polres Metro Bekasi Kota menghadirkan narasumber dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi. Dalam sesi edukasi, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai penanganan awal kebakaran, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), teknik memadamkan api secara aman, penanganan kebakaran akibat kebocoran kompor gas, hingga pemanfaatan karung goni basah sebagai alternatif alat pemadam sederhana.

    Tidak hanya menerima materi teori, peserta juga diberi kesempatan melakukan praktik langsung di lapangan. Secara bergantian, para peserta mencoba memadamkan api menggunakan APAR dan karung goni basah dengan pendampingan petugas pemadam kebakaran. Simulasi tersebut bertujuan agar peserta memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kebakaran sebelum api membesar.

    Kapolres Metro Bekasi Kota mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang tanggap bencana dan memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi keadaan darurat. Menurutnya, pengetahuan dan keterampilan pemadaman kebakaran sangat penting untuk meminimalkan risiko kerugian maupun korban jiwa saat terjadi insiden kebakaran.

    Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Melalui pelatihan ini, Polres Metro Bekasi Kota berharap masyarakat semakin siap menghadapi potensi kebakaran, sekaligus memperkuat kolaborasi antara kepolisian, instansi terkait, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan kondusif.

  • Kapolres Metro Bekasi Kota Serap Aspirasi Warga Teluk Pucung Lewat Jaga Jakarta On The Spot

    BEKASI UTARA – Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H. kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot di wilayah RT 01 RW 02, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengar aspirasi warga sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Metro Bekasi Kota, Kapolsek Bekasi Utara AKP Tono Listianto, S.T.K., S.I.K., M.H., M.Si., CPHR, unsur pemerintah kelurahan, TNI, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan warga disambut antusias sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

    Dalam dialog yang berlangsung hangat, Kapolres mendengarkan berbagai masukan, aspirasi, dan kondisi yang dihadapi warga terkait situasi keamanan lingkungan. Melalui komunikasi langsung tersebut, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan harapan maupun persoalan yang terjadi di wilayahnya sehingga dapat segera ditindaklanjuti bersama.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro juga menyerahkan 20 paket bingkisan kepada warga. Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud perhatian Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan warga di tingkat lingkungan.

    Kapolres menegaskan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat. Selain menyerap aspirasi, program ini juga bertujuan mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga kamtibmas melalui penguatan Satkamling, komunikasi kewilayahan, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

    Melalui kegiatan tersebut, Polres Metro Bekasi Kota berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kokoh sehingga situasi kamtibmas di wilayah Bekasi Utara tetap aman, kondusif, dan terkendali. Warga pun menyambut positif kehadiran Kapolres yang turun langsung mendengar kebutuhan serta harapan masyarakat di lingkungan mereka.

  • Jumat Berkah Polres Metro Bekasi Kota, Pererat Silaturahmi dengan Ojol dan Ormas Lewat Aksi Berbagi

    KOTA BEKASI – Polres Metro Bekasi Kota kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H. ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres, Kasat Binmas, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Bekasi Kota. Hadir pula para pengemudi ojek online (ojol) dan sejumlah organisasi kemasyarakatan, di antaranya PPBNI Satria Banten Kota Bekasi dan BPPKB, yang selama ini turut berperan menjaga kondusivitas wilayah.

    Di hadapan para peserta, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan Kota Bekasi. Ia menegaskan bahwa Polres Metro Bekasi Kota selalu membuka ruang komunikasi dan siap menerima berbagai masukan, saran, maupun keluhan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepolisian.

    “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kolaborasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

    Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan Jumat Berkah juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada para pengemudi ojol dan perwakilan organisasi masyarakat. Bantuan tersebut disambut antusias oleh para penerima yang mengaku terbantu sekaligus merasa diperhatikan oleh jajaran kepolisian.

    Salah seorang pengemudi ojol menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Jumat tersebut. Hal senada juga disampaikan perwakilan BPPKB yang berharap sinergi antara masyarakat dan kepolisian terus terjalin demi menjaga keamanan Kota Bekasi. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan itu menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

  • Jakarta On The Spot di Masjid At Taubah, Kapolsek Bekasi Barat Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan

    KOTA BEKASI – Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH. menggelar kegiatan Jakarta On The Spot di Masjid At Taubah, Kampung Setu RW 02, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kamis malam. Kegiatan ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga 22.15 WIB itu dihadiri Ketua RW 02, pengurus DKM Masjid At Taubah, serta warga setempat. Dalam suasana penuh keakraban, Kapolsek bersama jajaran Polsek Bekasi Barat berdialog langsung dengan masyarakat mengenai kondisi keamanan di lingkungan mereka.

    Dalam sambutannya, AKP Wahyudi memaparkan perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Bekasi Barat. Ia mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, terutama kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan aksi tawuran remaja yang masih menjadi perhatian aparat kepolisian.

    “Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, mengaktifkan kembali siskamling, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKP Wahyudi di hadapan warga.

    Selain penyampaian pesan kamtibmas, kegiatan Jakarta On The Spot juga diisi sesi dialog interaktif. Warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai keluhan, masukan, dan permasalahan yang terjadi di lingkungan mereka, baik terkait keamanan maupun pelayanan kepolisian. Aspirasi tersebut langsung ditanggapi oleh Kapolsek dengan memberikan solusi dan langkah-langkah yang dapat dilakukan bersama.

    Melalui program Jakarta On The Spot, Polsek Bekasi Barat berharap komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat semakin kuat sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan ditangani sejak dini. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dari warga yang mengapresiasi kehadiran polisi di tengah masyarakat.