Kategori: Megapolitan

  • Kapolsek Jatiasih Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Spot, Perkuat Kamtibmas dan Kepedulian Sosial

    JATIASIH, BEKASI – Kapolsek Jatiasih AKP Marganda Siahaan, S.H., M.H. memimpin langsung kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama warga di Kampung Bulak RT 03 RW 03, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan warga.

    Kegiatan tersebut dihadiri Kanit Binmas AKP Fair Setiadji, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatiasih Aipda Maulana, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dalam suasana penuh keakraban, jajaran Polsek Jatiasih menggelar dialog interaktif dan silaturahmi untuk menyerap berbagai aspirasi, masukan, serta informasi terkait kondisi keamanan di wilayah Jatiasih.

    Pada kesempatan itu, Kapolsek Jatiasih mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Warga diingatkan agar lebih waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tawuran remaja, penyalahgunaan narkoba, perjudian online, hingga tindak kriminalitas lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan lingkungan.

    Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, petugas juga mensosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melaporkan kejadian, menyampaikan pengaduan, maupun meminta bantuan kepolisian secara cepat dan mudah.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, Polsek Jatiasih turut menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban masyarakat.

    Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Jatiasih berharap hubungan antara polisi dan masyarakat semakin erat, kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat, serta tumbuh partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat, situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Jatiasih diharapkan dapat terus terjaga.

  • Polisi Mengamankan Dua Remaja yang Melakukan Kekerasan terhadap anak kecil di Senen, Satu Ditahan

    Jakarta Pusat – Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan dua anak berinisial ALR (17) dan RM (13) sebagai ABH (Anak Berhdapan dengan Hukum) dalam kasus dugaan kekerasan terhadap seorang anak kecil inisial MWP (7) di kawasan RPTRA Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat.

    Kedua ABH tersebut diproses berdasarkan Pasal 76C jo Pasal 80 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 atas Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang mengatur larangan melakukan kekerasan terhadap anak.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan secara menyeluruh setelah menerima laporan dari orang tua korban pada 9 Juni 2026.

    “Perkara ini kami tangani secara profesional dan mengedepankan perlindungan terhadap anak sebagai korban. Berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, serta hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik, kedua anak yang diduga terlibat telah diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Reynold, Jumat (12/6/2026).

    Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (7/6) sekitar pukul 18.30 WIB di RPTRA Taman Kramat Pulo, Jalan Kramat Pulo Gang 20, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, korban yang merupakan anak kecil berusia 7 tahun dan berkebutuhan khusus mengganggu kedua ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum) yang sedang bermain gim. Merasa kesal, kedua ABH kemudian mengejar korban dan membawanya ke area tiang lampu taman.

    Penyidik mengungkap, salah satu ABH memegang kedua tangan korban sementara ABH lainnya memegang kedua kaki korban. Korban kemudian diangkat dan kedua kakinya dimasukkan ke bagian tiang lampu sebelum digesekkan ke badan tiang dan diangkat turun beberapa kali hingga korban terjatuh dalam keadaan tidak sadarkan diri.

    Korban kemudian dibawa keluarganya ke sejumlah rumah sakit hingga akhirnya menjalani perawatan di RSCM karena diduga mengalami sengatan listrik. Setelah mendapatkan perawatan intensif, kondisi korban kini telah membaik dan diperbolehkan pulang.

    Kasat PPA-PPO Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia Shinta, mengatakan penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, menyita barang bukti berupa pakaian korban, pakaian para pelaku, serta rekaman CCTV di lokasi kejadian.

    “Dari hasil pemeriksaan, para ABH mengaku tidak mengetahui bahwa tiang lampu tersebut memiliki aliran listrik. Namun perbuatan yang mengakibatkan korban mengalami luka dan harus menjalani perawatan tetap menjadi dasar proses hukum. Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara untuk segera dikoordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum,” ujar Rita.

    Menurut Rita, pelaku ALR (17 th 11 bulan) akan dilakukan penahanan karena telah memenuhi syarat usia dalam Sistem Peradilan Pidana Anak. Sedangkan RM (13) tidak dapat ditahan dan dikembalikan kepada orang tuanya dengan kewajiban wajib lapor selama proses penyidikan berlangsung.

    “Hak-hak korban dan ABH tetap kami penuhi. Kami juga berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan, pekerja sosial, serta pihak kejaksaan agar proses penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

    Kapolres Reynold mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta segera melaporkan apabila menemukan tindak kekerasan terhadap anak.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melindungi anak dari segala bentuk kekerasan. Apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan darurat Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutup Reynold.

  • Pelayanan SKCK Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi, Pemohon Puji Proses Cepat dan Ramah

    Pelayanan SKCK Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi, Pemohon Puji Proses Cepat dan Ramah

    JAKARTA – Pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu pemohon, Muhammad Bin Zaya, mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya saat melakukan pencatatan dan pengurusan administrasi di Polda Metro Jaya, Jumat (12/6/2026).

    Muhammad menilai proses pelayanan berjalan dengan baik, cepat, dan didukung oleh sikap petugas yang ramah. Menurutnya, pelayanan yang diberikan membuat masyarakat merasa nyaman saat mengurus kebutuhan administrasi kepolisian.

    “Nama saya Muhammad Bin Zaya. Setelah melakukan pencatatan di Polda Metro Jaya, menurut saya pelayanannya cukup baik, cepat, dan ramah. Terima kasih,” ujarnya usai mendapatkan layanan.

    Apresiasi dari masyarakat tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kualitas pelayanan publik yang terus dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Berbagai upaya pembenahan dan peningkatan standar pelayanan terus dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh layanan yang mudah, cepat, dan transparan.

    Kasi Yanmin Polda Metro Jaya AKP Wahyu Safaro Sahron mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Menurutnya, setiap petugas didorong untuk mengedepankan keramahan serta kecepatan dalam melayani kebutuhan administrasi warga.

    “Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan keramahan dalam setiap proses pelayanan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman,” kata AKP Wahyu.

    Melalui peningkatan kualitas layanan tersebut, Polda Metro Jaya berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin meningkat. Pelayanan publik yang prima dinilai menjadi salah satu kunci dalam membangun hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat serta mewujudkan pelayanan yang Presisi, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

  • Polres Metro Bekasi Kota Latih Warga dan Sabuk Kamtibmas Hadapi Kebakaran

    BEKASI KOTA – Polres Metro Bekasi Kota menggelar pelatihan pemadaman kebakaran bersama Sabuk Kamtibmas di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat kebakaran sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Pelatihan yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom. Kegiatan juga dihadiri para Pejabat Utama (PJU), anggota Polres Metro Bekasi Kota, serta anggota Sabuk Kamtibmas yang terdiri dari pengemudi ojek online dan perwakilan organisasi masyarakat di Kota Bekasi.

    Untuk memberikan pembekalan yang tepat, Polres Metro Bekasi Kota menghadirkan narasumber dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi. Dalam sesi edukasi, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai penanganan awal kebakaran, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), teknik memadamkan api secara aman, penanganan kebakaran akibat kebocoran kompor gas, hingga pemanfaatan karung goni basah sebagai alternatif alat pemadam sederhana.

    Tidak hanya menerima materi teori, peserta juga diberi kesempatan melakukan praktik langsung di lapangan. Secara bergantian, para peserta mencoba memadamkan api menggunakan APAR dan karung goni basah dengan pendampingan petugas pemadam kebakaran. Simulasi tersebut bertujuan agar peserta memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kebakaran sebelum api membesar.

    Kapolres Metro Bekasi Kota mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang tanggap bencana dan memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi keadaan darurat. Menurutnya, pengetahuan dan keterampilan pemadaman kebakaran sangat penting untuk meminimalkan risiko kerugian maupun korban jiwa saat terjadi insiden kebakaran.

    Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Melalui pelatihan ini, Polres Metro Bekasi Kota berharap masyarakat semakin siap menghadapi potensi kebakaran, sekaligus memperkuat kolaborasi antara kepolisian, instansi terkait, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan kondusif.

  • Kapolres Metro Bekasi Kota Serap Aspirasi Warga Teluk Pucung Lewat Jaga Jakarta On The Spot

    BEKASI UTARA – Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H. kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot di wilayah RT 01 RW 02, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengar aspirasi warga sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Metro Bekasi Kota, Kapolsek Bekasi Utara AKP Tono Listianto, S.T.K., S.I.K., M.H., M.Si., CPHR, unsur pemerintah kelurahan, TNI, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan warga disambut antusias sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

    Dalam dialog yang berlangsung hangat, Kapolres mendengarkan berbagai masukan, aspirasi, dan kondisi yang dihadapi warga terkait situasi keamanan lingkungan. Melalui komunikasi langsung tersebut, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan harapan maupun persoalan yang terjadi di wilayahnya sehingga dapat segera ditindaklanjuti bersama.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro juga menyerahkan 20 paket bingkisan kepada warga. Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud perhatian Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan warga di tingkat lingkungan.

    Kapolres menegaskan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat. Selain menyerap aspirasi, program ini juga bertujuan mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga kamtibmas melalui penguatan Satkamling, komunikasi kewilayahan, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

    Melalui kegiatan tersebut, Polres Metro Bekasi Kota berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kokoh sehingga situasi kamtibmas di wilayah Bekasi Utara tetap aman, kondusif, dan terkendali. Warga pun menyambut positif kehadiran Kapolres yang turun langsung mendengar kebutuhan serta harapan masyarakat di lingkungan mereka.

  • Jumat Berkah Polres Metro Bekasi Kota, Pererat Silaturahmi dengan Ojol dan Ormas Lewat Aksi Berbagi

    KOTA BEKASI – Polres Metro Bekasi Kota kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H. ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres, Kasat Binmas, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Bekasi Kota. Hadir pula para pengemudi ojek online (ojol) dan sejumlah organisasi kemasyarakatan, di antaranya PPBNI Satria Banten Kota Bekasi dan BPPKB, yang selama ini turut berperan menjaga kondusivitas wilayah.

    Di hadapan para peserta, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan Kota Bekasi. Ia menegaskan bahwa Polres Metro Bekasi Kota selalu membuka ruang komunikasi dan siap menerima berbagai masukan, saran, maupun keluhan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepolisian.

    “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kolaborasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

    Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan Jumat Berkah juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada para pengemudi ojol dan perwakilan organisasi masyarakat. Bantuan tersebut disambut antusias oleh para penerima yang mengaku terbantu sekaligus merasa diperhatikan oleh jajaran kepolisian.

    Salah seorang pengemudi ojol menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Jumat tersebut. Hal senada juga disampaikan perwakilan BPPKB yang berharap sinergi antara masyarakat dan kepolisian terus terjalin demi menjaga keamanan Kota Bekasi. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan itu menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

  • Jakarta On The Spot di Masjid At Taubah, Kapolsek Bekasi Barat Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan

    KOTA BEKASI – Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH. menggelar kegiatan Jakarta On The Spot di Masjid At Taubah, Kampung Setu RW 02, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kamis malam. Kegiatan ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga 22.15 WIB itu dihadiri Ketua RW 02, pengurus DKM Masjid At Taubah, serta warga setempat. Dalam suasana penuh keakraban, Kapolsek bersama jajaran Polsek Bekasi Barat berdialog langsung dengan masyarakat mengenai kondisi keamanan di lingkungan mereka.

    Dalam sambutannya, AKP Wahyudi memaparkan perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Bekasi Barat. Ia mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, terutama kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan aksi tawuran remaja yang masih menjadi perhatian aparat kepolisian.

    “Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, mengaktifkan kembali siskamling, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKP Wahyudi di hadapan warga.

    Selain penyampaian pesan kamtibmas, kegiatan Jakarta On The Spot juga diisi sesi dialog interaktif. Warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai keluhan, masukan, dan permasalahan yang terjadi di lingkungan mereka, baik terkait keamanan maupun pelayanan kepolisian. Aspirasi tersebut langsung ditanggapi oleh Kapolsek dengan memberikan solusi dan langkah-langkah yang dapat dilakukan bersama.

    Melalui program Jakarta On The Spot, Polsek Bekasi Barat berharap komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat semakin kuat sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan ditangani sejak dini. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dari warga yang mengapresiasi kehadiran polisi di tengah masyarakat.

  • Kapolsek Bekasi Selatan Ajak Warga Perkuat Kamtibmas, Salurkan Bantuan Sosial Lewat Jakarta On The Spot

    KOTA BEKASI – Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin, S.H., M.H. kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui program Jakarta On The Spot di Pos Kamling RT 012 RW 012, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat keamanan lingkungan sekaligus membangun kedekatan dengan warga.

    Didampingi Kanit Binmas AKP Sadino dan Bhabinkamtibmas Aiptu Muhtar Yahya Gunawan, Kapolsek berdialog langsung dengan warga mengenai berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam pertemuan tersebut, warga diajak untuk berperan aktif menjaga lingkungan melalui peningkatan kepedulian dan kerja sama antarwarga.

    Kompol Suparmin menegaskan bahwa terciptanya lingkungan yang aman tidak dapat hanya mengandalkan aparat kepolisian. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan. Oleh karena itu, sinergi antara polisi dan warga harus terus diperkuat melalui komunikasi yang intensif dan budaya saling peduli.

    Selain itu, Kapolsek memberikan perhatian khusus terhadap maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci ganda, memarkir kendaraan di tempat yang aman, serta memastikan kendaraan selalu dalam pengawasan. Langkah-langkah sederhana tersebut dinilai efektif untuk mengurangi risiko menjadi korban kejahatan.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut Kapolsek Bekasi Selatan juga menyerahkan bantuan paket beras kepada warga yang membutuhkan. Bantuan itu menjadi simbol kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat. Kapolsek menegaskan, program Jakarta On The Spot merupakan bagian dari transformasi pelayanan kepolisian yang lebih responsif dan berorientasi pada penyelesaian masalah. Ia juga mengingatkan warga agar segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan darurat Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Rawalumbu Serap Aspirasi Warga dan Bagikan Bantuan Sosial

    BEKASI TIMUR – Polsek Rawalumbu terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot yang digelar di Pos Keamanan RT 04 RW 016, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Rawalumbu Kompol Akhmadi, S.H. dan dihadiri Kabagwasidik Ditresiber Polda Metro Jaya Kompol H. Mashuri, S.H., M.H., unsur TNI, aparatur kelurahan, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, Bhabinkamtibmas, serta warga setempat. Dalam suasana penuh keakraban, jajaran kepolisian berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam kesempatan itu, Kapolsek Rawalumbu mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian kendaraan bermotor, tawuran remaja, penyalahgunaan narkoba, perjudian online, hingga tindak kriminal lainnya. Warga juga diajak untuk lebih aktif menjaga lingkungan dan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun Polsek apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

    Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, petugas turut mensosialisasikan layanan darurat Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama 24 jam untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan kepolisian. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat respons terhadap setiap laporan warga sekaligus meningkatkan pelayanan publik.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, Polsek Rawalumbu juga menyerahkan bantuan sembako berupa beras 5 kilogram sebanyak 10 paket kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut disambut positif oleh masyarakat dan menjadi bukti kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban warga.

    Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Rawalumbu berharap komunikasi antara polisi dan masyarakat semakin erat, kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat, serta partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan semakin kuat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, sementara warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran polisi yang turun langsung mendengar dan memberikan solusi terhadap persoalan kamtibmas di lingkungan mereka.

  • Wakapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 Serentak di Seluruh Indonesia

    Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. membuka kegiatan “Nonton Bareng Pildun 2026: Bola Gembira Polri untuk Masyarakat” di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jumat (12/6/2026) pukul 01.30 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres, Polresta, Polrestabes hingga Polsek jajaran.

    Kegiatan nobar gratis pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang menginisiasi penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia sebagai ruang kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80.

    Program ini juga sejalan dengan dukungan Polri terhadap kebijakan Presiden Prabowo untuk menggratiskan tontonan Piala Dunia tahun ini, dengan tujuan menghadirkan kebahagiaan dan hiburan yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

    Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolri atas gagasan menghadirkan kegiatan nonton bareng secara serentak di seluruh Indonesia. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dengan membuka ruang interaksi yang lebih dekat, hangat, dan humanis antara anggota Polri dan warga.

    “Malam ini menjadi momen yang sangat spesial karena kita dapat menyaksikan bersama pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026. Melalui kegiatan nobar gratis yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Polri ingin menghadirkan kegembiraan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Wakapolri.

    Mengusung tema “Bola Gembira – Polri untuk Masyarakat”, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026. Tema tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir, melayani, dan membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang inklusif dan bermanfaat.

    Suasana keakraban tampak terlihat di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri maupun di berbagai daerah, di mana anggota Polri dan masyarakat duduk bersama menikmati pertandingan sepak bola dunia. Di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, kegiatan dihadiri sekitar 1.030 peserta yang terdiri dari komunitas ojek online, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, mitra Polri, serta masyarakat umum. Acara juga dimeriahkan dengan nobar gratis dan berbagai doorprize menarik serta kuis berhadiah yang menambah semarak suasana kebersamaan.

    Wakapolri menerangkan bahwa kegiatan ini selain mendukung program Presiden Prabowo, juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi media untuk membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat menghidupkan kembali budaya gotong royong, mempererat hubungan antarwarga, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas, serta mendorong semakin aktifnya kegiatan siskamling dan pos ronda sebagai upaya pencegahan kejahatan jalanan.

    Melalui program “Bola Gembira – Polri untuk Masyarakat”, Polri membuka pintu lebar bagi masyarakat untuk hadir dan menikmati pertandingan Piala Dunia 2026 bersama jajaran kepolisian secara gratis. Kehadiran masyarakat diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di seluruh Indonesia.