Kategori: Berita

  • Bekasi On The Spot: Polsek Bantargebang Sisir SPBU Raya Mustikasari Guna Garansi Rasa Aman Warga

    Kota Bekasi – Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi aktivitas mobilitas publik tetap stabil, jajaran Polsek Bantargebang Polres Metro Bekasi Kota intens melakukan monitoring di objek vital. Langkah preemtif dan preventif ini diwujudkan secara nyata melalui program unggulan Bekasi On The Spot. Agenda patroli dialogis dan pengawasan berkala ini dilangsungkan di SPBU 3417142, Jalan Raya Mustikasari, Kampung Babakan, RT 001 / RW 002, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Selasa (22/6/2026) siang pukul 12.30 WIB.

     

    Aksi jemput bola dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan kewilayahan ini diterjunkan langsung oleh fungsi Satuan Binmas melalui kehadiran Bhabinkamtibmas Kelurahan Mustikasari. Kehadiran personel kepolisian berseragam lengkap di area pengisian bahan bakar tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman psikologis (public reassurance) bagi para pengendara yang mengantre, sekaligus meminimalisir ruang gerak pelaku tindak pidana konvensional di area publik.

     

    Dalam kegiatan Bekasi On The Spot tersebut, personel Bhabinkamtibmas melakukan koordinasi taktis dan berdialog langsung dengan pihak manajemen, termasuk menemui pengawas SPBU setempat, Saudara Toni. Petugas menyampaikan rentetan pesan-pesan kamtibmas strategis agar tata kelola keamanan internal SPBU ditingkatkan, mengoptimalkan fungsi kamera pengawas (CCTV) di area pompa maupun kasir, serta mengingatkan para operator untuk tetap waspada terhadap peredaran uang palsu pada jam-jam sibuk.

     

    Selain memantau situasi kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polsek Bantargebang juga melakukan pengecekan berkala terhadap ketahanan stok komoditas bahan bakar yang tersedia di tangki pendam. Berdasarkan hasil pemantauan riil di lapangan, ketersediaan pasokan BBM jenis Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Pertamina Dex dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat aman dan mencukupi untuk melayani kebutuhan harian masyarakat secara normal tanpa adanya indikasi kelangkaan atau antrean yang mengular.

     

    Secara terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, S.H., M.M., menegaskan bahwa penugasan personel dalam program Bekasi On The Spot ke titik-titik objek vital seperti SPBU merupakan langkah mitigasi dini yang krusial. “Sinergitas informasi yang cepat antara pengusaha objek vital dan Bhabinkamtibmas adalah sabuk pengaman utama kamtibmas. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan nomor darurat gratis Call Center 110 jika membutuhkan respons cepat polri,” pungkas Kompol Sukadi. Seluruh rangkaian pemantauan dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

  • Jaga Bekasi On The Spot: Polsek Pondok Gede Dampingi Penyaluran Popok Lansia di Kelurahan Jaticempaka

    Kota Bekasi – Sebagai bentuk pengejawantahan polri yang humanis dan memiliki kepedulian mendalam terhadap kelompok rentan (vulnerable group), jajaran Polsek Pondok Gede Polres Metro Bekasi Kota konsisten mengawal program jaring pengaman sosial. Komitmen tersebut diwujudkan nyata melalui pendampingan penyerahan bantuan sosial kemitraan dalam program unggulan Jaga Bekasi On The Spot. Agenda penyaluran bantuan perlengkapan sanitasi khusus lanjut usia (lansia) ini dipusatkan langsung di Halaman Kantor Kelurahan Jaticempaka, RT 003 / RW 003, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (22/6/2026) pagi pukul 08.00 WIB.

     

    Aksi nyata kemanusiaan yang menyasar para orang tua lanjut usia di pemukiman padat ini dikawal langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jaticempaka, Bripka Mahmud. Giat baksos kali ini merupakan buah kerja sama strategis berbasis Corporate Social Responsibility (CSR) antara aparatur Pemerintah Kelurahan Jaticempaka dengan manajemen retail modern PT Indomarco Prismatama (Indomaret). Keterpaduan lintas instansi ini sengaja dilakukan guna memastikan pemerataan distribusi logistik sosial tepat sasaran kepada klaster warga lansia yang telah terdata membutuhkan perhatian khusus.

     

    Dalam pelaksanaannya di lapangan, kehadiran Bripka Mahmud bersama aparatur kelurahan, perwakilan manajemen Indomaret, serta para ketua lingkungan (RW/RT) disambut penuh haru oleh warga. Petugas secara teliti membagikan pampers/popok dewasa secara door-to-door dan stasioner untuk meminimalisir antrean panjang yang melelahkan fisik para lansia. Pendampingan melekat dari instansi kepolisian ini bertujuan untuk menjamin seluruh prosedur distribusi logistik dapat berjalan dengan mengedepankan asas ketertiban, keamanan, serta kenyamanan masyarakat penerima manfaat.

     

    Di sela-sela membagikan paket perlengkapan tersebut, Bripka Mahmud turut menyisipkan pesan kamtibmas dan imbauan moral yang menyejukkan kepada masyarakat. Warga diimbau untuk melipatgandakan kepekaan sosial dan kerukunan lingkungan dengan aktif memonitor kondisi kesehatan para lansia di sekitar tempat tinggal mereka. Bhabinkamtibmas juga mengingatkan para pengurus lingkungan agar segera berkoordinasi dengan pihak Polsek Pondok Gede atau memanfaatkan akses darurat online gratis Call Center 110 jika menemukan kerawanan lingkungan atau warga yang membutuhkan pertolongan operasional kepolisian secara kilat.

     

    Secara terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pondok Gede Kompol Bambang Sugiharto, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam giat sosial merupakan indikator penting dalam meningkatkan kepercayaan publik (public trust). “Melalui gerakan Jaga Bekasi On The Spot, Polri berkomitmen hadir bukan saja sebagai penegak hukum, namun juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat yang peka sosial. Kami mengapresiasi pihak kelurahan dan Indomaret atas sinergi yang luar biasa ini,” pungkas Kompol Bambang Sugiharto. Seluruh giat dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

     

  • Ungkap Jaringan Narkoba Jenis Sabu Lintas Sumatera – Jawa – Bali, Polres Metro Bekasi Kota Berhasil Selamatkan 17 Ribu Jiwa Generasi Muda

    Kota Bekasi – Polres Metro Bekasi Kota kembali mencatatkan keberhasilan dalam pemberantasan peredaran narkotika. Dalam pengungkapan kasus jaringan narkoba lintas daerah, Sat Resnarkoba yang sukses meringkus 5 orang tersangka serta menyita 2.178,3 gram (lebih dari 2,1 kilogram) sabu jaringan Sumatera-Jawa-Bali, yang diperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 10.900 hingga 17.500 jiwa generasi muda.

    Keberhasilan tersebut diungkap langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H, didampingi Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom, Kasat Resnarkoba Kompol Untung Riswaji, Kasi Humas AKP Suparyono, S.H., serta Kasi Propam Polres Metro Bekasi Kota AKP Ubaidilah Ishaq, S.H., M.H., dalam konferensi pers di halaman Polres Metro Bekasi Kota, Selasa (23/6/2026).

     

    Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari penangkapan seorang tersangka berinisial IR di sebuah apartemen kawasan Pekayon Jaya, Kota Bekasi. Dari tangan tersangka, petugas menemukan barang bukti sabu seberat 5,25 gram.

    “Dari tersangka IR kemudian kami lakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka lain berinisial VST di wilayah Bogor Selatan. Dari tersangka ini kami menemukan barang bukti sabu sebanyak 2.065 gram atau sekitar 2,06 kilogram,” ujar Kombes Pol Kusumo.

    Tak berhenti di situ, penyidik kembali melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap tiga tersangka lainnya, yakni MA, ASA, dan MJP, di wilayah Denpasar Timur, Bali. Dari ketiganya, polisi menyita tambahan barang bukti sabu seberat sekitar 101 gram.

    Menurut Kapolres, hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa sabu yang diamankan dari tersangka VST rencananya akan dikirim ke Bali untuk diedarkan. Sementara tiga tersangka yang ditangkap di Bali diduga berperan sebagai pengedar di wilayah tersebut.

    “Untuk tersangka IR beroperasi di wilayah Bekasi. Namun, yang bersangkutan juga melayani pemesanan dari daerah lain. Sedangkan tersangka lainnya merupakan bagian dari jaringan yang sama,” jelasnya.

    Dari hasil pengembangan, polisi menduga jaringan ini memiliki jalur distribusi yang cukup luas, yakni berasal dari Sumatera, kemudian diedarkan di Bekasi dan sebagian dikirim ke Bali.

    “Ini merupakan jaringan peredaran narkotika lintas daerah. Barang berasal dari Sumatera, masuk ke Bekasi, lalu sebagian didistribusikan ke Bali,” tegas Kapolres.

    Dalam menjalankan aksinya, para pelaku diketahui memanfaatkan transportasi umum sebagai sarana pengiriman barang haram tersebut. Sementara transaksi dan komunikasi dilakukan melalui media sosial Instagram (IG) guna menghindari deteksi aparat.

    Atas perbuatannya, seluruh tersangka dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Khusus tersangka VST, MA, ASA, dan MJP dikenakan Pasal 114 Ayat (2), sementara IR dikenakan Pasal 114 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

    “Kelima tersangka ini bukan pengguna, melainkan pengedar yang aktif mendistribusikan narkotika. Untuk pemasok utama masih terus kami dalami dan kembangkan guna mengungkap jaringan yang lebih besar,” pungkas ‎Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

     

    ‎Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Metro Bekasi Kota dalam memerangi peredaran narkotika sekaligus menyelamatkan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang terus mengancam generasi muda.

     

  • Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

    Pekanbaru – Polda Riau menggelar bakti kesehatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini dihadiri ribuan masyarakat hingga melebihi target.

    Kegiatan Puncak Bakti Kesehatan ini digelar di Grand Central Hotel Pekanbaru, Selasa (23/6/2026), yang dihadiri langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakapolda Brigjen Hengki Haryadi, Irwasda Kombes Prabowo Santoso, serta seluruh pejabat utama (PJU) Polda Riau. Turut hadir, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, Kadiskes Riwau yang mewakili Plt Gubernur, Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Agustatius Sitepu, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, dan BNNP Riau.

     

    Ada 14 pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam kegiatan Puncak Bakti Kesehatan ini, meliputi pengobatan umum dan spesialis, serta cek kesehatan gratis, pelayanan kesehatan gigi, operasi katarak, dan operasi bibir sumbing, khitanan massal, bedah minor, serta pelayanan Keluarga Berencana (KB). Selain itu, Polda Riau bersama Dinas Kesehatan juga melakukan aksi donor darah, pemeriksaan laboratorium, pemberian vitamin dan imunisasi, program deteksi dini dan pencegahan stunting hingga pemberian kacamata gratis serta pelayanan khusus sekaligus pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas.

     

    Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Herry Heryawan mengatakan pelayanan bakti kesehatan ini mendapatkan antusiasme luar biasa dari masyarakat hingga melebihi target yang ditentukan.

     

    “Dari target-target tadi yang sudah disampaikan, ada peningkatan sejumlah 15 persen, dari target 1.432, tetapi capaiannya sudah 2.400 lebih,” kata Irjen Herry Heryawan.

     

    Peningkatan angka partisipasi ini disyukuri oleh Kapolda Riau sebagai indikator meningkatnya kesadaran warga dalam menjaga kesehatan secara berkala. Secara khusus, ia menyoroti peta kerawanan penyakit di Provinsi Riau yang didominasi oleh kasus hipertensi dan diabetes.

     

    Guna mencegah komplikasi fatal akibat kedua penyakit tersebut sejak dini, Kapolda Riau menginstruksikan jajarannya untuk tidak berhenti di momen seremonial ini saja.

     

    “Saya meminta agar terus dilakukan kolaborasi dan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan serta seluruh pihak terkait untuk memperluas akses dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan screening kesehatan berkala,” tegasnya.

     

    Kapolda Riau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang menyukseskan acara, khususnya 15 rumah sakit mitra, jajaran tenaga medis, tenaga kesehatan, serta para relawan.

     

    Diharapkan, bakti kesehatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026 ini tidak hanya memberikan manfaat kebugaran fisik yang nyata, tetapi juga semakin merekatkan ikatan emosional inklusif antara Polri dan masyarakat demi mewujudkan Riau yang sehat, aman, dan sejahtera.

     

    *Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

  • Polsek Bekasi Selatan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

    Kota Bekasi – Suasana penuh keakraban terlihat di Polsek Bekasi Selatan saat jajaran kepolisian bersama warga menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Austria, Selasa dini hari (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang tunggu pelayanan SKCK Polsek Bekasi Selatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara polisi dan masyarakat.

     

    Kegiatan yang dimulai pukul 00.00 WIB itu dihadiri langsung oleh Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin, S.H., M.H., didampingi Kanit Reskrim AKP Ompi Indovina, S.H., M.H., Kapolsubsektor Kayuringin IPTU Yulianto, S.H., anggota Polsek Bekasi Selatan, serta warga sekitar. Secara bertahap masyarakat berdatangan untuk bersama-sama menyaksikan pertandingan yang menjadi bagian dari pesta sepak bola dunia yang digelar setiap empat tahun sekali.

     

    Selain menikmati jalannya pertandingan, kegiatan nobar juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat komunikasi dan kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat. Dalam suasana santai dan penuh kebersamaan, warga dapat berinteraksi langsung dengan personel kepolisian sehingga terjalin hubungan yang semakin harmonis.

     

    Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin mengatakan bahwa kegiatan nobar ini merupakan salah satu upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui momentum yang disukai bersama. “Melalui kegiatan nonton bareng ini kami ingin mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat. Kehadiran warga di Polsek bukan hanya dalam urusan pelayanan atau pelaporan, tetapi juga untuk membangun hubungan yang lebih dekat sehingga tercipta sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujar Kompol Suparmin.

     

    Pertandingan yang berlangsung hingga pukul 02.10 WIB tersebut berakhir dengan kemenangan Argentina atas Austria dengan skor 2-0. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjadi bukti eratnya hubungan kemitraan antara Polsek Bekasi Selatan dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang tetap aman dan nyaman.

  • Dua Bulan Operasi, Polres Metro Bekasi Kota Amankan 2,3 Kg Sabu dan Selamatkan 22 Ribu Jiwa

    Kota Bekasi– Komitmen total dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika serta obat-obatan keras terlarang demi memproteksi masa depan generasi muda terus digelorakan Polres Metro Bekasi Kota. Langkah hukum tegas ini diekspose langsung dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wakapolres AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., serta didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Untung Riswadji dan Kasi Humas AKP Suparyono di Mapolres, Selasa (23/6/2026). Dalam rilis tersebut, kepolisian membedah keberhasilan operasi senyap periode Mei s.d. Juni 2026 yang sukses menggulung 102 kasus guantibmas narkoba dengan mencokok 121 tersangka.

     

    Keberhasilan luar biasa ini merupakan buah sinergitas solid jajaran di bawah komando Kasat Resnarkoba Kompol Untung Riswadji yang sukses mengungkap 89 kasus, serta sokongan Polsek jajaran sebanyak 13 kasus. Dari tangan para sindikat yang kini berbaju tahanan, petugas menyita total barang bukti yang fantastis, meliputi 2.329 gram Sabu, 156,29 gram Ganja, 503,36 gram Tembakau Sintetis (Sinte), serta 5 gram Ekstasi. Tak hanya itu, tim Macan Kemayoran jajaran narkoba juga menyita 52.740 butir obat keras ilegal Daftar G berpotensi adiktif tingkat tinggi, seperti Trihexyphenidyl (THD), Hexymer, Pil Kuning berkode “MF”, dan Pil Putih berhologram “ASLI AG”.

     

    Di depan awak media, Kapolres Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro didampingi AKBP Davis Busin Siswara menjabarkan bahwa di balik melimpahnya angka sitaan tersebut, terdapat capaian kemanusiaan yang sangat bernilai tinggi bagi masyarakat. Melalui kalkulasi taktis operasional, Polres Metro Bekasi Kota mengonfirmasi telah berhasil menyelamatkan kurang lebih 22.546 jiwa warga dari bahaya kecanduan. Jutaan gram dan puluhan ribu butiran zat perusak saraf yang disita tersebut digagalkan dari potensi konsumsi masif, dengan rincian menyelamatkan 11.645 pecandu sabu, 10.548 pengguna obat keras, 265 pemakai sinte, 83 penikmat ganja, serta 5 orang pengguna ekstasi.

     

    Sembari menunjukkan barang bukti, Kompol Untung Riswadji bersama AKP Suparyono turut memberikan edukasi publik yang mendalam mengenai bahaya laten Obat Keras Daftar G (Gevaarlijk) jika dikonsumsi tanpa resep dokter. Obat-obatan adiktif seperti Tramadol dan THD ditegaskan dapat memicu kerusakan organ vital permanen (hati, ginjal, jantung, otak), ketergantungan fisik yang menyiksa, hingga kerusakan sistem saraf pusat yang memicu halusinasi dan gangguan mental parah. Atas tindakan nekat tersebut, para pengedar dijerat pasal berlapis UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Pasal 114, 112, 111) dengan ancaman hukuman maksimal Pidana Mati atau Penjara Seumur Hidup, serta UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan bahwa penindakan ini menjadi sinyal peringatan keras bagi para bandar dan pengedar di luar sana. “Kami tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi peredaran narkoba di Kota Bekasi. Perang terhadap narkoba memerlukan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat,” tegasnya di akhir konferensi pers. Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar memanfaatkan layanan gratis Call Center 110 jika mengendus adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

  • Brimob Polda Metro Jaya Cetak Prestasi di Kejurprov Muaythai Jabar 2026

    Sumedang – Atlet Muaythai Kota Bekasi yang merupakan personel Satbrimob Polda Metro Jaya, Briptu Yosafat Riski, berhasil meraih kemenangan dalam ajang Kejuaraan Provinsi Muaythai Jawa Barat (Prabu Combat Series 2026) yang berlangsung di GOR Tadjimlela, Sumedang, Minggu (21/6/2026). Pada pertandingan tersebut, Yosafat tampil meyakinkan dan mengungguli atlet tuan rumah, Ezi Maulana dari Kabupaten Sumedang, melalui kemenangan angka atau by point.

     

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menyampaikan bahwa prestasi yang diraih personel merupakan wujud disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah yang terus ditanamkan dalam setiap pelaksanaan tugas maupun pengembangan kemampuan di bidang olahraga. “Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan potensi diri serta membawa nama baik institusi melalui jalur yang positif dan membanggakan,” ujarnya.

     

    Pertandingan yang berlangsung pada malam hari tersebut berjalan kompetitif dan sportif. Kemenangan yang diraih Briptu Yosafat Riski tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kota Bekasi, tetapi juga menunjukkan bahwa personel Brimob mampu berprestasi di tingkat daerah melalui pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

     

    Capaian ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk semakin aktif menekuni kegiatan olahraga sebagai sarana membangun karakter, disiplin, serta semangat berkompetisi secara sehat. Selain menjaga kebugaran fisik, olahraga juga menjadi wadah untuk meraih prestasi yang dapat mengharumkan nama daerah maupun institusi.

     

    Keikutsertaan personel Satbrimob Polda Metro Jaya dalam berbagai kegiatan positif diharapkan terus memberikan inspirasi bagi masyarakat. Polri juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta menjadikan olahraga sebagai sarana membangun karakter, disiplin, dan semangat meraih prestasi secara sehat.

  • Polda Metro Jaya Kedepankan Pelayanan Humanis Saat Kawal Aksi KNARA di DPR Dengan Spanduk Simpatik

    Jakarta – Personel Dalmas Polda Metro Jaya membentangkan spanduk bertuliskan pesan simpatik saat melayani aksi Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria atau DPN KNARA di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

     

    Spanduk tersebut bertuliskan, “Selamat Datang Pejuang Aspirasi, Sampaikan Pendapat dengan Tertib, Kami Siap Melayani.” Pesan itu menjadi bentuk kepedulian dan komunikasi humanis Polri kepada masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum.

     

    Aksi tersebut diikuti sekitar 350 orang. Massa tiba di lokasi sekitar pukul 10.48 WIB dan menyampaikan aspirasi secara bergantian di depan Gedung DPR/MPR RI.

     

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan polisi hadir untuk melayani dan mengamankan masyarakat yang menyampaikan pendapat. Ia menegaskan penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara yang dijamin undang-undang.

     

    “Polri hadir untuk melayani dan mengamankan masyarakat yang menyampaikan pendapat. Kami mengimbau agar aspirasi disampaikan dengan tertib, damai, dan tetap menghormati pengguna jalan serta masyarakat lainnya,” ujar Reynold.

     

    Dalam pengamanan tersebut, personel kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Petugas juga menyampaikan imbauan kepada massa agar tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.

     

    Pengamanan dipimpin Kapam Objek AKBP Dhimas Prasetyo dengan kekuatan 1.436 personel. Petugas disiagakan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

     

    Massa aksi melakukan orasi secara bergantian di depan Gedung DPR/MPR RI. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Kurve dan Penanaman Pohon Dukung Gerakan Indonesia Asri

    Jakarta Utara – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung Gerakan Indonesia Asri, Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan kurve (kerja bakti) dan penanaman pohon di lingkungan Asrama Polri Tunggal Panaluan, Walang, Jakarta Utara, Selasa (23/6/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Priok, KOMPOL Supriyadi, S.H., M.H., dan diikuti oleh 35 personel. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., Kasiwas AKP Bambang Irawan, Kasium IPTU Dwi Dodot Subroto, serta Kasattahti IPTU Bambang Muharto.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kabag SDM. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan sekaligus dukungan nyata terhadap program Gerakan Indonesia Asri.

    Usai apel, personel dibagi ke dalam tiga titik lokasi kerja bakti, yaitu area Jalan Utama Asrama, Halaman Parkir, dan Taman Area Belakang. Pembagian tersebut dilakukan agar proses pembersihan dapat menjangkau seluruh area secara maksimal dan efektif.

    Kegiatan kurve meliputi pembersihan sampah dan daun-daun kering, pembersihan saluran air atau selokan, serta penanaman lima pohon di area taman belakang. Seluruh personel tampak antusias dan bergotong royong dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

    Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman.

     

    Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran serta budaya hidup bersih di kalangan personel Polri, sehingga mampu memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan Indonesia yang lebih asri, hijau, dan berkelanjutan.

  • Brimob Polda Metro Jaya Gandeng Masyarakat Cawang Cegah Tawuran Lewat Program Jaga Jakarta On The Spot

    Jakarta Timur – Brimob Polda Metro Jaya menggelar program Jaga Jakarta On The Spot di RW 02, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara kepolisian dan masyarakat untuk membahas upaya menekan aksi tawuran yang masih kerap terjadi di wilayah tersebut.

     

    Kegiatan yang dipimpin Kabagrenmin Satbrimob Polda Metro Jaya AKBP Jemmy Yudanindra itu merupakan bagian dari program Kapolda Metro Jaya untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat terkait situasi kamtibmas di lingkungan mereka.

     

    Dalam dialog tersebut, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan bahwa tawuran masih terjadi dan kerap melibatkan kelompok remaja dari luar wilayah Cawang. Mereka juga mengaku telah membangun koordinasi antar-RT untuk melakukan antisipasi dini apabila terdapat kelompok yang dicurigai hendak terlibat bentrokan.

     

    AKBP Jemmy mengatakan program Jaga Jakarta On The Spot digelar sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Metro Jaya untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.

     

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan lingkungan dan mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

     

    “Sinergi antara kepolisian dan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan komunikasi yang baik dan kepedulian bersama terhadap lingkungan, potensi tawuran maupun gangguan ketertiban dapat dicegah sedini mungkin,” kata Henik.

     

    Polri mengimbau masyarakat agar segera berkoordinasi dengan kepolisian melalui layanan darurat Polri 110 apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban maupun membahayakan keamanan lingkungan.