Kategori: Nasional

  • Jaga Jakarta On The Spot: Polsek Bantargebang Serap Aspirasi Warga Cimuning

    Polsek Jatisampurna Gelar Patroli Mobile dan Operasi Jaya 21, Antisipasi 3C hingga Gangguan Kamtibmas

     

    Kota Bekasi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, Polsek Jatisampurna melaksanakan kegiatan Patroli Mobile dan Operasi Jaya 21 pada Jumat dini hari (19/06/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kriminalitas serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

     

    Kegiatan dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Jatisampurna, IPTU Romli, selaku Perwira Pengendali Piket, diawali dengan apel kesiapan personel di halaman Mapolsek Jatisampurna sebelum patroli bergerak ke sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas.

     

    Patroli menyasar beberapa jalur strategis dan wilayah yang berpotensi terjadi gangguan keamanan, di antaranya Jalan Raya Kalimanggis, Jalan Raya Alternatif Cibubur, dan Jalan At-Taqwa. Selain patroli kewilayahan bersama unsur 3 Pilar, petugas juga melaksanakan Operasi Jaya 21 berupa razia kendaraan bermotor di depan Ruko Kranggan Permai, Jalan Raya Kranggan, dengan sasaran senjata tajam, narkoba, serta kelengkapan surat kendaraan.

     

    Melalui kegiatan ini, petugas juga mengedepankan pendekatan preventif dan kehadiran aktif di lapangan guna menekan angka kriminalitas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.

     

    Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah hukum Polsek Jatisampurna terpantau aman dan kondusif. Hasil operasi tidak ditemukan pelanggaran maupun temuan menonjol terkait senjata tajam dan narkoba.

     

    Polsek Jatisampurna terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif dan humanis demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

  • Kapolsek Jatisampurna Gelar Jaga Jakarta On The Spot di Raya Kranggan, Ajak Warga Tingkatkan Peran Aktif Menjaga Kamtibmas

    Kota Bekasi – Dalam rangka memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Jatisampurna melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama warga di Jalan Raya Kranggan RT 08 RW 15, Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Selasa (23/06/2026).

     

    Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB hingga selesai tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Jatisampurna IPTU Musanif dan dihadiri oleh Kanit Intelkam Polsek Jatisampurna IPTU Ade Sudiri Ganda, Kanit Binmas IPTU D. Limbong, Kanit Reskrim IPDA Riza, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatisampurna AIPTU Heddy Panjaitan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatirangga AIPDA Yasir Arfaki, serta warga sekitar.

     

    Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Jatisampurna hadir secara langsung di tengah masyarakat sebagai sarana membangun komunikasi, memperkuat kemitraan, serta menyerap aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan di lingkungan.

     

    Dalam arahannya, Kapolsek Jatisampurna menyampaikan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, sehingga dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen untuk menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

     

    Kapolsek juga mengajak warga untuk kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta memperkuat pengawasan terhadap anak-anak dan remaja sebagai langkah pencegahan terhadap tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.

     

    Selain itu, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan Call Center 110 apabila mengetahui atau mengalami adanya gangguan kamtibmas sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

     

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek turut mengajak seluruh masyarakat Jatisampurna untuk terus memperkuat budaya gotong royong, menjaga komunikasi kewilayahan, dan saling bahu membahu menjaga keamanan lingkungan.

  • Hadiri Rakernas KSPI 2026, Wakapolri Tegaskan Sinergi Polri dan Buruh untuk Lindungi Hak Pekerja

    Hadiri Rakernas KSPI 2026, Wakapolri Tegaskan Sinergi Polri dan Buruh untuk Lindungi Hak Pekerja

    Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Tahun 2026 yang mengusung tema “Pemerintah Bersih, Buruh Sejahtera” di The Acacia Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

     

    Komitmen Polri dalam melindungi hak-hak pekerja terus diwujudkan melalui langkah nyata. Melalui Desk Ketenagakerjaan, Polri telah menyelesaikan puluhan perkara ketenagakerjaan, memfasilitasi ribuan pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk kembali bekerja, serta membuka ruang dialog dan penyampaian aspirasi bagi kalangan buruh. Upaya tersebut menjadi bagian dari sinergi Polri dan pekerja dalam menjaga hubungan industrial yang sehat, adil, dan kondusif.

     

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., Wakil Ketua DPR RI Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., Ketua Umum KSPI sekaligus Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal, serta para pimpinan serikat pekerja dari berbagai daerah di Indonesia.

     

    Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa buruh merupakan fondasi sekaligus roda penggerak utama perekonomian nasional. Karena itu, perlindungan terhadap hak-hak pekerja dan peningkatan kesejahteraan buruh menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan ekonomi dan stabilitas nasional.

     

    “Buruh merupakan fondasi dan roda penggerak utama perekonomian. Setiap capaian pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional tidak dapat dilepaskan dari kontribusi para pekerja Indonesia,” ujar Wakapolri.

     

    Menurutnya, Polri dan buruh memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan iklim kerja yang aman, produktif, dan berkeadilan. Karena itu, hubungan yang terjalin selama ini tidak hanya sebatas pengamanan kegiatan ketenagakerjaan, tetapi berkembang menjadi kemitraan strategis dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja.

     

    “Polri berkomitmen untuk terus membersamai para buruh dalam memperjuangkan hak-haknya. Kami menjaga ruang penyampaian aspirasi agar tetap terbuka, aman, tertib, dan konstruktif, sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan secara humanis dan berkeadilan,” kata Komjen Dedi.

     

    Data Desk Ketenagakerjaan Polri menunjukkan sepanjang tahun 2025 telah diselesaikan 35 perkara tindak pidana ketenagakerjaan, dengan 34 perkara di antaranya melalui pendekatan restorative justice. Sementara pada tahun 2026, sebanyak 9 perkara telah diselesaikan dan seluruhnya melalui mekanisme restorative justice. Selain itu, Polri juga telah memfasilitasi 4.216 pekerja terdampak PHK untuk kembali memperoleh pekerjaan.

     

    Wakapolri menegaskan, berbagai langkah tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mengawal perlindungan hak pekerja sekaligus menjaga hubungan industrial tetap harmonis.

     

    Ia juga mengajak seluruh elemen buruh untuk terus meningkatkan kompetensi, keterampilan, produktivitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan industri modern agar tenaga kerja Indonesia semakin kompetitif di tingkat global.

     

    Rakernas KSPI 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi buruh sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan memperkuat kolaborasi antara buruh, pemerintah, dunia usaha, dan Polri.

     

    “Ketika hak-hak pekerja terlindungi, hubungan industrial berjalan harmonis, dan kesejahteraan buruh meningkat, maka stabilitas nasional serta pertumbuhan ekonomi bangsa akan semakin kuat. Untuk itu, sinergi antara Polri dan buruh harus terus diperkuat,” pungkas Wakapolri.