Kategori: Terkini

  • Wujud Nyata Sinergitas, Personel Gabungan Polsek Bekasi Barat dan TNI AD Jaga Ketat Pos Pemukiman

    KOTA BEKASI– Guna memperkuat sistem keamanan di lingkungan pemukiman warga sekaligus mempererat soliditas aparatur pengaman negara, jajaran TNI dan Polri di wilayah hukum Bekasi Barat terus menunjukkan kekompakannya di lapangan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui patroli bersama dan giat sambang dialogis berkonsep Door to Door System (DDS). Duet aparat berseragam ini menyisir area pemukiman dan menyambangi Pos Utama di Jalan Fajar Utama RT 01/RW 20, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Rabu siang (24/6/2026) pukul 09.40 WIB.

     

    Dalam kegiatan yang berlangsung hangat tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jakasampurna Aiptu Sulistanto bersama Babinsa TNI AD Serda Rahmadi tampak kompak membaur di pos penjagaan. Kedua pilar pertahanan wilayah ini menggelar komunikasi langsung dengan petugas keamanan setempat, Bapak Sutrisno. Kehadiran sinergis TNI-Polri di tengah aktivitas warga pada siang hari ini sengaja dilakukan untuk memberikan rasa aman yang berlipat, sekaligus menyerap informasi terkini mengenai situasi kamtibmas langsung dari penuturan garda depan pengamanan lingkungan.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., menegaskan bahwa kekompakan antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa adalah kunci utama dalam merawat kondusifitas wilayah hukumnya. Dalam kesempatan tersebut, petugas gabungan memberikan imbauan krusial terkait kewaspadaan terhadap ancaman tindak pidana konvensional C3 (Curat, Curas, Curanmor) serta deteksi dini aksi tawuran remaja. “Sinergitas TNI-Polri ini hadir untuk memotivasi warga agar terus menjaga kebersamaan dan memperkuat komunikasi demi menutup rapat celah pelaku kejahatan,” ungkap AKP Dr. H. Wahyudi.

     

    Sebagai penutup dialog kewilayahan, Aiptu Sulistanto dan Serda Rahmadi meminta pihak keamanan komplek untuk segera mengaktifkan jalur koordinasi kilat jika mengendus adanya indikasi kejadian menonjol. Selain melaporkan langsung ke petugas di lapangan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan respons cepat Customer Service SPKT Polsek Bekasi Barat melalui pesan WhatsApp di nomor 0821 3081 0355. Hingga berakhirnya giat silaturahmi tersebut, seluruh rangkaian berjalan dengan aman, tertib, dan situasi di kawasan Fajar Utama Jakasampurna dilaporkan kondusif.

  • Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, M.Si.: Peran Polri dalam Ketahanan Pangan Melampaui Fungsi Keamanan Konvensional

    Jakarta Selatan – Beragam perspektif akademik, kebijakan, dan pengalaman lapangan bertemu dalam kegiatan bedah buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).

     

    Forum ini menjadi ruang diskusi untuk mengulas tantangan, strategi, dan praktik penguatan ketahanan pangan nasional di tengah berbagai dinamika global, sekaligus memperkuat komitmen Polri dalam mendukung agenda swasembada pangan nasional yang sejalan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Gorontalo pada hari yang sama untuk menyapa petani dan nelayan.

     

    Buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” ditulis oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si., dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Buku yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886 tersebut mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, serta praktik pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.

     

    Melalui pendekatan akademik dan empiris, buku ini memotret bagaimana ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi pertanian, tetapi juga menyangkut aspek distribusi, tata kelola, pengawasan, hingga stabilitas nasional. Buku tersebut juga menguraikan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung agenda swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah, sejalan dengan langkah pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan melalui pendekatan langsung kepada petani dan nelayan di berbagai daerah.

     

    Kegiatan bedah buku menghadirkan Guru Besar Antropologi Universitas Indonesia Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Masdar Hilmy, Ph.D., serta Inspektur Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian drh. Pujo Harmadi, M.P. sebagai penanggap.

    Dalam tanggapannya, Prof. Semiarto Aji Purwanto menyampaikan apresiasi terhadap buku tersebut yang dinilai berhasil menggambarkan keterkaitan antara aspek produksi, distribusi, pengawasan, dan stabilitas nasional dalam satu kerangka yang utuh. Ia juga menilai peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan pendekatan yang melampaui fungsi keamanan konvensional.

     

    Menurut Prof. Semiarto, ketahanan pangan harus dipahami sebagai isu strategis nasional yang berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan negara. Ia menilai pengawalan dan pengawasan yang dilakukan Polri menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir serta mendukung keberhasilan program pemerintah, terlebih di tengah capaian peningkatan produksi pangan nasional yang terus menunjukkan tren positif.

    Selain itu, Prof. Semiarto mendorong penguatan pendekatan berbasis data, indikator kinerja, dan pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta big data untuk memperkuat pengawasan dan pengendalian program pangan di masa depan.

    Sementara itu, Prof. Masdar Hilmy menyoroti dimensi moral dan kemanusiaan dalam ketahanan pangan. Menurutnya, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat bukan hanya persoalan ekonomi dan keamanan, tetapi juga bentuk pengabdian negara dalam menjaga kehidupan dan kesejahteraan rakyat.

    Pada kesempatan yang sama, drh. Pujo Harmadi, M.P. mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui penguatan pengawasan, pengawalan, dan pendampingan di lapangan. Ia menilai buku tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis yang membutuhkan sinergi lintas sektor untuk memastikan produksi, distribusi, dan stabilitas pangan berjalan secara optimal.

     

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengatakan bahwa buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” disusun sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan praktik baik, pengalaman lapangan, dan pembelajaran dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

    “Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Wakapolri.

     

    Melalui kegiatan bedah buku ini, para peserta tidak hanya membahas isi buku, tetapi juga bertukar gagasan mengenai penguatan kebijakan, tata kelola, dan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Forum ini diharapkan dapat  diskursus akademik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi upaya mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan  Indonesia.

  • Polda Riau Raih Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Kapolda: Kado Istimewa Hari Bhayangkara ke-80

    PEKANBARU – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Riau. Pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dan Achievement Motivation Person Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Riau, Rabu (24/6/2026), Polda Riau berhasil memborong dua penghargaan sekaligus.

     

    Penghargaan pertama diraih pada kategori Instansi Vertikal Provinsi Riau, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Polda Riau dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik. Sementara penghargaan kedua diberikan kepada Kapolda Riau sebagai penerima Achievement Motivation Person Tahun 2025, atas dedikasi dan dukungannya dalam mendorong transparansi informasi serta pelayanan publik yang akuntabel.

     

    Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Auditorium Lantai 8 Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

     

    Kapolda Riau menyebut penghargaan ini menjadi kado istimewa bagi seluruh personel Polda Riau menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang terbuka, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

     

    Keberhasilan ini tidak terlepas dari implementasi berbagai program unggulan Kapolda Riau, di antaranya RADAR (Responsif, Aktif, Digital, Akuntabel dan Responsibilitas), RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) serta JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) yang menempatkan keterbukaan informasi dan kecepatan pelayanan sebagai bagian penting dari transformasi Polri Presisi.

     

    Melalui program tersebut, Polda Riau mengintegrasikan seluruh informasi, laporan, aspirasi, hingga pengaduan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal komunikasi, baik jalur resmi maupun nonresmi. Seluruh informasi yang diterima melalui media sosial, layanan digital, call center, media massa, hingga pengaduan langsung dari masyarakat dihimpun dalam sistem yang memungkinkan respons cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

     

    Pendekatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Riau dalam membangun pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat serta memastikan setiap persoalan yang disampaikan publik dapat ditindaklanjuti secara transparan dan terukur.

     

    Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Tatang Yudiansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta mampu membangun kepercayaan publik.

     

    Sejalan dengan hal tersebut, Polda Riau terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Di antaranya dengan memperkuat transformasi digital guna mempermudah akses masyarakat terhadap informasi yang dibutuhkan melalui platform yang lebih modern dan ramah pengguna.

     

    Selain itu, Polda Riau juga terus meningkatkan responsivitas pelayanan dengan memastikan setiap permohonan informasi dari masyarakat dapat dilayani secara cepat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

     

    Tak kalah penting, keterbukaan informasi kini terus didorong menjadi budaya kerja di seluruh satuan kerja dan Polres jajaran. Transparansi tidak lagi hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

     

    Penghargaan yang diraih ini sekaligus menjadi bukti bahwa Polda Riau mampu beradaptasi dengan tuntutan masyarakat modern yang menginginkan pelayanan publik yang terbuka, cepat, dan akuntabel. Melalui berbagai inovasi dan penguatan sistem komunikasi publik, Polda Riau dinilai berhasil menghadirkan informasi yang akurat, mudah diakses, serta memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat.

     

    Dengan raihan dua penghargaan sekaligus tersebut, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat transparansi, dan menghadirkan institusi Polri yang semakin profesional, modern, serta terpercaya di tengah masyarakat.

  • Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80

    Jakarta — Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polri menggelar ziarah nasional dan tabur bunga secara serentak di lima lokasi pada Rabu (24/6/2026). Kelima titik tersebut yakni Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, TPU Tanah Kusir, TMP Cikeas, Makam Jenderal Hoegeng, serta perairan Teluk Jakarta.

     

    Dari lima lokasi tersebut, pelaksanaan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud penghormatan Polri kepada para pahlawan dan tokoh bangsa yang telah berjasa bagi negara.

     

    Prosesi ziarah di TMPN Kalibata berlangsung khidmat. Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, serta peletakan karangan bunga di monumen utama TMPN Kalibata oleh Wakapolri. Usai upacara, Wakapolri bersama jajaran melanjutkan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan doa atas jasa-jasa mereka bagi bangsa Indonesia.

     

    Selain di TMPN Kalibata, rangkaian ziarah dan tabur bunga juga dilaksanakan secara serentak di TPU Tanah Kusir, TMP Cikeas, Makam Jenderal Hoegeng, serta di perairan Teluk Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Polri sebagai bagian dari tradisi penghormatan institusi kepada para pendahulu, sekaligus momentum untuk meneguhkan nilai-nilai perjuangan, patriotisme, dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

     

    Secara keseluruhan, pelaksanaan ziarah nasional dan tabur bunga dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini melibatkan sebanyak 1.037 personel. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pejabat utama Mabes Polri, Korbrimob Polri, PP Polri, Bhayangkari, serta pegawai negeri pada Polri sesuai pembagian tugas di masing-masing lokasi.

     

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, ziarah nasional dan tabur bunga merupakan bagian penting dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang sarat makna penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus refleksi atas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

     

    “Ziarah nasional dan tabur bunga ini bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang jasa para pahlawan, meneladani nilai-nilai perjuangan mereka, dan meneguhkan komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.

     

    Menurut Trunoyudo, semangat patriotisme, nasionalisme, dan pengorbanan yang ditunjukkan para pahlawan harus terus menjadi landasan moral bagi setiap personel Polri dalam menjalankan tugas. Memasuki delapan dekade pengabdian, Polri berkomitmen untuk terus melanjutkan semangat perjuangan tersebut melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

     

    Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, lanjut Trunoyudo, tidak hanya dimaknai sebagai perayaan institusional, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat dedikasi, integritas, dan tanggung jawab Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

  • Polda Metro Jaya Resmikan Fasilitas Air Bersih di Bojongsari Depok, 815 Warga Terbantu

    Depok – Polda Metro Jaya meresmikan fasilitas air bersih sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga Kampung Parung Tengah Gang Makam RT 03/03, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026..

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan fasilitas air bersih tersebut dibangun sebagai bentuk kepedulian Polda Metro Jaya terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang selama ini mengalami kendala ketersediaan air bersih di wilayah Bojongsari.

     

    “Fasilitas air bersih ini merupakan wujud kepedulian Polda Metro Jaya kepada masyarakat. Kami berharap keberadaannya dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, sekaligus mendukung kesehatan dan sanitasi lingkungan,” kata kombes Budi.

     

    Kombes Budi menjelaskan, fasilitas air bersih itu diperuntukkan bagi warga RW 03 yang terdiri dari RT 01 hingga RT 05, serta RW 04 yang terdiri dari RT 01 dan RT 02. Total penerima manfaat diperkirakan mencapai 815 jiwa dan dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tempat ibadah, sarana pendidikan, serta fasilitas umum masyarakat.

     

    Pembangunan fasilitas tersebut meliputi pengeboran sumur, pemasangan pompa air, pembangunan menara tandon, instalasi jaringan distribusi, kran pelayanan masyarakat, sistem kelistrikan pendukung, hingga penataan lingkungan. “Semoga fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan bersama. Polda Metro Jaya akan terus hadir melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Kombes Budi.

  • Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Nasional, Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 “Mengawal Pangan Menuai Aman

     

    Jakarta Selatan – Ketahanan pangan kini tidak lagi dipandang semata sebagai urusan sektor pertanian, melainkan telah menjadi isu strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas nasional, kesejahteraan masyarakat, dan daya tahan bangsa menghadapi berbagai tantangan global. Berangkat dari perspektif tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meluncurkan buku ke-42 berjudul “Mengawal Pangan Menuai Aman” di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).

     

    Buku yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886 tersebut ditulis bersama Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si. dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Buku ini mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, dan pembelajaran lapangan mengenai pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.

     

    Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, dinamika pasar internasional, pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan, hingga gangguan rantai pasok menuntut negara untuk memperkuat kemandirian pangan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan sektor pangan tidak hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional.

     

    Buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” juga menguraikan bagaimana peran Polri ditempatkan secara proporsional dalam mendukung program strategis nasional. Polri hadir melalui fungsi pengawalan, koordinasi, dan stabilisasi agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan efektif, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan para petani dalam menjalankan aktivitas produksi.

     

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan.

     

    “Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Wakapolri.

     

    Sebagai buku ke-42 karya Wakapolri, “Mengawal Pangan Menuai Aman” diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, pembuat kebijakan, praktisi, serta masyarakat luas dalam memahami keterkaitan antara ketahanan pangan, tata kelola pemerintahan, dan keamanan nasional. Buku ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus berkontribusi tidak hanya melalui pengabdian di lapangan, tetapi juga melalui pengembangan pengetahuan dan gagasan strategis bagi kemajuan bangsa.

  • Brimob Polda Metro Jaya Amankan 8 Motor Diduga Balap Liar di Duren Sawit Jakarta Timur

    Jakarta – Tim patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan delapan sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar di kawasan Jalan Jenderal R.S. Soekanto, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (24/6/2026) dini hari. Tindakan ini dilakukan saat petugas mendapati sekelompok pemuda berkumpul di lokasi yang kerap menjadi titik rawan aktivitas balap liar.

     

    Saat patroli berlangsung, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang terindikasi akan digunakan dalam aksi balap liar. Delapan sepeda motor kemudian diamankan untuk mencegah aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun para pelaku sendiri.

     

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli rutin terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai gangguan kamtibmas yang sering muncul pada malam hingga dini hari. Menurutnya, balap liar tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berisiko memicu kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban jiwa.

     

    “Kami akan terus hadir melalui patroli terpadu untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman tanpa terganggu aksi balap liar maupun tindak pelanggaran lainnya,”ujarnya.

     

    Seluruh kendaraan yang diamankan selanjutnya diserahkan kepada Satlantas Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan melalui layanan darurat Polri 110 apabila menemukan aksi balap liar, tawuran, atau gangguan kamtibmas lainnya agar dapat segera ditangani petugas.

  • Cooling System’ Unik, Bhabinkamtibmas Jatikarya Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga

    Kota Bekasi – Ada beragam cara kreatif yang dilakukan oleh aparat kepolisian untuk membangun kedekatan emosional sekaligus menjaga kondusifitas di tengah masyarakat. Salah satu strategi inovatif bertajuk Cooling System diwujudkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatikarya, Aiptu Derry A, S.H. Petugas menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 bersama warga di Pos Keamanan Kampung Kalimanggis RT 01/RW 05, Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, pada Rabu dini hari (24/6/2026) mulai pukul 00.30 WIB.

     

    Agenda nobar kamtibmas yang berlangsung meriah namun tertib ini dihadiri langsung oleh Aiptu Derry, Ketua RT 01 Bapak Hery, serta puluhan warga sekitar yang antusias menyaksikan laga internasional tersebut. Kepolisian sengaja memanfaatkan momentum demam sepak bola dunia ini sebagai media berkumpul yang positif. Dengan membaur langsung tanpa sekat di pos ronda, aparat dapat dengan mudah menyisipkan pesan-pesan edukasi kamtibmas di sela-sela jalannya pertandingan sepak bola.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Jatisampurna Iptu Musanif menjelaskan, esensi utama dari giat nobar kamtibmas ini adalah memperkuat tali silaturahmi dan kemitraan organik antara kepolisian dan masyarakat. Melalui jalinan komunikasi yang interaktif, petugas mengajak warga untuk bersama-sama mengawal keamanan lingkungan secara partisipatif. “Nobar ini menjadi sarana efektif untuk mendinginkan suasana, mempererat kerukunan antar-tetangga, sekaligus memastikan warga tetap aktif mengawasi wilayah pemukiman mereka dari potensi kejahatan malam,” ujar Iptu Musanif.

     

    1. Pola pendekatan humanis yang digagas Polsek Jatisampurna ini mendapat apresiasi tinggi dari pengurus RT setempat karena mampu menghidupkan kembali fungsi pos siskamling menjadi lebih dinamis. Pihak kepolisian mengingatkan warga untuk tetap waspada mengawasi kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi nobar. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup, seluruh rangkaian acara hiburan rakyat yang sarat pesan kamtibmas ini berjalan dengan sangat aman, lancar, serta situasi kewilayahan dipastikan kondusif.
  • Jaga Jam Rawan Subuh, Bripka Yophi Prima Cek Kesiapsiagaan Pos Siskamling Titian Asri

    Kota Bekasi – Jajaran Polsek Medan Satria mempertebal barisan pengamanan di area pemukiman padat penduduk pada jam-jam rawan paruh malam guna mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan. Langkah preventif ini diwujudkan oleh Piket Binmas Kelurahan Harapan Mulya dengan menggelar patroli siskamling. Bhabinkamtibmas Bripka Yophi Prima, S.H., turun langsung menyisir wilayah dan mengontrol Pos Keamanan RW 09 Perumahan Titian Asri, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Rabu dini hari (24/6/2026) pukul 02.00 WIB.

     

    Dalam kunjungan di waktu sepertiga malam tersebut, Bripka Yophi membaur erat dengan para petugas satpam dan warga RW 09 yang sedang bersiaga melakukan ronda malam. Kehadiran fisik personel kepolisian berseragam lengkap di tengah perumahan ini bertujuan untuk memotivasi lini pertahanan swakarsa agar tidak kendur menjaga perimeter lingkungan. Langkah jemput bola ini dinilai ampuh untuk menghilangkan kesempatan bagi para pelaku kejahatan konvensional yang kerap memanfaatkan kelengahan warga di jam kritis.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Medan Satria AKP Tri Baskoro Bintang W, S.T.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kontrol pos ronda secara berkala merupakan strategi utama dalam mempersempit celah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) maupun pencurian rumah kosong (rumsong). Dalam dialog kamtibmas tersebut, Bripka Yophi memberikan arahan teknis agar petugas jaga tetap mengutamakan keselamatan diri, menerapkan sistem patroli lingkar blok secara bergantian, serta waspada terhadap orang asing yang keluar masuk gerbang utama komplek.

     

    Sebagai penutup pengarahan, jajaran Binmas meminta para peronda untuk segera berkoordinasi secara cepat jika menemukan indikasi pergerakan kelompok mencurigakan. Warga dapat langsung menghubungi nomor kontak Bhabinkamtibmas atau sentral pelayanan Polsek Medan Satria guna mendapatkan tindakan penanganan kilat di lapangan. Rangkaian kegiatan pemantauan pos siskamling subuh tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta situasi kamtibmas di kawasan Perumahan Titian Asri dipastikan berada dalam status aman kondusif.

  • Gandeng Pamor, Bhabinkamtibmas Jatirangga Rangkul Tokoh Masyarakat Perkuat Siskamling

    Kota Bekasi – Guna memperkokoh jaringan informasi siber dan keamanan swakarsa di tingkat akar rumput, jajaran Polsek Jatisampurna terus mengintensifkan pendekatan personal kepada pemuka lingkungan. Langkah taktis ini direalisasikan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatirangga, Aipda Yasir Arfaki, melalui kegiatan sambang tokoh masyarakat. Petugas kepolisian menggelar dialog interaktif di kediaman salah satu tokoh warga, Bapak Suamin, di kawasan Jalan Lurah Namat RT 01/RW 06, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, pada Rabu siang (24/6/2026) pukul 11.20 WIB.

     

    Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, Aipda Yasir Arfaki tidak bergerak sendirian, melainkan berkolaborasi harmonis dengan jajaran Petugas Pemantau Monitoring (Pamor) Kelurahan Jatirangga. Sinergi antara aparat kepolisian dan perangkat kelurahan ini sengaja dibangun untuk memantapkan jalur komunikasi, sekaligus menyerap secara langsung berbagai informasi siber maupun dinamika sosial yang sedang berkembang di tengah pemukiman warga. Pendekatan humanis ini dinilai sangat efektif untuk meredam potensi konflik dan membangun daya tangkal lingkungan terhadap aksi kejahatan konvensional.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Jatisampurna menegaskan bahwa peran tokoh masyarakat sangat krusial dalam memelihara kondusifitas wilayah. Pada kesempatan itu, Aipda Yasir menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas, salah satunya mengajak Bapak Suamin untuk ikut mengedukasi para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap anak remaja mereka guna mengantisipasi maraknya aksi tawuran jalanan. “Kami juga mengimbau pengurus RT dan RW untuk mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam secara terjadwal demi mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas,” ungkap jajaran Polsek Jatisampurna.

     

    Sebagai langkah penanganan cepat (quick response), petugas meminta seluruh elemen warga untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian atau memanfaatkan layanan gratis Call Center 110 jika mengendus adanya potensi guantibmas. Kerjasama kolektif antar-warga diharapkan dapat terus terjaga demi menciptakan iklim lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. Hingga berakhirnya agenda silaturahmi tersebut, seluruh jalannya kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, serta situasi di kawasan Kelurahan Jatirangga dipastikan dalam kondisi aman terkendali.