Kategori: Terkini

  • Ronda Malam Bersama, Bhabinkamtibmas Cimuning dan Karang Taruna Jaga Bundaran BTR dari Begal

    Kota Bekasi – Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan jalanan di akhir pekan sekaligus mempererat simpul kemitraan swakarsa, jajaran Unit Binmas Polsek Bantargebang Polres Metro Bekasi Kota konsisten mempertebal kehadiran personel di tengah pemukiman warga. Komitmen pengamanan ini diwujudkan secara nyata melalui giat monitoring dan patroli kewilayahan secara persuasif. Agenda ronda malam bersama tersebut menyasar kawasan strategis di Bundaran Jalan Bawang RW 020, perumahan Bekasi Timur Regency (BTR), Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (24/6/2026) malam mulai pukul 01.10 WIB hingga selesai.

    Giat penguatan kamtibmas di tingkat akar rumput ini diterjunkan langsung atas atensi Kapolsekgb Polsek Bantargebang Kompol Sukadi, S.H., M.M., dengan menugaskan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cimuning, Aiptu Khafid Anwar. Hadirnya sosok Bhabinkamtibmas di tengah malam tersebut bertujuan untuk memimpin langsung jalannya patroli lingkungan sekaligus memberikan rasa aman yang nyata (public reassurance) bagi warga perumahan yang berbatasan langsung dengan jalur perlintasan sepi.

    Dalam pelaksanaannya di lapangan, Aiptu Khafid Anwar bergerak bersama Ketua RW 009, jajaran pemuda Karang Taruna, serta perwakilan warga sekitar. Langkah kolaboratif ini difokuskan pada pengawasan titik-titik buta (blind spot) di sekitar bundaran komplek guna mengantisipasi ancaman kejahatan jalanan 3C (Curas, Curat, Curanmor), bahaya pembegalan, hingga deteksi dini pergerakan geng motor atau kelompok remaja yang mengarah pada indikasi aksi tawuran malam.

    Di sela-sela pemantauan tersebut, Aiptu Khafid Anwar memanfaatkan momentum untuk berdialog santai sekaligus memberikan edukasi kamtibmas kepada para pemuda Karang Taruna. Beliau menekankan pentingnya komunikasi dua arah yang cepat jika menemukan pergerakan massa tidak dikenal yang mencurigakan. Melalui forum cangkrukan kamtibmas ini, jalinan silaturahmi antara polri dan elemen pemuda setempat terikat kuat, sehingga tercipta rasa saling menjaga keamanan lingkungan secara mandiri dan bertanggung jawab.

    Secara terpisah, Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, S.H., M.M., menegaskan bahwa keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas, pengurus RW, dan Karang Taruna merupakan kunci utama kokohnya sistem keamanan lingkungan swakarsa. “Keamanan tidak bisa dibebankan kepada polisi semata, melainkan butuh kepedulian bersama. Sinergi Aiptu Khafid bersama pemuda di Cimuning ini menjadi contoh nyata pencegahan kejahatan yang efektif,” urai Kompol Sukadi. Hingga berakhirnya patroli gabungan tersebut, situasi di kawasan Bekasi Timur Regency dan sekitarnya dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

  • Ungkap Jaringan Narkoba Jenis Sabu Lintas Sumatera – Jawa – Bali, Polres Metro Bekasi Kota Berhasil Selamatkan 17 Ribu Jiwa Generasi Muda

    Kota Bekasi – Polres Metro Bekasi Kota kembali mencatatkan keberhasilan dalam pemberantasan peredaran narkotika. Dalam pengungkapan kasus jaringan narkoba lintas daerah, Sat Resnarkoba yang sukses meringkus 5 orang tersangka serta menyita 2.178,3 gram (lebih dari 2,1 kilogram) sabu jaringan Sumatera-Jawa-Bali, yang diperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 10.900 hingga 17.500 jiwa generasi muda.

    Keberhasilan tersebut diungkap langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H, didampingi Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom, Kasat Resnarkoba Kompol Untung Riswaji, Kasi Humas AKP Suparyono, S.H., serta Kasi Propam Polres Metro Bekasi Kota AKP Ubaidilah Ishaq, S.H., M.H., dalam konferensi pers di halaman Polres Metro Bekasi Kota, Selasa (23/6/2026).

     

    Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari penangkapan seorang tersangka berinisial IR di sebuah apartemen kawasan Pekayon Jaya, Kota Bekasi. Dari tangan tersangka, petugas menemukan barang bukti sabu seberat 5,25 gram.

    “Dari tersangka IR kemudian kami lakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka lain berinisial VST di wilayah Bogor Selatan. Dari tersangka ini kami menemukan barang bukti sabu sebanyak 2.065 gram atau sekitar 2,06 kilogram,” ujar Kombes Pol Kusumo.

    Tak berhenti di situ, penyidik kembali melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap tiga tersangka lainnya, yakni MA, ASA, dan MJP, di wilayah Denpasar Timur, Bali. Dari ketiganya, polisi menyita tambahan barang bukti sabu seberat sekitar 101 gram.

    Menurut Kapolres, hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa sabu yang diamankan dari tersangka VST rencananya akan dikirim ke Bali untuk diedarkan. Sementara tiga tersangka yang ditangkap di Bali diduga berperan sebagai pengedar di wilayah tersebut.

    “Untuk tersangka IR beroperasi di wilayah Bekasi. Namun, yang bersangkutan juga melayani pemesanan dari daerah lain. Sedangkan tersangka lainnya merupakan bagian dari jaringan yang sama,” jelasnya.

    Dari hasil pengembangan, polisi menduga jaringan ini memiliki jalur distribusi yang cukup luas, yakni berasal dari Sumatera, kemudian diedarkan di Bekasi dan sebagian dikirim ke Bali.

    “Ini merupakan jaringan peredaran narkotika lintas daerah. Barang berasal dari Sumatera, masuk ke Bekasi, lalu sebagian didistribusikan ke Bali,” tegas Kapolres.

    Dalam menjalankan aksinya, para pelaku diketahui memanfaatkan transportasi umum sebagai sarana pengiriman barang haram tersebut. Sementara transaksi dan komunikasi dilakukan melalui media sosial Instagram (IG) guna menghindari deteksi aparat.

    Atas perbuatannya, seluruh tersangka dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Khusus tersangka VST, MA, ASA, dan MJP dikenakan Pasal 114 Ayat (2), sementara IR dikenakan Pasal 114 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

    “Kelima tersangka ini bukan pengguna, melainkan pengedar yang aktif mendistribusikan narkotika. Untuk pemasok utama masih terus kami dalami dan kembangkan guna mengungkap jaringan yang lebih besar,” pungkas ‎Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

     

    ‎Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Metro Bekasi Kota dalam memerangi peredaran narkotika sekaligus menyelamatkan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang terus mengancam generasi muda.

     

  • Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

    Pekanbaru – Polda Riau menggelar bakti kesehatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini dihadiri ribuan masyarakat hingga melebihi target.

    Kegiatan Puncak Bakti Kesehatan ini digelar di Grand Central Hotel Pekanbaru, Selasa (23/6/2026), yang dihadiri langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakapolda Brigjen Hengki Haryadi, Irwasda Kombes Prabowo Santoso, serta seluruh pejabat utama (PJU) Polda Riau. Turut hadir, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, Kadiskes Riwau yang mewakili Plt Gubernur, Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Agustatius Sitepu, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, dan BNNP Riau.

     

    Ada 14 pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam kegiatan Puncak Bakti Kesehatan ini, meliputi pengobatan umum dan spesialis, serta cek kesehatan gratis, pelayanan kesehatan gigi, operasi katarak, dan operasi bibir sumbing, khitanan massal, bedah minor, serta pelayanan Keluarga Berencana (KB). Selain itu, Polda Riau bersama Dinas Kesehatan juga melakukan aksi donor darah, pemeriksaan laboratorium, pemberian vitamin dan imunisasi, program deteksi dini dan pencegahan stunting hingga pemberian kacamata gratis serta pelayanan khusus sekaligus pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas.

     

    Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Herry Heryawan mengatakan pelayanan bakti kesehatan ini mendapatkan antusiasme luar biasa dari masyarakat hingga melebihi target yang ditentukan.

     

    “Dari target-target tadi yang sudah disampaikan, ada peningkatan sejumlah 15 persen, dari target 1.432, tetapi capaiannya sudah 2.400 lebih,” kata Irjen Herry Heryawan.

     

    Peningkatan angka partisipasi ini disyukuri oleh Kapolda Riau sebagai indikator meningkatnya kesadaran warga dalam menjaga kesehatan secara berkala. Secara khusus, ia menyoroti peta kerawanan penyakit di Provinsi Riau yang didominasi oleh kasus hipertensi dan diabetes.

     

    Guna mencegah komplikasi fatal akibat kedua penyakit tersebut sejak dini, Kapolda Riau menginstruksikan jajarannya untuk tidak berhenti di momen seremonial ini saja.

     

    “Saya meminta agar terus dilakukan kolaborasi dan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan serta seluruh pihak terkait untuk memperluas akses dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan screening kesehatan berkala,” tegasnya.

     

    Kapolda Riau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang menyukseskan acara, khususnya 15 rumah sakit mitra, jajaran tenaga medis, tenaga kesehatan, serta para relawan.

     

    Diharapkan, bakti kesehatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026 ini tidak hanya memberikan manfaat kebugaran fisik yang nyata, tetapi juga semakin merekatkan ikatan emosional inklusif antara Polri dan masyarakat demi mewujudkan Riau yang sehat, aman, dan sejahtera.

     

    *Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

  • Dua Bulan Operasi, Polres Metro Bekasi Kota Amankan 2,3 Kg Sabu dan Selamatkan 22 Ribu Jiwa

    Kota Bekasi– Komitmen total dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika serta obat-obatan keras terlarang demi memproteksi masa depan generasi muda terus digelorakan Polres Metro Bekasi Kota. Langkah hukum tegas ini diekspose langsung dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wakapolres AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., serta didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Untung Riswadji dan Kasi Humas AKP Suparyono di Mapolres, Selasa (23/6/2026). Dalam rilis tersebut, kepolisian membedah keberhasilan operasi senyap periode Mei s.d. Juni 2026 yang sukses menggulung 102 kasus guantibmas narkoba dengan mencokok 121 tersangka.

     

    Keberhasilan luar biasa ini merupakan buah sinergitas solid jajaran di bawah komando Kasat Resnarkoba Kompol Untung Riswadji yang sukses mengungkap 89 kasus, serta sokongan Polsek jajaran sebanyak 13 kasus. Dari tangan para sindikat yang kini berbaju tahanan, petugas menyita total barang bukti yang fantastis, meliputi 2.329 gram Sabu, 156,29 gram Ganja, 503,36 gram Tembakau Sintetis (Sinte), serta 5 gram Ekstasi. Tak hanya itu, tim Macan Kemayoran jajaran narkoba juga menyita 52.740 butir obat keras ilegal Daftar G berpotensi adiktif tingkat tinggi, seperti Trihexyphenidyl (THD), Hexymer, Pil Kuning berkode “MF”, dan Pil Putih berhologram “ASLI AG”.

     

    Di depan awak media, Kapolres Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro didampingi AKBP Davis Busin Siswara menjabarkan bahwa di balik melimpahnya angka sitaan tersebut, terdapat capaian kemanusiaan yang sangat bernilai tinggi bagi masyarakat. Melalui kalkulasi taktis operasional, Polres Metro Bekasi Kota mengonfirmasi telah berhasil menyelamatkan kurang lebih 22.546 jiwa warga dari bahaya kecanduan. Jutaan gram dan puluhan ribu butiran zat perusak saraf yang disita tersebut digagalkan dari potensi konsumsi masif, dengan rincian menyelamatkan 11.645 pecandu sabu, 10.548 pengguna obat keras, 265 pemakai sinte, 83 penikmat ganja, serta 5 orang pengguna ekstasi.

     

    Sembari menunjukkan barang bukti, Kompol Untung Riswadji bersama AKP Suparyono turut memberikan edukasi publik yang mendalam mengenai bahaya laten Obat Keras Daftar G (Gevaarlijk) jika dikonsumsi tanpa resep dokter. Obat-obatan adiktif seperti Tramadol dan THD ditegaskan dapat memicu kerusakan organ vital permanen (hati, ginjal, jantung, otak), ketergantungan fisik yang menyiksa, hingga kerusakan sistem saraf pusat yang memicu halusinasi dan gangguan mental parah. Atas tindakan nekat tersebut, para pengedar dijerat pasal berlapis UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Pasal 114, 112, 111) dengan ancaman hukuman maksimal Pidana Mati atau Penjara Seumur Hidup, serta UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

     

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan bahwa penindakan ini menjadi sinyal peringatan keras bagi para bandar dan pengedar di luar sana. “Kami tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi peredaran narkoba di Kota Bekasi. Perang terhadap narkoba memerlukan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat,” tegasnya di akhir konferensi pers. Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar memanfaatkan layanan gratis Call Center 110 jika mengendus adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

  • Brimob Polda Metro Jaya Cetak Prestasi di Kejurprov Muaythai Jabar 2026

    Sumedang – Atlet Muaythai Kota Bekasi yang merupakan personel Satbrimob Polda Metro Jaya, Briptu Yosafat Riski, berhasil meraih kemenangan dalam ajang Kejuaraan Provinsi Muaythai Jawa Barat (Prabu Combat Series 2026) yang berlangsung di GOR Tadjimlela, Sumedang, Minggu (21/6/2026). Pada pertandingan tersebut, Yosafat tampil meyakinkan dan mengungguli atlet tuan rumah, Ezi Maulana dari Kabupaten Sumedang, melalui kemenangan angka atau by point.

     

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menyampaikan bahwa prestasi yang diraih personel merupakan wujud disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah yang terus ditanamkan dalam setiap pelaksanaan tugas maupun pengembangan kemampuan di bidang olahraga. “Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan potensi diri serta membawa nama baik institusi melalui jalur yang positif dan membanggakan,” ujarnya.

     

    Pertandingan yang berlangsung pada malam hari tersebut berjalan kompetitif dan sportif. Kemenangan yang diraih Briptu Yosafat Riski tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kota Bekasi, tetapi juga menunjukkan bahwa personel Brimob mampu berprestasi di tingkat daerah melalui pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

     

    Capaian ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk semakin aktif menekuni kegiatan olahraga sebagai sarana membangun karakter, disiplin, serta semangat berkompetisi secara sehat. Selain menjaga kebugaran fisik, olahraga juga menjadi wadah untuk meraih prestasi yang dapat mengharumkan nama daerah maupun institusi.

     

    Keikutsertaan personel Satbrimob Polda Metro Jaya dalam berbagai kegiatan positif diharapkan terus memberikan inspirasi bagi masyarakat. Polri juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta menjadikan olahraga sebagai sarana membangun karakter, disiplin, dan semangat meraih prestasi secara sehat.

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Kurve dan Penanaman Pohon Dukung Gerakan Indonesia Asri

    Jakarta Utara – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung Gerakan Indonesia Asri, Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan kurve (kerja bakti) dan penanaman pohon di lingkungan Asrama Polri Tunggal Panaluan, Walang, Jakarta Utara, Selasa (23/6/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Priok, KOMPOL Supriyadi, S.H., M.H., dan diikuti oleh 35 personel. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., Kasiwas AKP Bambang Irawan, Kasium IPTU Dwi Dodot Subroto, serta Kasattahti IPTU Bambang Muharto.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kabag SDM. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan sekaligus dukungan nyata terhadap program Gerakan Indonesia Asri.

    Usai apel, personel dibagi ke dalam tiga titik lokasi kerja bakti, yaitu area Jalan Utama Asrama, Halaman Parkir, dan Taman Area Belakang. Pembagian tersebut dilakukan agar proses pembersihan dapat menjangkau seluruh area secara maksimal dan efektif.

    Kegiatan kurve meliputi pembersihan sampah dan daun-daun kering, pembersihan saluran air atau selokan, serta penanaman lima pohon di area taman belakang. Seluruh personel tampak antusias dan bergotong royong dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

    Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman.

    Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran serta budaya hidup bersih di kalangan personel Polri, sehingga mampu memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan Indonesia yang lebih asri, hijau, dan berkelanjutan.

  • Jaga Jakarta On The Spot: Polsek Bantargebang Serap Aspirasi Warga Cimuning

    • Kota Bekasi – Polsek Bantargebang menggelar _Jaga Jakarta On The Spot_ dan penyerapan aspirasi masyarakat di Jl. WR Supratman RT 001/004 Kel. Cimuning, Kec. Mustikajaya. Selasa(23/6/26).

    Kegiatan dipimpin Kanit Binmas AKP Jamingan bersama Panit 2 Binmas Iptu Nasrullah dan Bhabinkamtibmas Aiptu Khafid Anwar, dihadiri Ketua RW 004 Bpk. Sugianto, Tokoh Ulama H. Rendi, serta warga setempat.

     

    Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan aspirasi dan masukan terkait kamtibmas. Petugas juga memberikan himbauan pencegahan tawuran, kejahatan jalanan, narkoba, dan penggunaan medsos bijak, serta mengajak masyarakat aktif menjaga keamanan lingkungan.

     

    “Kegiatan ini bentuk komitmen Polri mendekatkan diri dengan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan jadi bahan evaluasi kami untuk menjaga situasi Cimuning tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH., MM di tempat terpisah.

    Kegiatan berjalan lancar. Komunikasi Polri-masyarakat terjalin baik, situasi kamtibmas wilayah hukum Polsek Bantargebang aman dan kondusif.

  • Kapolsek Jatisampurna Gelar Jaga Jakarta On The Spot di Raya Kranggan, Ajak Warga Tingkatkan Peran Aktif Menjaga Kamtibmas

    Kota Bekasi – Dalam rangka memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Jatisampurna melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama warga di Jalan Raya Kranggan RT 08 RW 15, Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Selasa (23/06/2026).

     

    Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB hingga selesai tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Jatisampurna IPTU Musanif dan dihadiri oleh Kanit Intelkam Polsek Jatisampurna IPTU Ade Sudiri Ganda, Kanit Binmas IPTU D. Limbong, Kanit Reskrim IPDA Riza, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatisampurna AIPTU Heddy Panjaitan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatirangga AIPDA Yasir Arfaki, serta warga sekitar.

     

    Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Jatisampurna hadir secara langsung di tengah masyarakat sebagai sarana membangun komunikasi, memperkuat kemitraan, serta menyerap aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan di lingkungan.

     

    Dalam arahannya, Kapolsek Jatisampurna menyampaikan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, sehingga dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen untuk menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

     

    Kapolsek juga mengajak warga untuk kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta memperkuat pengawasan terhadap anak-anak dan remaja sebagai langkah pencegahan terhadap tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.

     

    Selain itu, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan Call Center 110 apabila mengetahui atau mengalami adanya gangguan kamtibmas sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

     

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek turut mengajak seluruh masyarakat Jatisampurna untuk terus memperkuat budaya gotong royong, menjaga komunikasi kewilayahan, dan saling bahu membahu menjaga keamanan lingkungan.

  • Kapolda Metro Jaya Bersama Pangdam Jaya Melaksanakan Jaga Jakarta On The Spot ke Warga Masyarakat

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama warga di Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (9/6/2026).

    Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara TNI-Polri dengan tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, dan warga untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin, Dirintelkam Polda Metro Jaya Kombes Pol Miko Indrayana, serta Asintel Kodam Jaya Brigjen TNI Sri Marantika Beruh. Pada saat yang sama, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh PJU, Kapolres, dan Dandim jajaran di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    Di lokasi pertama, Kapolda Metro Jaya bersama Pangdam Jaya mengunjungi Cafe Junet, Jalan Keutamaan Dalam RT 06 RW 03, Kelurahan Krukut. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, keduanya berdialog dengan Ketua RW 03, para Ketua RT, serta warga setempat terkait situasi kamtibmas, penguatan Satkamling, peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa, hingga keberadaan Pos Pantau Anti Tawuran.

    Dalam kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya mengimbau warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan, menjauhi penyalahgunaan obat-obatan terlarang, termasuk tramadol, serta segera melaporkan setiap informasi maupun kejadian kepada aparat melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

    “Keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Peran aktif masyarakat, tokoh lingkungan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa sangat penting agar setiap potensi gangguan dapat dicegah sejak awal,” ujar Komjen Pol Asep Edi Suheri.

    Rombongan kemudian melanjutkan kegiatan ke Kedai Go Pilan, Jalan Ketapang Utara I RW 07, Kelurahan Krukut. Di lokasi tersebut, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya kembali berdialog dengan tokoh masyarakat serta warga mengenai situasi kamtibmas dan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

    Kapolda Metro Jaya menyampaikan bahwa Jaga Jakarta On The Spot merupakan wujud kehadiran langsung aparat keamanan di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana menyerap aspirasi sekaligus memperkuat komunikasi antara warga, kepolisian, dan TNI.

    “Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat. Setiap masukan akan menjadi bahan bagi kami untuk melakukan langkah tindak lanjut, termasuk berkoordinasi dengan stakeholder terkait,” kata Komjen Pol Asep Edi Suheri.

    Sementara itu, dalam kegiatan serentak di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya, warga menyampaikan berbagai aspirasi. Di antaranya terkait kebutuhan penerangan jalan, titik rawan gangguan kamtibmas, kondisi proyek jalan yang dinilai berpotensi membahayakan warga, antisipasi tawuran dan curanmor, usulan pembangunan Pos Polisi, apresiasi terhadap layanan 110, hingga kerawanan menjelang Pilkades.

    Polda Metro Jaya memastikan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut. Khusus terkait penerangan jalan dan jalan rusak, Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan pihak serta stakeholder terkait agar dapat ditangani sesuai kewenangan masing-masing.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Metro Jaya bersama Pangdam Jaya juga membagikan paket sembako kepada warga sekitar. Seluruh rangkaian Jaga Jakarta On The Spot berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

    Melalui kegiatan ini, Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya berharap komunikasi antara aparat dan masyarakat semakin terbuka, sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi lebih dini.