Category: Nasional

  • Pasar Rakyat dan Bazar UMKM Hari Bhayangkara ke-80 Polres Tangerang Selatan

    Tangsel – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, pada hari ini, Minggu, 28 Juni 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia secara serentak menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM di lima wilayah, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kota Tangerang Selatan.

     

    Di wilayah Kota Tangerang Selatan, Polres Tangerang Selatan menyelenggarakan kegiatan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM yang dipusatkan di Alun-Alun Pamulang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus berbagi kebahagiaan menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

    Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Polri terus bertekad untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik bagi seluruh warga.

     

    Pada kegiatan Pasar Rakyat ini, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau melalui pasar murah yang menyediakan beras premium 5 kilogram seharga Rp50.000 per paket, gula kemasan 1 kilogram seharga Rp10.000 per paket, serta minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp10.000 per paket. Secara keseluruhan, Polri menyiapkan 75.000 paket sembako, termasuk 5.000 paket beras, 5.000 paket gula, dan 5.000 paket minyak goreng untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Tak hanya pasar murah, Polres Tangerang Selatan juga menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, mulai dari Bazar UMKM, pembagian makanan dan minuman gratis, pembagian suvenir Polri, area permainan anak, hingga nonton bareng Piala Dunia yang semakin menambah semarak suasana.

     

    Momentum ini menjadi simbol eratnya kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan sosial dan hiburan yang dikemas dalam suasana penuh kehangatan, Polri berharap dapat terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat serta menghadirkan manfaat nyata sebagai bentuk rasa syukur dan pengabdian selama 80 tahun mengabdi untuk Indonesia.

  • Kapolri: Pekan Olahraga Polri Jadi Wadah Cetak Atlet Berprestasi hingga Tingkat Dunia

     

    Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026 – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menegaskan Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga sebagai wadah pembinaan prestasi untuk mencetak atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

     

    Hal tersebut disampaikan Kapolri usai mengikuti rangkaian Pekan Olahraga Polri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6).

     

    Kapolri menjelaskan, Pekan Olahraga Polri diawali dengan kegiatan berjalan dan berolahraga bersama dalam suasana Car Free Day dari kawasan Monas menuju Polda Metro Jaya. Kegiatan tersebut menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

     

    Selain itu, Polri juga menggelar Kapolri Cup 2026 yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni basket, bulutangkis, judo, menembak, indoor sky diving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate. Kejuaraan tersebut diikuti 6.698 atlet yang berasal dari Polri, TNI, serta masyarakat umum.

     

    Menurut Kapolri, ajang tersebut merupakan wadah pembinaan prestasi sekaligus sarana mencari bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama institusi dan bangsa.

     

    “Pekan Olahraga Polri ini menjadi wadah pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet potensial, serta sarana mempererat persaudaraan dan membangun semangat kompetisi yang sehat,” ujar Kapolri.

     

    Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet Polri yang telah menorehkan prestasi di tingkat internasional, di antaranya dengan meraih 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 serta 30 medali pada SEA Games 2025.

     

    “Saya ingin memberikan apresiasi kepada para atlet Polri atas prestasi yang membanggakan di beberapa ajang internasional, di antaranya 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 dan 30 medali pada SEA Games 2025,” kata Kapolri.

     

    Ke depan, Kapolri menegaskan Polri akan terus memperkuat pembinaan atlet pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan. Ia berharap peningkatan kualitas kompetisi Pekan Olahraga Polri dapat menjadi bagian dari jenjang pembinaan atlet menuju kejuaraan yang lebih tinggi.

     

    “Polri akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan para atlet pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan Polri. Level kompetisi Pekan Olahraga Polri juga akan terus ditingkatkan sehingga dapat menjadi tahapan pembinaan menuju Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade,” tegas Kapolri.

     

    Menutup keterangannya, Kapolri berharap seluruh rangkaian Pekan Olahraga Polri 2026 dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara.

     

    “Semoga Pekan Olahraga Polri Tahun 2026 berjalan aman, lancar, serta melahirkan atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara,” tutup Kapolri.

  • Kapolres Metro Depok Gelar Jaga Depok On The Spot di Pondok Sukmajaya Permai

     

    Depok – Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras bersama Dandim melaksanakan kegiatan Jaga Depok On The Spot dan pembagian 50 paket sembako kepada pengemudi becak serta kuli panggul di pangkalan Pondok Sukmajaya Permai, Depok, Sabtu (27/6/2026).

     

    Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya para pekerja harian yang setiap hari beraktivitas di lingkungan sekitar.

     

    “Melalui Jaga Depok On The Spot ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami menyapa langsung para pengemudi becak dan kuli panggul, mendengar masukan mereka, sekaligus berbagi melalui pembagian sembako,” ujarnya.

     

    Dalam kegiatan itu, jajaran Polres Metro Depok bersama unsur TNI berdialog dengan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan. Warga juga diajak untuk aktif menjaga kamtibmas serta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

     

    Kombes Pol Abdul Abdul Waras menyampaikan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi TNI-Polri bersama masyarakat dalam menjaga Kota Depok tetap aman dan kondusif.

     

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif warga,” katanya.

     

    Selain berdialog, Polres Metro Depok membagikan 50 paket sembako kepada pengemudi becak dan kuli panggul. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima.

     

    “Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga. Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri terus berkomitmen hadir, melayani, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucap Abdul Waras.

     

    Melalui kegiatan Jaga Depok On The Spot, Polres Metro Depok berharap komunikasi dengan masyarakat semakin kuat, sehingga setiap masukan dan kebutuhan warga dapat tersampaikan serta ditindakla*Kapolres Metro Depok Gelar Jaga Depok On The Spot di Pondok Sukmajaya Permai*

     

    Depok – Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras bersama Dandim melaksanakan kegiatan Jaga Depok On The Spot dan pembagian 50 paket sembako kepada pengemudi becak serta kuli panggul di pangkalan Pondok Sukmajaya Permai, Depok, Sabtu (27/6/2026).

     

    Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya para pekerja harian yang setiap hari beraktivitas di lingkungan sekitar.

     

    “Melalui Jaga Depok On The Spot ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami menyapa langsung para pengemudi becak dan kuli panggul, mendengar masukan mereka, sekaligus berbagi melalui pembagian sembako,” ujarnya.

     

    Dalam kegiatan itu, jajaran Polres Metro Depok bersama unsur TNI berdialog dengan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan. Warga juga diajak untuk aktif menjaga kamtibmas serta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

     

    Kombes Pol Abdul Abdul Waras menyampaikan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi TNI-Polri bersama masyarakat dalam menjaga Kota Depok tetap aman dan kondusif.

     

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif warga,” katanya.

     

    Selain berdialog, Polres Metro Depok membagikan 50 paket sembako kepada pengemudi becak dan kuli panggul. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima.

     

    “Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga. Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri terus berkomitmen hadir, melayani, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucap Abdul Waras.

     

    Melalui kegiatan Jaga Depok On The Spot, Polres Metro Depok berharap komunikasi dengan masyarakat semakin kuat, sehingga setiap masukan dan kebutuhan warga dapat tersampaikan serta ditindaklanjuti dengan baik.njuti dengan baik.

  • Hari Bhayangkara ke-80, Polres Metro Jakarta Utara Gelar Turnamen Mobile Legends Diikuti 54 Tim

     

    Jakarta – Polres Metro Jakarta Utara menggelar Tournament Mobile Legends dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini diikuti 54 tim dan berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 hingga 27 Juni 2026.

     

    Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan, turnamen ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan minat di bidang e-sport, sekaligus menjauhi tawuran, narkoba, dan aktivitas negatif lainnya.

     

    “Kegiatan Tournament Mobile Legends Hari Bhayangkara ke-80 ini terselenggara atas dukungan dan support dari semua pihak. Hingga memasuki puncak acara, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

     

    Kombes Pol Erick menyampaikan, Polri mendukung kegiatan kreatif yang dapat membangun sportivitas, kerja sama tim, dan prestasi anak muda.

     

    “Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami ingin generasi muda memiliki wadah positif. Mereka bisa berkompetisi, membangun prestasi, dan menjauhi hal-hal yang merugikan seperti tawuran maupun narkoba,” katanya.

     

    Dari 54 tim peserta, turnamen kini menyisakan empat tim terbaik. GELKASA ACADEMY akan menghadapi E-TEAM ESPORT untuk memperebutkan juara III, sedangkan BATCAVE bertemu ARMAGEDON di partai final.

     

    Kombes Pol Erick berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas.

     

    “Pemenang dalam lomba ini mudah-mudahan dapat menuju level selanjutnya dan membawa nama baik Jakarta Utara,” ucapnya.

     

    Turnamen ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Jakarta Utara, Pelindo, MAG, serta elemen mahasiswa Cipayung Plus, HMI, Hikmah Budhi, KA.

     

    Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Utara berharap semangat sportivitas dan kreativitas generasi muda terus tumbuh. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini juga menjadi ajakan agar anak muda semakin aktif mengisi waktu dengan kegiatan positif, berprestasi, serta menjauhi tawuran dan narkoba.

  • Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Metro Jakarta Pusat Gelar Night Run

     

    Jakarta – Polres M etro Jakarta Pusat menggelar kegiatan “Night Run” di depan Mapolres Metro Jakarta Pusat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, Jumat (26/06/2026)

     

    Kegiatan tersebut diikuti 80 besar peserta terseleksi dari 8 kecamatan di wilayah hukum Jakarta Pusat. Para peserta merupakan hasil seleksi yang sebelumnya dilakukan untuk memeriahkan rangkaian peringatan HUT Bhayangkara.

     

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kegiatan Night Run ini menjadi salah satu bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan positif dan sehat.

     

    “Night Run ini bukan hanya kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, serta menghadirkan Polri yang dekat dengan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Reynold.

     

    Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polres Metro Jakarta Pusat dalam mengajak masyarakat menjaga pola hidup sehat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

     

    “Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga Jakarta Pusat tetap aman, tertib, dan kondusif,” katanya.

     

    Kegiatan Night Run berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari peserta. Polres Metro Jakarta Pusat memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

  • Tokoh Muda Santri Apresiasi Meningkatnya Kepercayaan Publik terhadap Polri, Harap Terus Jaga Amanah Masyarakat

     

    Jakarta – Tokoh Muda Santri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren LP3IA Al-Quran Narukan, KH. Zaimul Umam, Ns., mengapresiasi hasil Survei Litbang Kompas Tahun 2026 yang menunjukkan meningkatnya tingkat kepercayaan, kepuasan, dan citra positif masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

     

    Berdasarkan hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Menurut KH. Zaimul Umam, capaian tersebut menjadi cerminan bahwa berbagai upaya pembenahan, pengabdian, dan peningkatan pelayanan yang dilakukan Polri mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

     

    Dalam keterangannya, KH. Zaimul Umam menyampaikan bahwa peningkatan kepercayaan publik bukan sekadar angka statistik, melainkan menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

     

    “Sebagai bagian dari masyarakat pesantren, kami menyambut baik hasil Survei Litbang Kompas Tahun 2026 yang menunjukkan meningkatnya tingkat kepercayaan, kepuasan, dan citra positif masyarakat terhadap Polri. Peningkatan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan adanya ikhtiar, kerja keras, dan pengabdian yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

     

    Ia menilai, di tengah berbagai tantangan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika kehidupan bangsa, kehadiran aparat kepolisian yang dekat dengan masyarakat menjadi kebutuhan yang sangat penting. Bagi kalangan pesantren, lanjutnya, keamanan dan ketenteraman merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan cinta tanah air.

     

    “Ketika masyarakat merasa aman, para santri dapat belajar dengan tenang, para orang tua merasa tenteram, dan kehidupan sosial dapat berjalan dengan baik,” katanya.

     

    Meski mengapresiasi capaian tersebut, KH. Zaimul Umam mengingatkan bahwa meningkatnya kepercayaan masyarakat harus dimaknai sebagai amanah yang wajib dijaga oleh seluruh insan Bhayangkara.

     

    Menurutnya, Polri yang dicintai masyarakat adalah institusi yang tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan hukum, tetapi juga menjadi sahabat, pendamping, dan pelindung dalam kehidupan sehari-hari.

     

    Ia berharap hasil survei tersebut menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan berkeadilan.

     

    Selain itu, ia juga berharap sinergi antara Polri dengan kalangan ulama, santri, serta lembaga pendidikan keagamaan semakin diperkuat dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, seperti penyalahgunaan narkoba, radikalisme, kekerasan terhadap anak, perundungan, hingga dampak negatif perkembangan media digital.

     

    “Pada akhirnya, kami meyakini bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Ketika polisi dekat dengan ulama, santri, dan masyarakat, maka akan lahir suasana yang sejuk, damai, dan penuh kepercayaan,” ungkapnya.

     

    Lebih lanjut, KH. Zaimul Umam berharap Polri terus menjaga amanah masyarakat dengan mengedepankan ketulusan dalam setiap pengabdian.

     

    “Peningkatan angka-angka dalam survei tentu saja patut diapresiasi, namun yang paling berharga adalah ketika masyarakat merasa aman, didengar keluhannya, dan merasakan kehadiran polisi sebagai sahabat kehidupan. Semoga Polri terus menjaga amanah ini, karena kepercayaan masyarakat adalah kehormatan yang harus dirawat dengan ketulusan pengabdian,” tutup KH. Zaimul Umam.

  • Pengamat Sosial: Meningkatnya Kepercayaan Publik Bukti Reformasi Polri Mulai Diakui Masyarakat

     

    Jakarta – Hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencapai 82,4 persen mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan persepsi positif masyarakat terhadap institusi kepolisian.

     

    Pengamat sosial Hizkia Darmayana menilai kenaikan tingkat kepercayaan tersebut mencerminkan bahwa berbagai langkah pembenahan yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

     

    “Naiknya tingkat kepercayaan publik hingga 82,4 persen merupakan bukti bahwa masyarakat mulai merasakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri. Reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan profesionalisme anggota memberikan dampak positif terhadap persepsi publik,” ujar Hizkia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2026).

     

    Menurut Hizkia, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting bagi institusi penegak hukum dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, peningkatan kepercayaan tersebut harus dibarengi dengan komitmen untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan.

     

    Ia juga menilai hasil Survei Litbang Kompas menjadi bentuk apresiasi masyarakat terhadap proses transformasi yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut patut dijadikan penyemangat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

     

    “Kepercayaan publik dibangun melalui kerja nyata dan harus terus dipertahankan. Dengan menjaga integritas, meningkatkan pelayanan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, Polri akan semakin memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik di masa mendatang,” katanya.

     

    Lebih lanjut, Hizkia menilai hasil survei yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen memperlihatkan semakin positifnya penilaian masyarakat terhadap kinerja institusi dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum. Peningkatan tersebut juga menjadi indikator bahwa upaya reformasi internal dan penguatan profesionalisme di tubuh Polri semakin memperoleh pengakuan dari publik.

  • Wakapolda Metro Jaya dan Kasdam Jaya Gelar Jaga Jakarta On The Spot di Kebon Melati*

    Jakarta – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Kasdam Jaya melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot dan pembagian sembako di wilayah Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

     

    Kegiatan tersebut berlangsung di Warung Pak Sutrisno, Jalan Martapura IV RW 03, Kelurahan Kebon Melati, serta Balai Warga RW 02, Jalan Martapura IV, Kelurahan Kebon Melati, Jakarta Pusat.

     

    Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya menyapa warga sekaligus menyalurkan bantuan sembako. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat komunikasi antara aparat keamanan dan masyarakat, serta melihat langsung kondisi kamtibmas di lingkungan warga.

     

    Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan, Jaga Jakarta On The Spot menjadi salah satu upaya Polda Metro Jaya untuk hadir langsung di tengah masyarakat.

     

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar langsung masukan dari masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, TNI, dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar Brigjen Pol Dekananto.

     

    Wakapolda menambahkan, bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat bermanfaat bagi warga penerima.

     

    “Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat. Kami juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” katanya.

     

    Ketua RW 002 Kebon Melati, Maman, menyampaikan terima kasih atas perhatian Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya kepada warga.

     

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya yang telah hadir serta memberikan bantuan kepada warga Kebon Melati. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Maman.

     

    Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TNI, pejabat utama Polda Metro Jaya, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Metro Tanah Abang, serta tokoh masyarakat setempat.

     

    Kegiatan berlangsung tertib dan diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga.

  • Kepercayaan Publik Terhadap Polri Tembus 82,4 Persen Berdasarkan Survei Litbang Kompas, Penasehat Khusus Presiden Beri Apresiasi

     

    *JAKARTA, 27 JUNI 2026* – Korps Bhayangkara berhasil menorehkan capaian gemilang dalam hal tingkat kepercayaan masyarakat. Berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Litbang Kompas, tingkat kepercayaan publik terhadap Institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kini melesat hingga mencapai angka 82,4 persen. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 6,2 persen jika dibandingkan dengan survei pada periode tahun 2025 lalu yang berada di angka 76,2 persen.

     

    Survei berkala yang diselenggarakan Litbang Kompas ini dilakukan sejak 1 April hingga 20 Juni 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 38 wilayah provinsi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode sampel acak berkala dengan tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen serta memiliki *margin of error* yang sangat ketat di kisaran 2,8 persen.

     

    Selain melesatnya angka kepercayaan, hasil survei juga mencatat indikator kinerja Polri lainnya yang bergerak ke arah positif. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian mengalami kenaikan dari 65,1 persen pada tahun lalu menjadi 67,6 persen. Sementara itu, indikator citra positif institusi Polri di mata publik turut melonjak tajam, dari sebelumnya 64,4 persen kini menembus angka 71,5 persen.

     

    Capaian positif tersebut mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari pihak Istana Kepresidenan. Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi A., mengungkapkan rasa bangganya atas kinerja transformatif dan konsistensi perbaikan yang terus ditunjukkan oleh seluruh jajaran kepolisian.

     

    > “Saya ikut gembira melihat perkembangan trend persepsi publik terhadap POLRI. Dari tiga aspek yang dinilai, semuanya menunjukkan trend perbaikan penilaian yang layak diberi apresiasi. Modal kepercayaan publik terlihat sudah sangat baik. Tentu itu diperoleh dengan perjuangan yang tidak mudah. Tapi mempertahankan kepercayaan agar tetap tinggi juga butuh effort yang luar biasa,” ujar Hasan Nasbi A. dalam keterangannya, Sabtu (27/06/2026).

     

    Lebih lanjut, Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi mengingatkan bahwa hasil survei yang tinggi ini merupakan sebuah amanah besar yang harus dijaga dengan komitmen penuh di lapangan. Ia berharap tren positif ini tidak membuat jajaran kepolisian berpuas diri, melainkan menjadi pemacu semangat untuk terus memberikan dedikasi terbaik bagi masyarakat luas.

     

    > “Saya berharap seluruh jajaran POLRI punya kesadaran menjaga konsistensi kenaikan trend persepsi publik ini di masa depan, terutama dari aspek kepuasan publik dan citra positif terhadap institusi. Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara,” pungkas Hasan Nasbi.

     

    Peningkatan kumulatif pada aspek citra positif, kepuasan, dan kepercayaan publik ini menjadi bukti nyata keberhasilan berbagai program reformasi birokrasi, penegakan hukum yang transparan, serta optimalisasi pelayanan publik responsif yang selama ini digenjot oleh Mabes Polri hingga ke tingkat Polsek jajaran. Ke depan, polri berkomitmen untuk terus mempertahankan performa ini demi mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif secara nasional.

  • Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran, Delapan Pemuda Diamankan di Ciracas

     

    Jakarta – Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan dugaan aksi tawuran di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Sabtu (27/6/2026) dini hari. Delapan pemuda diamankan setelah petugas melakukan pengejaran terhadap sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran. Seorang perempuan yang berada di lokasi juga turut dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

     

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli rutin yang ditingkatkan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah tawuran, balap liar, maupun kejahatan jalanan lainnya. Menurutnya, respons cepat personel di lapangan diharapkan mampu meminimalkan potensi gangguan keamanan sebelum menimbulkan korban maupun keresahan masyarakat.

     

    Sebelum pengamanan tersebut, tim patroli lebih dulu membubarkan sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan balap liar di kawasan Jalan Taman Mini, Makasar, serta memberikan imbauan kepada remaja yang masih berkumpul hingga larut malam di kawasan Kramat Jati agar segera kembali ke rumah. Upaya preventif ini dilakukan sebagai bagian dari patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif di wilayah Jakarta Timur.

     

    Para pemuda yang diamankan selanjutnya diserahkan ke Polsek Ciracas untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Kehadiran patroli gabungan di titik-titik rawan diharapkan dapat menekan potensi tawuran sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun beristirahat pada malam hingga dini hari.

     

    Brimob Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak di luar rumah pada malam hari. Masyarakat juga diharapkan segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila mengetahui atau menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.