Category: Nasional

  • Warga dan Keluarga Korban di Matraman Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Mempercayakan Penanganan Kepada Polda Metro Jaya

     

    Jakarta – Ketua RT 08 RW 04 Kelurahan Pegangsaan, Ica Risanggeni, bersama perwakilan keluarga Almarhum bertemu dalam suasana kekeluargaan usai difasilitasi Kapolda Metro Jaya dan aparat setempat, Senin (27/7/2026). Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

     

    Ica mengawali pernyataannya dengan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

     

    “Saya atas nama warga RT 08 RW 04 Kelurahan Pegangsaan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” kata Ica.

     

    Ica menambahkan Masyarakat tidak perlu takut untuk kembali beraktivitas maupun berdagang. Mari kita tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan

     

    “Kami telah berdamai dengan perwakilan keluarga korban. Semoga hubungan baik antarmasyarakat tetap terjaga dan peristiwa seperti ini tidak terulang kembali,” ucapnya.

     

    Perwakilan keluarga almarhum Pascalis, Dami Renjaan, mengaku berduka atas kepergian anggota keluarganya. Meski demikian, ia meminta seluruh keluarga besar menahan diri dan menghormati proses hukum.

     

    “Kami menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian. Kami percaya prosesnya akan dilakukan secara profesional, objektif, dan adil,” ujar Dami.

     

    Ia juga mengimbau keluarga besarnya untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

     

    “Mari kita sama-sama menjaga keamanan, menahan diri, dan tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu situasi. Biarkan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

     

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Metro Jaya dan seluruh jajaran yang telah memfasilitasi pertemuan ini serta menangani perkara dengan baik. Kami berharap keadilan dapat ditegakkan dan situasi tetap kondusif,” tutupnya.

  • Polisi Gerak Cepat Tangani Keributan di Tambak Matraman, Situasi Berhasil Dikendalikan

    Jakarta – Polres Metro Jakpus bergerak cepat menangani keributan yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Peristiwa yang melibatkan sekelompok orang dan warga itu mengakibatkan sebuah bangunan semi permanen serta empat sepeda motor terbakar. Empat orang juga dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan.

     

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan personel langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Menurutnya, langkah cepat dilakukan untuk mengendalikan situasi, memberikan rasa aman kepada warga, sekaligus mengusut penyebab keributan.

     

    “Berdasarkan informasi awal, keributan bermula saat sekelompok orang diduga mendatangi sebuah warung makan di samping Masjid Jami Matraman sambil membawa senjata tajam. Kelompok tersebut diduga merusak gerobak nasi uduk hingga memicu keributan dengan warga,” dalam keterangannya Minggu , 26/07/26.

     

    Bentrokan kemudian berlanjut di Jalan Tambak No. 85 dan berujung pada terbakarnya sebuah bangunan semi permanen serta empat sepeda motor.

     

    • Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, dan mendalami rangkaian peristiwa untuk mengungkap penyebab keributan serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Situasi di lokasi kini telah kondusif dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
  • Polisi Gerak Cepat Tangani Keributan di Tambak Matraman, Situasi Berhasil Dikendalikan

    Jakarta – Polres Metro Jakpus bergerak cepat menangani keributan yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Peristiwa yang melibatkan sekelompok orang dan warga itu mengakibatkan sebuah bangunan semi permanen serta empat sepeda motor terbakar. Empat orang juga dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan.

     

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan personel langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Menurutnya, langkah cepat dilakukan untuk mengendalikan situasi, memberikan rasa aman kepada warga, sekaligus mengusut penyebab keributan.

     

    “Berdasarkan informasi awal, keributan bermula saat sekelompok orang diduga mendatangi sebuah warung makan di samping Masjid Jami Matraman sambil membawa senjata tajam. Kelompok tersebut diduga merusak gerobak nasi uduk hingga memicu keributan dengan warga,” dalam keterangannya Minggu , 26/07/26.

     

    Bentrokan kemudian berlanjut di Jalan Tambak No. 85 dan berujung pada terbakarnya sebuah bangunan semi permanen serta empat sepeda motor.

     

    • Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, dan mendalami rangkaian peristiwa untuk mengungkap penyebab keributan serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Situasi di lokasi kini telah kondusif dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
  • Gas di Sirkuit, Bukan di Jalan! Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026 Resmi Dibuka di Samarinda dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

     

    Samarinda – Open Drag Bike Akpol 1990 Dhira Brata Cup Championship 2026 resmi dibuka pada Sabtu (25/7/2026) di Lapangan Ex Bandara Temindung, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Juli 2026, diikuti 506 pembalap dari berbagai daerah dengan mempertandingkan 32 kelas balap, mulai dari kelas utama, supporting, Sunmori Open, kelas lokal Kalimantan Timur, lokal Samarinda-Kutai Kartanegara, hingga kelas Harley dan moge.

     

    Ketua Ikatan Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 Dhira Brata yang juga menjabat sebagai Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menyampaikan sambutan melalui tayangan video dari lokasi berbeda karena tengah melaksanakan agenda kedinasan. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat atas terselenggaranya Open Drag Bike Akpol 1990 Dhira Brata Cup Championship 2026 dan menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi otomotif, tetapi juga sarana membangun budaya keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi generasi muda.

     

    “Acara ini tidak hanya menjadi wadah inovatif untuk menguji kemampuan dan memperkuat kolaborasi otomotif nasional, namun juga berperan strategis dalam mengedukasi masyarakat serta generasi muda untuk menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dan mewujudkan budaya berkendara yang aman di Indonesia,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

     

    Ia menegaskan bahwa semangat balap harus diwujudkan di arena yang tepat, bukan di jalan raya. Karena itu, Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship dihadirkan sebagai wadah resmi yang aman, terukur, dan memenuhi standar keselamatan sehingga generasi muda memiliki ruang positif untuk menyalurkan hobi dan adrenalin tanpa harus melakukan balap liar.

     

    “Generasi muda diharapkan memperoleh sarana yang tepat untuk menyalurkan hobi dan adrenalin berkendara secara positif, tanpa melalui aksi balap liar di jalan umum yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” lanjutnya.

     

    Ajang ini menjadi wadah resmi bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan hobi, mengasah kemampuan, sekaligus berkompetisi secara aman, sportif, dan sesuai standar keselamatan. Sebanyak 32 kelas dipertandingkan untuk mengakomodasi berbagai kategori pembalap, mulai dari kelas utama hingga kelas lokal dan Harley maupun moge.

     

    Kegiatan pembukaan dihadiri Komjen Pol. (Purn.) Drs. M.H. Ritonga, M.Si., Irjen Pol. (Purn.) Iman Prijantoro, S.H., Irjen Pol. (Purn.) Mashudi, S.I.K., S.H., M.Hum., Brigjen Pol. (Purn.) Rudi Hartono, S.H., S.I.K., Wakil Gubernur Kalimantan Timur Ir. Seno Aji, M.Si., Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusuma, S.H., M.Han., Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Hendry Umar, S.H., S.I.K., M.H., Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol. Ahmad Yanuari Insan, Ketua IMI Provinsi Kalimantan Timur Narto Bulang, Ketua IMI Samarinda H. Syahrial Saraping, serta unsur pemerintah daerah dan komunitas otomotif.

     

    Komjen Pol. Dedi Prasetyo berharap Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship dapat terus menjadi agenda tahunan yang melahirkan pembalap-pembalap berprestasi sekaligus memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas di Indonesia.

     

    Hari ini, suasana dipastikan akan semakin semarak karena memasuki babak final dan perebutan gelar juara di berbagai kelas. Para pembalap terbaik akan kembali turun ke lintasan untuk menentukan siapa yang paling cepat, paling konsisten, dan paling layak menyandang gelar juara Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026.

     

    “Gas di sirkuit, tertib di jalan.” Pesan tersebut menjadi semangat utama kejuaraan ini, bahwa kecepatan memiliki tempatnya sendiri, sedangkan jalan raya adalah ruang bersama yang harus dijaga demi keselamatan seluruh pengguna jalan.

  • Seskab Teddy Spill Deretan Event Besar di Indonesia, Mulai dari Konser Musisi Dunia hingga MotoGP Mandalika

     

    JAKARTA, 26 JULI 2026 – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membagikan jajaran pergelaran (event) besar berskala nasional dan internasional yang akan memeriahkan berbagai penjuru Indonesia sepanjang tahun 2026 hingga awal tahun 2027. Kalender kegiatan tersebut mencakup beragam pergelaran olahraga, budaya, pameran, hingga konser musik kelas dunia.

     

    Berdasarkan keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Seskab mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjelajahi keindahan Tanah Air sekaligus meramaikan berbagai agenda besar tersebut.

     

    “Saatnya menjelajah Indonesia, menikmati beragam pergelaran menarik di berbagai penjuru negeri,” ungkap Seskab Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resminya, Minggu (26/07/2026).

     

    Sejumlah agenda unggulan telah dijadwalkan secara bertahap. Memasuki Agustus 2026, masyarakat dapat menyaksikan pertandingan sepak bola internasional, festival musik, Maybank Marathon Bali, hingga rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

    Kemeriahan berlanjut pada bulan-bulan berikutnya melalui gelaran Jakarta Triathlon, Indonesia Design Week, Pestapora, ajang balap otomotif dunia MotoGP Mandalika, Jakarta Fashion Week, Borobudur Marathon, serta deretan konser musisi nasional dan internasional.

     

    Antusiasme tersebut disambung hingga Januari dan Februari 2027 dengan kehadiran konser BIGBANG 20/26 World Tour, ENHYPEN World Tour “Blood Saga”, Westlife 25 Years of Hits Anniversary World Tour, serta turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2027.

     

    Seskab Teddy menegaskan bahwa kesiapan Indonesia menyelenggarakan deretan pergelaran bertaraf internasional ini bukan sekadar memberikan panggung hiburan dan prestasi, melainkan menjadi stimulus penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan pariwisata nasional.

     

    “Indonesia semakin siap menjadi tuan rumah bagi pergelaran berkelas dunia. Bukan hanya menghadirkan hiburan dan prestasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi, menggerakkan pariwisata, menghidupkan ekonomi lokal, serta memberi peluang bagi masyarakat untuk berkarya dan berkembang,” ujar Seskab.

     

    Menutup keterangannya, Seskab mengajak masyarakat untuk mulai merencanakan agenda perjalanan dan berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan berbagai ajang di Tanah Air. “Tandai tanggalnya. Rencanakan perjalananmu. Jadilah bagian dari semarak Indonesia. Mari bersama menyambut setiap momen, karena Indonesia bukan sekadar tempat berlangsungnya sebuah acara, tetapi rumah bagi karya, budaya, prestasi, dan kolaborasi yang menginspirasi,” pungkasnya.

  • Brimob Metro Jaya Amankan Dua Pemuda usai Temukan STNK Tak Sesuai Nomor Rangka di Cilincing

     

    Jakarta – Tim Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Patroli Presisi (TP3) Polres Metro Jakarta Utara mengamankan dua pemuda saat berpatroli di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (26/7/2026) dini hari. Keduanya dibawa petugas setelah ditemukan ketidaksesuaian antara STNK dengan nomor rangka sepeda motor yang mereka gunakan.

     

    Sebelum itu, tim gabungan menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Kelapa Gading hingga Cilincing. Petugas juga sempat menghentikan dan memeriksa beberapa pengendara yang dicurigai, namun tidak ditemukan barang berbahaya maupun indikasi tindak pidana. Saat melakukan pengecekan di kawasan BKT, petugas menemukan identitas kendaraan yang tidak sesuai sehingga dua pemuda beserta satu unit sepeda motor dan dua telepon genggam dibawa ke Polsek Cilincing untuk proses lebih lanjut.

     

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan kegiatan KRYD akan terus digelar untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, terutama pada jam-jam rawan. “Patroli rutin ini merupakan langkah preventif sekaligus penegakan hukum. Setiap pelanggaran yang ditemukan di lapangan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

     

    1. Dalam beberapa waktu terakhir, kegiatan patroli gabungan Brimob bersama jajaran kewilayahan berulang kali membuahkan hasil. Selain mencegah aksi kriminalitas jalanan, operasi rutin tersebut juga mengungkap berbagai pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Polri mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110.
  • Patroli Jalan Kaki Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Jadi Ruang Dialog dengan Warga di Puncak Jaya

     

    Puncak Jaya – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 Sektor Puncak Jaya melaksanakan patroli jalan kaki di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (25/7/2026). Selain memantau situasi keamanan, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk berdialog dengan masyarakat yang ditemui di sela aktivitas sehari-hari.

     

    Patroli dipimpin Dansektor Puncak Jaya AKP I Putu Wardana, S.H. Selama kegiatan berlangsung, personel menyapa warga dan mendengarkan berbagai informasi mengenai kondisi lingkungan serta situasi kamtibmas di wilayah tersebut. Dialog berlangsung secara terbuka sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi maupun hal-hal yang menjadi perhatian mereka.

     

    Di sela patroli, personel juga berinteraksi dengan anak-anak yang baru pulang sekolah. Sapaan hangat dan permainan sederhana mewarnai suasana, sementara anak-anak tampak antusias menyambut kehadiran personel.

     

    Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terpantau kondusif. Aktivitas warga, seperti berjualan, bersekolah, dan kegiatan sehari-hari lainnya, berlangsung sebagaimana biasa.

     

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan patroli menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

     

    “Melalui interaksi langsung, personel dapat mendengar berbagai informasi dan masukan dari masyarakat mengenai kondisi di lingkungan mereka. Komunikasi seperti ini menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kaops.

     

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan pendekatan dialogis terus dikedepankan dalam pelaksanaan tugas agar hubungan antara personel dan masyarakat tetap terjaga.

     

    “Kehadiran personel di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang baik dengan warga. Melalui dialog, masyarakat dapat menyampaikan informasi maupun masukan yang berkaitan dengan situasi di lingkungan mereka,” kata Wakaops.

     

    Salah seorang warga, Markus Wenda, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kesempatan untuk berbincang langsung dengan personel menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi yang mereka hadapi.

     

    “Kami senang karena personel tidak hanya berpatroli, tetapi juga menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan warga. Anak-anak juga terlihat gembira saat diajak berinteraksi. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ujar Markus.

     

    Kegiatan patroli tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjaga situasi keamanan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat melalui interaksi langsung di lapangan.

  • Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor yang Tembak Warga di Matraman

    Jakarta – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku percobaan pencurian sepeda motor yang menembak seorang warga di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Kedua pelaku ditangkap di Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

     

    Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, kedua pelaku masing-masing berinisial ENR (23) dan RDS (21). ENR berperan sebagai eksekutor, sedangkan RDS bertugas mengendarai sepeda motor.

     

    “Tim berhasil mengamankan dua orang pelaku di wilayah Lampung Timur. Salah satu pelaku merupakan eksekutor yang melakukan penembakan terhadap korban, sementara pelaku lainnya berperan sebagai pengendara,” kata Kombes Iman dalam keterangannya.

     

    Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Salemba Utan Barat, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 12.22 WIB. Saat itu, saksi mendengar suara langkah kaki dan melihat dua orang berusaha mengambil sepeda motornya.

     

    Selanjutnya, saksi mengetuk pintu dari dalam hingga kedua pelaku melarikan diri. Ketika hendak mengejar, saksi melihat salah satu pelaku mengeluarkan senjata api sehingga memilih mengurungkan niatnya dan berteriak meminta pertolongan. Korban yang mendengar teriakan tersebut kemudian berusaha menghadang kedua pelaku sambil berteriak, “Maling!”

     

    “Salah satu pelaku kemudian melepaskan tembakan yang mengenai paha kanan korban. Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian,” ujar Kombes Iman.

     

    Dari penangkapan tersebut, petugas menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna perak dan satu butir peluru kaliber 9 milimeter. Kedua pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami asal-usul senjata api tersebut serta kemungkinan keterlibatan mereka dalam tindak pidana lainnya.

     

     

    Atas perbuatannya, para pelaku dipersangkakan dengan Pasal 479 juncto Pasal 17 KUHP tentang percobaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

  • Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet

     

     

    Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi menembak, tetapi juga momentum memperkuat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat.

     

    Hal tersebut disampaikan Kapolri saat pelaksanaan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 yang digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Sabtu (25/7/2026).

     

    Kapolri menjelaskan, kejuaraan tersebut diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga, anggota DPR, komunitas olahraga menembak, atlet, hingga masyarakat umum. Sejumlah pimpinan redaksi media juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

     

    “Memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga hingga DPR, untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan, di samping itu juga tentunya untuk meningkatkan sinergitas. Bahkan juga teman-teman media hingga pimpinan redaksi juga ikut,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

     

    Menurut Kapolri, keterlibatan berbagai pihak dalam kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus membangun kolaborasi, kerja sama, dan kemitraan yang selama ini telah berjalan dengan baik.

     

    “Ini juga bagian dari upaya kita terus untuk membangun sinergitas, membantu kerja sama dan kemitraan yang selama ini sudah berjalan dengan baik, dan juga diikuti oleh kesatuan-kesatuan, baik dari TNI, Polri, dan juga masyarakat umum dan ada beberapa yang juga atlet,” jelasnya.

     

    Selain memperkuat sinergitas, Kapolri Cup Shooting Championship 2026 juga menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan personel Polri. Menurut Kapolri, kemampuan menggunakan senjata merupakan salah satu keterampilan yang perlu terus diasah oleh personel karena berkaitan dengan pelaksanaan tugas di lapangan.

     

    “Selain sinergitas yang kita bangun tentunya juga ini bagian dari upaya untuk melatih keterampilan, khususnya bagi anggota untuk betul-betul bisa mempersiapkan diri, karena memang memiliki tugas yang kadang-kadang juga harus menggunakan senjata,” kata Kapolri.

     

    Ia menekankan pentingnya personel memiliki keterampilan yang baik sehingga setiap tindakan yang dilakukan dalam pelaksanaan tugas dapat dijalankan secara tepat dan profesional.

     

    Di sisi lain, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan dan persiapan atlet menembak untuk menghadapi berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

     

    “Di satu sisi juga, kita juga mempersiapkan atlet-atlet saya kira untuk menjadi ajang, salah satu ajang event mereka sebelum mereka mengikuti berbagai macam lomba, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

     

    Kapolri Cup Shooting Championship 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juli 2026. Pada penyelenggaraan tahun ini, kejuaraan mempertandingkan berbagai nomor dalam kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) dan Non-IPSC, baik untuk nomor handgun maupun PCC. Selain itu, terdapat pula kategori Tembak Presisi yang mempertandingkan nomor individu dan beregu dengan peserta dari berbagai jenjang kepangkatan personel Polri.

     

    Beragam kategori tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk menguji kemampuan, kecepatan, ketepatan, konsistensi, serta pengambilan keputusan dalam kompetisi menembak. Para peserta terbaik dari setiap nomor akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

     

    Kapolri berharap penyelenggaraan kejuaraan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk mempererat hubungan antarlembaga, komunitas olahraga, media, dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kemampuan para peserta.

     

    “Ini adalah acara kita bersama, dari kita semua dan untuk kita semua,” tutur Kapolri.

     

    Kapolri menambahkan, penyelenggaraan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

     

    “Ini bisa menyemarakkan rangkaian Hari Bhayangkara yang sedang kita laksanakan,” pungkasnya.

  • Tes Komputer dan Soal Akademik Berstandar Olimpiade Jadi Kebaruan Seleksi Taruna Akpol 2026

     

     

    Semarang – Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 menghadirkan sejumlah pembaruan sebagai bagian dari transformasi rekrutmen Polri yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan organisasi di masa depan. Salah satu kebaruan tersebut adalah penerapan tes komputer serta peningkatan kualitas soal akademik dengan standar setara olimpiade.

     

    Pelaksanaan tahapan akhir seleksi tingkat panitia pusat dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Gedung Serba Guna Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/7).

     

    Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Pol. Dr. Anwar menjelaskan bahwa kemampuan menguasai teknologi kini menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap calon anggota Polri, mulai dari jenjang tamtama, bintara, hingga taruna Akpol.

     

    “Beberapa hal yang baru di rekrutmen anggota Polri, tes komputer,” ujar Irjen Anwar.

     

    Menurutnya, penerapan tes komputer bertujuan memastikan calon anggota Polri memiliki kemampuan dasar dalam mengoperasikan perangkat digital sehingga siap menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin modern.

     

    “Dari mulai bintara, tamtama, perwira sama, mereka semua Gen Z ini harus mengenal teknologi. Jadi di rekrutmen tamtama, bintara, Akpol ada tes komputernya,” kata Irjen Anwar.

     

    “Kalau mereka tidak ngerti komputer, teknologi, mengoperasikan komputer, gadget, mereka akan ketinggalan,” lanjutnya.

     

    Selain kemampuan teknologi, Polri juga meningkatkan standar kualitas tes akademik. Tahun ini, materi ujian dirancang setara dengan standar olimpiade sehingga tidak lagi berorientasi pada hafalan, melainkan menguji kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah.

     

    “Polisi itu tesnya ada empat. Terkait intelektualitas tesnya tes akademik, bahasa Inggris, pengetahuan umum, matematika dan sebagainya. Dan sekarang ini sudah standar olimpiade,” ungkap Irjen Anwar.

     

    “Inilah yang paling kita senang, sudah bukan zamannya soal hafalan lagi atau textbook. Sehingga kualitas mereka itu saat melihat ada permasalahan, bisa menganalisa, memecahkan suatu permasalahan. Ini yang diperlukan Polri di masa depan,” tambahnya.

     

    Hingga tahapan akhir seleksi tingkat panitia pusat, sebanyak 404 calon taruna dan taruni mengikuti proses seleksi, terdiri atas 365 calon taruna dan 39 calon taruni. Seluruh peserta sebelumnya telah melalui rangkaian seleksi yang ketat di tingkat panitia daerah dan panitia pusat, meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, kesamaptaan jasmani, hingga pemeriksaan penampilan (rikpil).

     

    Pada tahapan rikpil tingkat pusat, para peserta dinilai secara langsung oleh enam pejabat utama Polri, yaitu Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Kalemdiklat Polri Komjen Pol. R.Z. Panca Putra, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, Wairwasum Polri Irjen Pol. Tomex Korniawan, serta Gubernur Akpol Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga.

     

    Penerapan tes komputer dan peningkatan standar akademik ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghasilkan perwira muda yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan berpikir kritis, serta siap menghadapi dinamika tantangan tugas kepolisian di era digital.